Mau Resign untuk Fokus Berbisnis? Pertimbangkan Dulu Untung-Ruginya

Galau dalam memilih mau bisnis atau kerja? Tenang saja, dua-duanya bisa dijalankan secara bersamaan asal kamu punya komitmen yang kuat.

Alasan seseorang membuka bisnis walau dia adalah seorang karyawan dengan gaji tetap adalah karena penghasilan. Bisa jadi penghasilan bulanan sebagai karyawan gak cukup, sehingga memutuskan berbisnis.

Ketika mulai berbisnis, tentunya kamu berkomitmen dengan diri sendiri untuk membesarkan bisnismu ini. Pertanyaan selanjutnya yang muncul adalah haruskah keluar dari pekerjaan untuk memulai bisnis pribadi? Atau bisakah menjalankan keduanya dengan seimbang?

Supaya gak bingung kelamaan, simak dulu masing-masing keuntungan dari kedua metode bisnis ini.

Keuntungan

Bisnis sambil bekerja:

Keuntungan berbisnis sambil bekerja adalah security. Security di sini bukan artinya satpam ya, tapi keamanan finansial.

resign untuk fokus berbisnis
begini kalau orang udah kebanyakan uang plat nomor aja H1CW, pengawalnya juga puluhan hadeuhh… (syeikh puji / tidakmenarik)

Berbisnis tentunya datang dengan risiko ketidakpastian. Sebaik apa pun kamu dalam merencanakan bisnis, pasti ada peluang untuk gagal. Faktornya beragam. Bisa jadi karena ketidaksiapan pasar, kesalahan teknis, ataupun kondisi di lapangan yang tak sesuai ekspektasi.

Dengan berbisnis sambil bekerja, kamu tidak akan kehilangan penghasilan bulanan. Kan masih digaji oleh perusahaan tempatmu bekerja. Jadi ketika bisnis sedang sulit dan omzet tak ada, kamu masih bisa hidup dari gaji bulananmu sebagai karyawan.

Selain itu, kalau memang kamu butuh tambahan modal untuk bisnis, kamu bisa menabung dari gaji bulanan. Gak perlu khawatir mencari pinjaman dana, kecuali kalau kepepet.

Fokus berbisnis

Sebagian dari kamu pasti ada yang memutuskan untuk resign dan fokus berbisnis. Bila perhitunganmu sudah mantap, maka keputusan ini sangat tepat.

Kamu punya banyak waktu untuk mengembangkan bisnismu dengan maksimal. Dan pastinya, waktu istirahat dan kumpul bersama keluarga juga lebih banyak.

Akan lebih baik lagi jika kamu berhasil mengembangkan usahamu dan mempekerjakan lebih banyak orang untuk bisnismu. Itu sama saja lho dengan membantu pemerintah mengurangi pengangguran.

resign untuk fokus berbisnis
selain bisa lebih flexibel masalah waktu kelebihan yang lain ketika kamu mempunyai bisnis adalah kamu bakalan mempekerjakan orang lain dan membatu mengurangi penganguran (buka usaha / proed.erau)

Setelah paham akan kelebihan masing-masing metode bisnis di atas, gak lengkap sepertinya kalau kita gak membahas kekurangannya. Yuk kita cari tahu apa kerugian dari masing-masing metode bisnis ini.

Kerugian

Bisnis Sambil Kerja:

Ketika kamu tanda tangan kontrak kerja, artinya kamu berkomitmen untuk menjadikan pekerjaan ini sebagai prioritas. Bahkan gak jarang perusahaan melarang karyawan berbisnis dengan alasan untuk fokus sama pekerjaan utama.

Jika dihadapkan dengan realita seperti ini, faktor waktu menjadi isu utama. Tentunya kamu akan butuh banyak waktu untuk membesarkan bisnismu. Dan ini harus dibagi secara bijak dengan waktumu sebagai pekerja kantoran.

Intinya, kamu harus berkorban waktu kalau mau menjalankan bisnis sambil kerja. Belum lagi kalau kerjaan lagi padat dan orderan menumpuk, baru terasa pusingnya deh mau urus yang mana.

Di satu sisi, ketika kamu mengecewakan pelangganmu, itu akan menimbulkan dampak buruk bagi kelangsungan bisnis. Di sisi lain, kalau terlalu fokus berbisnis dan melalaikan pekerjaan sebagai karyawan, sudah pasti kena tegur atasan.

Konsekuensinya, bisnismu pun terancam sulit berkembang karena prioritasmu tetaplah bekerja sebagai karyawan, bukan menjadi pengusaha atau entrepreneur.

Fokus berbisnis

Metode bisnis yang ini jelas punya risiko besar, karena satu-satunya penghasilan yang akan kamu dapatkan hanyalah bersumber dari usahamu.

Ketika bisnis lagi sulit, kamu harus peras otak untuk cari jalan keluar. Mungkin pinjam duit solusinya. Dan setelah meminjam duit, kamu harus pikirkan lagi bagaimana cara menyicilnya tiap bulan. Tentunya kamu juga harus perhitungkan berapa keuntungan yang harus kamu dapatkan buat membayar cicilan utang.

resign untuk fokus berbisnis
managemen dan strategi yang bagus wajib kamu miliki agar bisa bertahan dan berkembang (manage and strategy / rumroadravings)

Kalau di dunia kerja, kamu mungkin berhadapan sama yang namanya atasan, rekan kerja, dan laporan. Kalau berbisnis, yang kamu hadapi adalah pelanggan dan angka total penghasilan dan keuntungan.

Analisa dan skill berhitungmu akan jadi taruhan ketika fokus berbisnis. Salah berhitung bisa fatal akibatnya.

Lebih baik yang mana ya?

Dua-duanya sama-sama bagus. Dan kalau dihadapkan dengan pertanyaan seperti ini, hanya kamu yang bisa jawab.

Bila kamu adalah pebisnis pemula, ada baiknya bisnis sambil kerja. Karena kamu masih harus banyak belajar soal bisnis. Mungkin ada rekan kerjamu yang melakukan hal ini dan kamu bisa belajar banyak bersamanya.

Ketika bisnismu sudah mulai mengalami perkembangan yang baik, dan pendapatan dari bisnis sama dengan 2 bulan gajimu sebagai karyawan, langsung resign saja. Fokuslah dalam berbisnis demi masa depan yang baik.

So, gak perlu galau lagi ya mau bisnis atau kerja. Selamat mengumpulkan modal untuk berbisnis, dan semoga sukses!

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Lebih Enak Mana Sih, Jadi Pebisnis atau Entrepreneur?]

[Baca: 10 Cara Mengisi Waktu Luang yang Bakal Bikin Bisnis Kamu Lancar]

[Baca: Bisnis yang Sukses Itu Ya Bisnis yang Dijalankan, Ini Alasannya]