Mau Punya Rumah? Beli Rumah Lelang Bank, Kenapa Gak

Artikel DuitPintar.com ini pernah ditayangkan oleh partner content kami, Suara.com

 

Siapa sih yang gak mau punya rumah? Pernah terpikir gak untuk membeli rumah yang dilelang. Apa sih tuh? Rumah yang dilelang biasanya merupakan milik nasabah KPR yang gagal melunasi cicilan tersebut.

 

Sudah bukan rahasia lagi kalau harga sebuah rumah memang gak bisa dikatakan murah. Setiap tahun bahkan harga cenderung naik kayak roket.

 

Solusi yang disediakan bank bagi mereka yang ingin memiliki rumah adalah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Gak heran KPR langsung jadi favorit masyarakat luas. Wajar saja, nggak semua orang memiliki tunai keras untuk membeli rumah.

 

[Baca: Gaji di Bawah 4 Juta Bisa Punya Rumah Lewat KPR Sejahtera Tapak Gimana Caranya]

 

 

Sebenarnya ada cara lain loh untuk memiliki sebuah rumah. Salah satu cara yang cukup ampuh untuk mendapatkan rumah idaman adalah dengan membeli rumah lelang bank. Rumah yang dilelang biasanya merupakan milik nasabah KPR yang gagal melunasi cicilan tersebut.

 

Emang kenapa sih beli rumah lelang bank bisa jadi incaran? Maklum, harga yang ditawarkan tergolong murah dibanding membeli rumah baru.

 

Yang Perlu Diperhatikan Saat Hendak Membeli Rumah Lelang Bank

Membeli rumah lelang bank itu aman dan ada dasar hukumnya kok, jadi nggak usah khawatir. Tapi tetap ada beberapa hal yang mesti diperhatikan, antara lain:

 

1. Kelengkapan Surat

Soal kelengkapan surat gak usah khawatir. Pihak bank tentu sudah memastikan semua dokumen kelengkapan rumah yang dilelang. Tapi kita tetap harus mengecek ulang.

 

beli rumah lelang bank

Surat ijin sakit jadi prioritas buat modus absen ngantor hahaha, surat rumah dong urusin ciiinnn

 

 

Pastikan bahwa izin mendirikan bangunan (IMB), sertifikat tanah dan rumah, serta pajak bumi dan bangunan semuanya lengkap dan sesuai aturan yang berlaku.

 

2. Mendatangi Lokasi Rumah

Melakukan kunjungan langsung alias survey ke lokasi rumah sangat dianjurkan. Perhatikan apakah lokasinya tergolong aman dan strategis.

 

Cek juga dengan seksama kondisi rumah apakah membutuhkan renovasi atau gak. Gak ada salahnya juga mengecek riwayat rumah yang bersangkutan, apakah pernah terkena bencana alam atau nggak .

 

[Baca: Segudang Info Tentang Renovasi dan Pembangunan Rumah Ada di Sini]

 

 

3. Pelajari Dokumen Terkait

Ada baiknya sebelum memutuskan membeli rumah lelang bank, ada baiknya mempelajari perjanjian kredit (PK) dan akta pemberian hak tanggungan (APHT). Dokumen tersebut berfungsi mengatur perjanjian lelang bank dengan pemilik rumah.

 

beli rumah lelang bank

Jangan cuma tahu isi hati gebetan dong bro, sis hehehe

 

Tahapan Lelang Bank

Asal kamu tahu nih, mengikuti lelang bank memang gak bisa sembarangan. Ada peraturan dan tata cara. proses pelelangan. Biasanya dilaksanakan oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) atau pihak swasta yang resmi ditunjuk bank.

 

Tahapan untuk bisa mengikuti proses lelang bank adalah:

– Mendaftar dulu ke KPKNL atau pihak swasta yang ditunjuk bank

– Wajib membayar jaminan 20-50 persen dari harga lelang. Jika kalah lelang, uang jaminan tersebut akan dikembalikan.

– Jika peserta menang lelang, maka biaya harus dilunasi dalam waktu 5 hari kerja

– Setelah melunasi lelang, KPKNL akan memberi risalah yang harus dibawa ke bank

– Risalah nantinya dapat ditukar dengan dokumen rumah di bank

 

Lelang bank memang mewajibkan kita untuk melunasi aset dalam jangka waktu yang sudah ditentukan. Itu sudah aturan yang berlaku dan harus dipatuhi. Itulah kenapa kita harus mempersiapkan dana yang cukup agar proses lelang berjalan lancar.

 

Akan tetapi, walau dana yang kita miliki gak cukup, kita bisa mengajukan KPR juga kok. Sebelum mengikuti lelang, kita harus menghubungi bank terkait skema KPR.

 

beli rumah lelang bank

Ketemu sama Customer Service Bank yang ramah tuh hati rasanya adem ya, ciyeee

 

 

Membeli rumah lelang bank adalah strategi yang cukup menguntungkan untuk investasi properti. Namun harus dipastikan bahwa keuangan gak bakal terganggu karena investasi ini bersifat jangka panjang.

 

[Baca: Sebelum Memutuskan Beli Rumah Baru atau Bekas Pertimbangkan Dulu Hal-hal Ini]

 

 

 

Image Credit:

  • http://citragardencity.com/wp-content/uploads/2015/10/izin-mendirikan-bangunan-imb.jpg
  • http://images.slideplayer.info/11/3236790/slides/slide_9.jpg
  • http://103.253.112.93/epaper/data/Koran%20Sindo%20Nasional/2015-09-30/Properti/Memahami%20Kredit%20Rumah%20In-House/Koran_Sindo_Nasional_2015-09-30_Properti_Memahami_Kredit_Rumah_In-House_1.jpg