Mau Punya Bayi, Segini Lho Dana yang Dibutuhkan Setelah Lahiran

Berani punya bayi, berarti berani siapkan dana untuk kebutuhan bayi pula. Dimulai dari kebutuhan untuk persiapan persalinan.

Harus sudah punya pandangan mau cek kehamilan rutin di mana, apakah bidan atau rumah sakit. Begitu pula soal lokasi persalinan dan asupan tambahan untuk ibu hamil hingga melahirkan.

Tapi itu saja tidak cukup. Harus siap juga untuk menyiapkan dana pasca-persalinan. Sebab ada kebutuhan tambahan, yakni untuk sang buah hati.

Makanya, mesti siapkan dulu daftar kebutuhan bayi apa saja. Tentu saja termasuk harganya. Berikut ini contoh check list kebutuhan bayi yang bisa dijadikan panduan:

Bayi dengan ASI

– Bra menyusui: Rp 40-100 ribuan
– Breast pad: sekali pakai = Rp 70 ribuan (isi 66); bisa dicuci = Rp 30 ribuan (isi 6)
– Pompa ASI: manual = Rp 300-500 ribuan; elektrik = Rp 500-900 ribuan
– Kontainer ASI: kaca = Rp 2.000-4.000 per buah; plastik = Rp 40-50 ribu per 30 buah
– Botol susu: Rp 20-70 ribu per buah (butuh kira-kira 8 botol)
– Sterilizer: Rp 200-500 ribuan

Bayi dengan susu formula

– Botol susu dan sterilizer seperti bayi dengan ASI, ditambah susu formula : di atas Rp 100 ribu (800 gram)

kebutuhan-bayi
Mau lahir di mana aja, kebutuhan tetap mesti disiapkan dulu (image: Sander van der Wel, Wikimedia Commons)

Peralatan cuci

– Sabun cuci khusus: Rp 40 ribuan (900 ml)
– Sikat botol: Rp 5.000-30 ribu
– Detergen baju: Rp 40 ribuan (900 ml)

Peralatan mandi dan dandan

Sabun: Rp 20-40 ribuan (400 ml)
– Sampo: Rp 20-40 ribuan (400 ml)
– Minyak telon: Rp 20 ribuan (150 ml)
– Bedak (opsional): Rp 10-20 ribuan (150 gram)
– Handuk microfiber: Rp 50-100 ribuan
– Sisir: Rp 10-20 ribuan

kebutuhan-bayi
Beil stroller sesuai dengan kebutuhan saja, kecuali memang sisa-sisa duitnya (Pexels)

Perlengkapan busana

– Pakaian: bervariasi
– Popok: sekali pakai = Rp 140 ribuan (isi 84); bisa dicuci = Rp 30 ribuan (isi 12)
– Jaket: bervariasi
– Sarung tangan: di bawah Rp 10 ribu
– Kaus kaki: di bawah Rp 10 ribu
– Topi: di bawah Rp 10 ribu

Rupa-rupa

– Tisu kering: Rp 12 ribuan (130 lembar)
– Tisu basah: Rp 20 ribuan (isi 80 lembar)
– Kapas bulat: Rp 7.000-an (isi 120 bola)
– Sterilizer tangan: Rp 40 ribuan (250 ml)
– Bouncer (opsional): Rp 100-700 ribuan
– Selendang/gendongan: Rp 40-100 ribuan
Stroller: Rp 300 ribuan hingga di atas Rp 2 juta (paling aman)
– Boks bayi: Rp 800 ribuan ke atas

kebutuhan-bayi
Selain tambah ramai, rumah bakal makin penuh kalau ada bayi lahir (Pexels)

Itulah sekelumit contoh kebutuhan bayi yang mesti disiapkan. Harga itu didapatkan dari pencarian via marketplace saat artikel ini ditulis. Bisa jadi harga berubah di kemudian hari.

Untuk beberapa kebutuhan di atas bisa diakali tanpa harus membeli. Misalnya bouncer dan stroller. Saat ini ada banyak usaha sewa peralatan bayi yang bisa dimanfaatkan.

Bakal lebih hemat tentunya karena tidak setiap hari digunakan. Kalau menyewa, rumah pun tak bakal disesaki perlengkapan bayi yang seabrek itu.

Cara lainnya agar lebih hemat adalah beli second. Namun harus dicek dulu kondisi barangnya. Buat bayi, gak boleh main-main. Setidaknya fungsi keamanan tetap terjaga, misalnya baut-bautnya pasti lengkap terpasang.

Adapun soal perlengkapan lain juga bisa dihemat. Contohnya beli produk sabun dan sampo two-in-one alias satu produk bisa digunakan untuk dua kebutuhan.

Kita juga bisa beli perlengkapan sepaket. Misalnya sampo, sabun, minyak telon, hingga tisu jadi satu boks. Harganya biasanya lebih murah ketimbang beli satuan.

Dan, jangan lupa manfaatkan program promo di marketplace atau belanja online. Beberapa barang lebih murah jika dibeli secara online. Bandingkan dulu harga-harga kebutuhan bayi itu sebelum mengeluarkan uang.

Yang pasti, kita gak boleh asal saja dalam memenuhi kebutuhan bayi. Jangan sampai cari yang asal murah. Murah itu harus, tapi pastikan juga kualitasnya. Dalam hal ini, kita mesti setuju dengan salah satu jargon iklan: buat anak kok coba-coba….