Meminjamkan Kartu Tol di GTO Ada Risikonya, Ini Tips Biar Tetap Aman

Munculnya regulasi elektronifikasi jalan tol ternyata diikuti juga dengan munculnya aksi kejahatan berkedok pinjam kartu tol atau e-toll card. Tindak kejahatan kayak gini udah terjadi pada 15 Oktober 2017 di Gerbang Tol Otomatis (GTO) Outer Ring Road.

Cerita tentang kejahatan tersebut diutarakan seorang netizen dengan akun Instagram (@runnybelle). Dia mengunggah foto yang disertai caption seputar peristiwa tersebut.

Jadi ceritanya ada pengendara Honda Freed yang tiba-tiba mengetuk kaca mobil pemilik akun Instagram ini di GTO JORR. Rupanya pengendara tersebut berniat meminjam kartu tol Runny, dan bilang mau ganti dengan bayar pakai cash.

Eh bukannya berhenti setelah GTO, pemilik Freed itu malah langsung tancap gas dan kabur membawa kartu tol milik Runny. Runny pun terpaksa meminjam kartu tol milik pengendara di belakangnya agar bisa melewati gerbang tol tersebut.

kartu tol
Kasihan ya, niatnya nolongin malah dikerjain. (Tribunnews)

Apa yang dialami Runny ini bisa saja terjadi padamu. Dan celakanya, aksi kejahatan ini pun sulit banget diprediksi.

Coba deh, kalau dipikir-pikir si pelaku mengendarai mobil yang harganya pun masih tergolong tinggi untuk tahun 2017. So, dari sisi penampilan saja tentu gak terpikir olehmu kalau dia adalah maling kartu tol.

[Baca: E-Toll Card Sudah Diwajibkan. Ini 5 Pilihan Kartu yang Bisa Dipakai]

Lebih parahnya lagi, kalau kamu menolak untuk menolong, antrean tol bakal makin panjang dan malah bikin macet. Pasti bakal ada serbuan bunyi klakson yang disuarakan pengendara di belakangmu. Nah, serba salah kan?

Lantas apa yang harus kita lakukan agar terhindar dari aksi kejahatan yang satu ini? Intinya, bila ada yang mengetuk kaca minta pinjam kartu tol, lakukan tiga hal ini:

1. Jangan pernah memberikan kartu tol milikmu

kartu tol
Hati-hati kalau mau minjemin. Jangan main kasih-kasih aja (Tribunnews)

Daripada mengalami kejadian seperti yang dialami oleh Runny, jangan pernah berikan kartu tolmu kepada orang asing. Soalnya kamu bisa rugi banyak lho.

Pertama nih, untuk punya kartu tol sendiri, kamu sudah keluar duit. Terus, bakal makin rugi kalau ternyata saldo e-toll kamu masih banyak.

[Baca: Ini 3 Cara Top Up E-Money Biar Gak Kena Biaya Tambahan]

Dan yang terakhir, apabila kamu saat itu gak megang uang tunai dan masih ada beberapa gerbang tol yang harus dilalui, gimana coba? Masa iya minjem kartu tol pengendara lain tapi bayarnya ngutang?

Jadi, kalau memang ada yang mau pinjam kartu tol di GTO, jangan sekali-kali kasih kartu kamu ke dia ya. Apa pun alasannya.

2. Bayar dulu, baru saya tap

Ada duit, baru boleh tap. Jika diminta nge-tap kartu tol untuk seseorang, minta dulu uangnya, baru kamu turun dari mobil dan tap di mesin. Kalau di-tap dulu dan bayarnya nanti, masih ada potensi besar si pelaku melarikan diri. Rugi dong.

3. Jangan biarkan mobil gak terkunci

kartu tol
Awas, matikan dulu mesinnya baru keluar (bank rate)

Ketika si pengendara di depanmu sudah memberikan uang tunai, dan kamu sepakat melakukan tapping untuknya, matikan mesin mobil, keluar, dan kunci mobilmu. Jangan biarkan mobil dalam keadaan menyala, apalagi gak terkunci.

Membiarkan mobil dalam keadaan gak terkunci tentu bukan hal yang bijak untuk keselamatan. Gak menutup kemungkinan si pelaku bekerja sama dengan pengendara lain di belakangmu. Dengan mobil yang gak terkunci, bisa jadi dia masuk dan mencuri sesuatu di dalam mobilmu.

Meskipun modus kejahatan seperti ini belum pernah dilaporkan di media massa, namun potensinya tetap ada. So, gak ada salahnya untuk mematikan mesin dan mengunci mobilmu saat keluar.

Pokoknya nih, ketika kamu sedang berkendara di tol, jangan pernah lupa dengan tiga tips aman ini agar terhindar dari kejahatan pinjam kartu tol. Dan jangan lupa juga, rajin-rajin cek saldo kartu tol milikmu sebelum berangkat.

[Baca: Biar Makin Gampang Pakai Kartu E-Money, Lakukan 5 Hal Ini]

Gak lucu kan kalau tiba-tiba kamu yang kehabisan saldo. Masak malah kamu yang minjam kartu tol sama pengendara di belakang?