Menutup Kartu Kredit Harus Pakai Prosedur Dong. Perhatikan 3 Hal Ini

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com

Memiliki kartu kredit gak bisa sembarangan, begitu pula saat menggunakannya. Semisal karena alasan kebanyakan kartu kredit dan memutuskan untuk menutup salah satu kartu yang serba guna itu, ada prosedur yang harus kamu ikuti. Gak ribet dan gak lama kok selama kamu mengikuti semua persyaratannya dengan benar.

 

Tapi, nyatanya emang banyak orang yang gak aware dengan prosedur dan syarat ini baik saat apply maupun menutup kartu kredit. Ujung-ujungnya jadi pusing dan ngomel-ngomel sendiri, bahkan sibuk menyalahkan bank.

 

Kalau menutup kartu kredit dengan cara yang sesukanya sendiri dan gak ngikutin prosedur, ya siap-siap aja terima konsekuensinya. Di antaranya, bisa-bisa kita harus membayar tagihan yang numpuk kayak cucian kotor seminggu tanpa kita sadari. Masa sih?

 

[Baca: Gak Mau Terjungkal ke Dalam Jurang Utang Kartu Kredit Kan Simak 4 Hal Berikut]

 

 

Ada baiknya kamu memahami 3 hal penting berikut yang wajib dilakukan untuk menutup kartu kredit. Ketiga hal tersebut adalah:

 

1. Tagihan harus sudah lunas

Hal paling pertama yang harus dilakukan sebelum menutup kartu kredit adalah melunasi tagihan kartu kredit. Tagihan itu sendiri ada bberapa, yaitu bunga, annual fee, biaya administrasi, biaya tarik tunai dan autobilling.

 

menutup kartu kredit

Surat resmi bukti penutupan dan pelunasan kartu kredit penting, bukan cuma surat cinta aja ya! 

 

 

Jangan biarkan tagihan-taghan itu menumpuk dan gak terbayar. Ya mana bisa menutup kartu kredit kalau kewajiban melunasi tagihan belum diselesaikan.

 

Di antara kelima tagihan tersebut, kita sering luput dari yang namanya autobilling. Fitur yang satu ini adalah yang membantu pembayaran tagihan rutin seperti PLN, telepon, TV kabel, air da lain-lain secara otomatis dengan kartu kredit.

 

Saat menutup kartu kredit, berarti fitur ini juga harus ditutup dengan cara membri inofrmasi kepada pihak terkait. Bank harus tahu bahwa fitur ini gak akan kita gunakan lagi. Hal ini akan mencegah datangnya penagihan ke kartu kredit.

 

Pastikan deh semua tagihan yang meliputi kartu kredit terbayar, jangan cuma tagihan belanja aja ya!

 

[Baca: Punya Kartu Kredit Lebih dari Satu Harus Diatur Kalau Nggak Mau Amburadul]

 

 

2. Mengoptimalkan poin rewards

Tahu dong dengan yang namanya poin rewards kartu kredit. Sebisa mungkin optimalkan deh poin rewards yang kamu dapat sebelum menutup kartu kredit. Jangan mau rugi dan sia-siakan bonus ini.

 

menutup kartu kredit

 Poin rewards yang ada dimaksimalin dong, jangan cuma bisa gesak-gesek aja tapi gak tahu manfaatnya ya! 

 

 

Misalnya nih, ternyata poin rewardsnya bisa bawa kamu berlibur ke Bali naik pesawat. Wih, asyik banget kan tuh. Jangan dilewatkan ya, langsung urus deh biar gak mubazir.

 

Tapi, ingat, jangan sampai malah lupa diri maksud hati mau optimalin poin rewards eh malah nambah utang lagi.

 

 

3. Mengunjungi bank

Apakah menutup kartu kredit harus datang langsung ke bank ya? Ssebenarnya bisa sih via telepon, tapi lebih baik kalau datang langsung. Dengan begitu kita bisa minta bukti penutupan kartu kredit. Selain itu juga surat pernyataan bahwa seluruh tagihan sudah lunas.

 

Semua bukti tertulis dan legal ini akan sangat bermanfaat di kemudian hari untuk menghindari hal yang gak diinginkan. Seperti, kedatangan debt collector yang tiba-tiba datang menagih. Kita bisa nunjukkin surat bukti-bukti penutupan dan pelunasan ke mereka supaya gak bisa berkutik.

 

Penutupan via telepon juga sebenarnya agak ribet dan rentan dengan yang namanya miskomunikasi dengan pihak bank.

 

Tapi, kalau emang ternyata terpaksa gak bisa datang ke bank langsung, kirim e-mail saja, kan tertulis tuh, jadi bisa jadi bukti juga jika terjadi masalah.

 

menutup kartu kredit

Dateng ke bank enak loh, adem plus dilayani sama mbak cantik dan mas ganteng hehehe

 

 

Intinya kita harus mendapatkan bukti tertulis yang sah dan resmi dari bank tentang penutupan dan pelunasan kartu kredit ya.

 

[Baca: Ayo Belajar Cara Mengatur Tagihan Kartu Kredit Sebelum Hidup Kita Diatur Pengadilan]

 


Urusan dengan bank itu sebenarnya gak sulit kok. Selama kita mengikuti aturan main yang berlaku. Jangan sampai menyesal, mengeluh lalu salahin sana-sini ya kalau dari awal gak mau ikutin prosedurnya.

 

 

 

Image Credit:

  • http://3.bp.blogspot.com/-6evL54ap0OI/U606tphtgWI/AAAAAAAABc8/BAD7zL9yQ2s/s1600/C360_2014-06-27-11-52-44-523.jpg
  • https://kreditgogo.com/img/u/Kartu-Kredit/main-image.84836541.jpg
  • https://ahmadmuhaiminalfarisy.files.wordpress.com/2014/06/photo-0167.jpg