Mau Pinjam Uang Online? Begini Caranya untuk Pilih Lembaga Keuangan yang Tepat

Gak sedikit dari kita yang pernah tercekik dengan biaya kebutuhan sehari-hari atau biaya yang sifatnya mendadak. Oleh karena itu, pinjam uang online pun seringkali dipandang sebagai solusi.

Kok gitu? Iya dong. Zaman sudah makin canggih, jadi apapun bisa dilakukan secara online termasuk pinjam uang. Pinjam uang online prosesnya juga lebih praktis dan cepat.

Kamu gak perlu macet-macetan, panas-panasan, dan ngantri di bank atau lembaga pemberi pinjaman untuk dapat uang. Tinggal isi formulir secara online, lantas diproses deh pengajuannya. Uang masuk ke rekening, dan PR kamu selanjutnya ya bayar cicilan utangnya.

Pinjam uang online juga gak bisa disamakan dengan pinjam uang ke teman atau saudara. Setiap lembaga pemberi pinjaman pasti punya beban bunga yang berbeda, dan kadang bahkan bisa beda jauh dengan suku bunga bank.

Nah, khusus buat kamu yang saat ini sedang mencari lembaga pemberi pinjaman untuk meminjam uang secara online, lakukan lima langkah ini dulu ya. Tujuannya biar kamu gak terjebak tipu muslihat para rentenir online. Yuk simak ulasannya di bawah ini.

1. Pastikan lembaga pemberi pinjaman yang kamu tuju diawasi OJK

Otoritas Jasa Keuangan alias OJK telah merilis aturan soal pinjam-meminjam uang melalui layanan digital, terutama yang bersistem peer to peer lending (P2P). So, OJK punya daftar para lembaga pemberi pinjaman yang mereka awasi.

pinjam uang online
Kalau sudah ada logo ini di situsnya, aman deh (logo OJK/999 Logo)

Bila kamu menemukan sebuah situs pinjam uang online, maka tugasmu pertama kali adalah mencari logo OJK di situsnya. Biasanya, logo itu ada di bagian atas dan di samping kirinya ada tulisan “Terdaftar dan diawasi oleh OJK”.

Tanpa ada logo itu di situsnya, pikir dua kali untuk mengajukan pinjaman di situs tersebut. Bisa jadi lembaga pemberi pinjamannya abal-abal.

2. Jangan buru-buru milih lembaga pemberi pinjaman, riset dulu!

Setelah menemukan lembaga atau situs pinjam uang online yang diawasi oleh OJK, gak usah buru-buru ngajuin. Riset dulu tentang lembaga yang bersangkutan, dan bandingkan dengan kompetitornya.

Ada beberapa poin yang mesti kamu cek. Pertama adalah beban bunga yang berlaku. Kalau bunganya terlampau besar, misalnya satu persen per hari, ya pastinya kamu rugi. Cari yang lain saja ya.

Lalu yang kedua adalah biaya dan potongan-potongan yang bakal muncul, seperti biaya administrasi, biaya transfer, dan lainnya. Yang ketiga adalah plafon maksimal yang ditawarkan lembaga pemberi pinjaman tersebut. Dan yang terakhir tentu tenornya.

3. Pastikan lembaga pemberi pinjaman tersebut persyaratannya masuk akal

Yang ini erat kaitannya dengan dokumen-dokumen yang harus kamu lampirkan saat mengajukan pinjaman. Pastikan kalau dokumen-dokumen yang mereka minta masih masuk akal.

pinjam uang online
Pinjamnya di bawah Rp 5 juta tapi disuruh bawa kelengkapan dokumen sebanyak ini. Ya gak masuk akal (dokumen/upua)

Dokumen yang umumnya diminta adalah KTP, KK (kartu keluarga), dan slip gaji. Bila mereka meminta sertifikat rumahmu sudah jelas ini gak masuk akal. Yang kamu ajukan kan pinjaman uang online tanpa jaminan, bukan?

4. Pastikan situsnya aman

Ketika masuk dalam sebuah situs web, coba lihat bagian kiri atas deh. Di situ ada tulisan aman atau tidak aman kan.

Bila muncul tulisan tidak aman (unsecured), tandanya situs itu gak punya enskripsi. Semua data pribadimu seperti password email dan lainnya bisa dicuri orang. Masa iya mau meminjam dana secara online di situs yang berbahaya?

Makanya, sebelum ngisi data diri dan kirim dokumen penting, cek dulu apakah situs yang kamu buka adalah situs resmi dan bukan abal-abal.

5. Jika mau mengajukan pinjaman online lewat perantara, periksa reputasinya

Sekarang sudah banyak juga situs marketplace produk finansial yang bisa memberikan informasi seputar pinjaman dari bank, leasing, dan lainnya. Nah situs ini bisa kamu manfaatkan untuk membandingkan satu produk pinjaman dengan produk lainnya.

pinjam uang online
Daripada salah pilih, bandingkan dulu pinjamannya biar gak rugi (duduk santai/advantagems)

Bila mau ngajuin lewat mereka juga bisa. Asalkan, situs perantaranya juga terpercaya dan punya customer service berpengalaman.

So, jadi mau pinjam uang online? Pokoknya jangan pernah lupa untuk melakukan lima hal ini ya.

Dan bila pinjaman disetujui, manfaatkan pinjaman dananya dengan baik. Jangan lantas tergoda menggunakan uangnya buat hal-hal konsumtif ya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Pinjam Uang Online dengan Jaminan KTP Doang: Gampang Ajuinnya, Tekor Bayarnya!]

[Baca: Gaji Rp 1 Juta Mau Mengajukan Pinjaman Dana Cepat? Bisa-bisa Saja Loh!]

[Baca: Buat yang Gajinya Rp 5 Juta, Atur Uangmu Kayak Gini Biar Gak Bokek Terus]