Mobil Sudah Terjual, Nih 6 PR Kamu Selanjutnya

Gak hanya pembeli, dalam transaksi jual-beli mobil, pihak penjual juga mesti waspada. Setelah proses tawar-menawar, bukan lantas kita bisa berleha-leha menunggu duit datang.

Jual mobil gak sama seperti jual sepatu. Kalau jual sepatu, deal, terima duit, sudah. Kita bebas mau ngapain aja dengan duit itu tanpa khawatir dikejar-kejar pembeli. Kecuali kita bilang sepatu mulus ternyata bolong.

Nah, begitu deal mau jual mobil, masih ada yang harus kamu lakukan. Ini dia di antaranya:

1. Minta kelengkapan identitas pembeli

Ketahui identitas pembeli dengan meminta fotokopi KTP-nya. Gak perlu e-KTP, yang penting KTP asli. Siapa tahu kasus korupsi e-KTP bikin pencetakan identitasnya tertunda kan.

Permintaan KTP penting untuk mewaspadai penggunaan identitas palsu yang dilakukan pembeli. Gak tertutup kemungkinan juga ada penipuan yang dilakukan oleh pembeli.

Makanya, penting buatmu untuk mengetahui siapa pembelinya, dan tinggal di mana. Kalau perlu, samperin tempat tinggalnya untuk memastikan keaslian identitas yang diberikan.

mobil sudah terjual
Setiap manusia harus jelas dong identitasnya, emang mau kena apesnya pembeli gak jelas? (Identitas / leadagency)

2. Kuitansi pembelian

Kuitansi terutama dibutuhan pembeli. Gunanya adalah sebagai bukti telah terjadi transaksi. Selain itu, kuitansi diperlukan buat proses balik nama kendaraan di Samsat.

Buat penjual, kuitansi ini dipakai untuk proses blokir kendaraan. Bila gak diblokir, bisa kena pajak progresif nanti. Oiya, kuitansi baru bisa dibuat setelah ada bukti transfer atau pembayaran ya.

3. Urus pajak dan blokir kendaraan di Samsat

Setelah mobil gak ada di tangan, segera blokir data kendaraan atas nama kita di Samsat. Tujuannya adalah mencegah dikenai pajak progresif.

Selain itu, ini untuk menunjukkan bahwa kita sudah gak ada tanggungan lagi soal mobil itu. Urusan perpajakan dan lain-lain menjadi tanggung jawab si pembeli.

4. Urus asuransi

Bila mobilmu diasuransikan, segera hubungi pihak asuransi bahwa mobilmu telah terjual. Sisa premi asuransi yang dibayarkan bisa dicairkan lho, tapi biasanya cuma 70 persen dari total yang sudah dibayarkan.

Lumayanlah buat tambah-tambah uang belanja. Daripada duit hangus sia-sia.

mobil sudah terjual
Jangan sampai menyesal di kemudain hari deh, mulai peduli sama asuransi (Asuransi Mobil / raja-asuransi)

5. Siap membantu

Pembeli pasti akan minta bantuan untuk balik nama mobil. Siapkan identitas diri untuk membantu pengurusan balik nama.

Identitas pembeli dan penjual wajib ada untuk proses balik nama. Tapi kita gak perlu ikut datang ke Samsat untuk prosesnya.

6. Manfaatkan dana sesuai tujuan

Setelah mendapatkan dana pembelian, manfaatkan sesuai dengan tujuan awal menjual mobil. Apa buat modal beli mobil baru? Atau ada kebutuhan yang mendesak untuk dipenuhi? Jangan sampai tujuannya melenceng begitu melihat segepok duit di depan mata.

Menjual mobil itu susah-susah gampang. Apalagi saat ini banyak mobil keluaran baru yang harganya relatif miring. Orang jadi mikir dua kali untuk beli mobil second karena selisihnya tipis dengan mobil baru.

Bila hendak menjual mobil, manfaatkan segala sumber daya yang ada buat promosi. Selain dari mulut ke mulut, pakailah situs jual-beli untuk mengiklankan mobil. Pastikan nomor telepon yang disampaikan di situs itu selalu aktif agar gak terlewat kalau ada yang mau telepon dan tanya-tanya.

Atau bisa nebeng ke agen penjualan mobil yang sudah terpercaya. Tinggal memberikan identitas pribadi dan identitas mobil, lalu tunggu sampai ada deal tercapai. Namun ada biaya jasa buat agen, biasanya diambil dari harga mobil yang disepakati.

mobil sudah terjual
Jual mobil tuh bukan seperti jual kacang, jadi pilih media penjual yang paling tepat ya! (Agen Penjual Mobil / carmudi)

Dengan mekanisme ini, agenlah yang bertugas memasarkan mobil lewat karyawannya. Biasanya, mobil kita mesti dititipkan ke showroom mereka.

Tapi bisa juga mobil kita pegang dulu karena masih dipakai untuk keperluan sehari-hari. Tinggal nanti dikomunikasikan saja dengan agen penjualan tersebut.

Mau menjual sendiri atau lewat agen, pastikan kamu melakukan enam hal yang disebutkan di atas kalau gak mau rugi di kemudian hari. Good luck!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Perhitungkan Dulu Yuk, Lebih Untung Take Over Kredit atau Jual Sudah Lunas?]

[Baca: Buat yang Punya Kendaraan Harus Tahu, Asuransi Kendaraan All Risk Gak Berlaku untuk Semua Risiko]

[Baca: Mau Beli Mobil Bekas? Jangan Cuek Sama Dokumen Ini Ya]