Meminjam Uang Online Itu Bukan Hal yang Tabu Kok, Asalkan Kamu Tahu Hal Ini

 

Mendengar kata online, yang terlintas di kepala biasanya praktis dan efisien. Ngobrol bisa dilakukan tanpa ketemu orangnya langsung. Bayar tagihan gak perlu ke kantor terkait.

Tapi, kalau urusan meminjam uang online, gak sedikit orang yang ragu. Itu wajar saja. Sebab, ada saja pihak yang ngaku bisa minjemin dana online tapi ujung-ujungnya nipu.

Kalau gak nipu, minta bunga segede truk tronton. Itu sama aja dengan membunuh pelan-pelan orang yang lagi perlu pinjaman dana.

Namun perilaku segelintir orang yang gak bertanggung jawab seperti itu gak mencerminkan industri peminjaman dana online. Sama aja kayak di pasar. Ada pedagang yang curang, tapi gak sedikit tentunya yang bertindak sesuai dengan aturan.

Bicara soal meminjam uang online, sebenarnya itu bukan sesuatu yang tabu. Sebab, seseorang bisa jadi punya keterbatasan dan gak mampu mengakses bank untuk dapat pinjaman.

Meminjam dana online menjadi pilihan tepat guna untuk kelompok orang seperti itu. Tapi, ada yang perlu diperhatikan biar gak terjerumus masuk ke jurang utang.

[Baca: Gaji di Bawah Rp 3 Juta Gak Pede Meminjam KTA di Bank? Coba Pinjaman Dana Online Saja]

1. Perhatikan denda dan cicilan

Saat akan meminjam dana, pertama-tama lihat informasi tentang denda dan cicilannya. Pastikan dendanya gak mencekik, kayak senilai cicilan per bulan kalau telat bayar.

 

meminjam uang online

 Senang pas pertama menerima dana, tapi harus senang juga pas melunasinya

Memang, kita gak berharap bayar denda. Tapi siapa yang tahu suatu saat kita berhalangan bayar cicilan tepat waktu sehingga berujung dikenai denda?

Sedangkan soal cicilan, pilih yang menawarkan paling ringan. Ingat rumus kredit: makin lama cicilan, makin besar duit yang kita keluarkan untuk melunasi utang dan makin besar pula risiko gagal melunasi utang.

Jadi, cicilan yang paling ringan bukanlah yang paling lama tenor atau masa kreditnya. Melainkan yang sesuai dengan kondisi keuangan pribadi.

Kalau sanggupnya nyicil Rp 500 ribu per bulan, sebaiknya gak maksa ambil cicilan Rp 600 ribu. Sebaliknya, jika sanggup bayar Rp 600 ribu, ambil saja cicilan itu.

Makin besar cicilan, makin cepat pinjaman lunas. Yang penting, jangan sampai memaksakan diri memperbesar cicilan, padahal isi dompet gak memadai.

[Baca: Ini 5 Bukti Bahaya Memiliki Utang]

2. Cek aturan pemerintah

Pemerintah punya aturan soal lembaga peminjaman uang. Bank dan koperasi tentu sudah diatur kegiatannya oleh pemerintah, dalam hal ini Bank Indonesia plus Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

 

meminjam uang online

 OJK memang belum bisa melarang praktik rentenir, tapi bukan berarti kita gak aware soal lintah darat ini

Mereka harus punya izin dari pemerintah untuk berdiri dan beroperasi. Di sisi lain, ada juga lembaga yang sehari-hari ngasih pinjaman duit tapi izin gak ada. Bahkan pemerintah gak punya aturan khusus untuk lembaga kayak gitu.

Dalam soal peminjaman dana, pemerintah punya aturan antara lain soal:

  • Suku bunga
  • Jaminan pinjaman
  • Besar pinjaman

Sedangkan lembaga peminjaman dana yang gak diatur dalam ketentuan pemerintah bebas menentukan poin-poin itu sendiri. Masalahnya, mereka suka asal ngasih angka demi mengeruk keuntungan sebanyak-banyaknya.

Jika hendak pinjam dana online di tempat selain bank dan koperasi, sebaiknya cari yang punya izin beroperasi. Kalau izin gak ada, patut diduga usaha itu ilegal.

3. Cari yang Transparan

Transparansi dalam keuangan itu wajib hukumnya. Lembaga peminjaman dana online sudah sewajarnya transparan dalam menetapkan aturan.

Contohnya aturan soal denda harus jelas besar dan mekanismenya. Juga soal penyelesaian utang jika kita akhirnya gak sanggup bayar.

Jangan sampai begitu telat bayar denda sehari rumah langsung didatangi debt collector sangar. Apalagi jika sampai menggunakan kekerasan.

Mereka juga harus transparan menunjukkan jati diri. Misalnya punya alamat yang jelas. Selain bisa diakses secara online, mereka juga harus dapat dijangkau di dunia nyata.

Di zaman serba-Internet, meminjam dana online adalah fasilitas. Hanya dengan mengirim berkas persyaratan, permohonan pinjaman bisa langsung diproses.

 

meminjam uang online

 Kalau bisa meminjam dana sama teman sih gak papa, asal gak ada bunga lah ya

Tapi fasilitas ini mesti digunakan sebaik-baiknya dan secermat-cermatnya. Hindari godaan pinjaman dengan bunga ringan yang gak wajar karena bisa berujung penipuan.

Cari yang murah dan gampang, tapi masih dalam batas kewajaran. Yang juga penting, harus lunasi pinjaman setelah dapat. Bukan malah lari dari tanggung jawab.

[Baca: Pinjaman Dana Tunai Kini Makin Mudah dan Cepat. Eits, Cek Dulu Kesiapan Keuanganmu]

 

test1

 

Image credit:

  • https://uangteman.com/blog/wp-content/uploads/2015/11/pinjam-uang-tanpa-jaminan1.jpg
  • http://vibiznews.com/wp-content/uploads/2014/07/Gedung-OJK.jpg
  • https://www.maxmanroe.com/wp-content/uploads/2015/08/Uangteman-pinjam-uang-online-e1438853926154.jpg