Mau Mulai Berbisnis? Hati-hati dengan 4 Nasihat Ini

Finansialku

Saat kamu memutuskan untuk memulai sebuah bisnis yang baru, orang-orang di sekitarmu pasti bakal berkomentar dan ramai-ramai memberikan nasihat. Mungkin hal itu malah jadi bikin kamu makin pusing bukan?

Karena dengan banyaknya nasihat yang kontradiktif, kamu pun jadi bingung sendiri. Ujung-ujungnya, kamu pun mencari pengetahuan dan nasihat lain lewat Google.

Beberapa nasihat yang kamu dengar kadang sangat menolong, tetapi ada juga yang malahan tidak memberi sumbangsih sama sekali atau bahkan menyesatkan.

Oleh sebab itu, dalam memulai bisnis, langkah pertama yang perlu dilakukan adalah belajar untuk memutuskan nasihat mana yang perlu didengarkan. Jangan telan semua nasihat itu, terutama yang modelnya kayak gini nih:

1. Jangan lakukan itu

Bentuk nasihat yang satu ini biasanya singkat, padat, dan jelas: “Jangan lakukan itu!”

Father-and-son
Ini gak boleh, itu gak boleh. Emang situ polisi kehidupan? (gak boleh/ isigood)

Pada awalnya setiap orang akan memberikan saran semacam ini, terutama ketika kamu meninggalkan pekerjaan yang sudah nyaman dan beralih kepada bisnis wirausaha pertama.  

Berbagai bentuk bujukan dan cerita-cerita menyeramkan mengenai kebangkrutan para pengusaha dan lain sebagainya dapat mendistraksi pikiranmu ketika memutuskan untuk berbisnis. Berbagai risiko yang mereka paparkan itu bisa bikin passion bisnismu luntur. Kalau imanmu gak kuat, sudah pasti kamu bakal ciut dan gak jadi bisnis.

Makanya, ketahui dulu karaktermu secara mendalam sebelum terjun ke dalam bisnis. Kamu perlu tahu dulu karakter yang harus dimiliki oleh para entrepreneur.  

2. Jadilah seperti pengusaha yang seperti itu

Saran berikutnya yang sering diberikan kepada para entrepreneur pemula adalah, “Jadilah seperti pengusaha yang seperti ini dan itu!”

Setiap orang biasanya suka membandingkan bisnis yang satu dengan yang lainnya. Terkadang ini jadi sangat berguna, selama dapat memberikan solusi terbaik bagi bisnismu. Tapi ingat, usaha bisnismu sudah seharusnya adalah bisnis yang unik sesuai dengan prioritas, tujuan, dan passion-mu.

Pakai ide orisinil buat bisnismu, jangan cuma ikut-ikutan aja (copycat/ 123rf)

Ada begitu banyak model bisnis yang dapat kamu lakukan untuk memulai usaha, namun sangat disarankan untuk tidak melakukan plagiasi atau peniruan akan bisnis yang dilakukan oleh pebisnis lainnya.

Gunakan kreativitas dalam membangun bisnis. Ketika orang lain menyarankan untuk melakukan hal-hal yang dilakukan oleh orang lain, ingatlah bahwa kamu adalah kamu sendiri. Oleh sebab itu, jadilah dirimu sendiri dengan kreativitasmu.

3. Belajar di bangku kuliah

Saran lainnya yang biasanya kurang baik bagi para entrepreneur adalah, “Kamu harus belajar ini di bangku kuliah dengan mengambil fakultas bisnis dan manajemen.” Bahkan kalau perlu hingga jenjang magister dan mengambil gelar Magister of Business and Management (MBA).

Gak sedikit orang akan menyarankanmu untuk mengambil kuliah bisnis sebelum memulai bisnis sendiri.

Emang sih gak ada salahnya untuk belajar di bangku kuliah. Namun, banyak juga orang yang mendapatkan pembelajaran bisnis melalui fakultas di luar bidang ilmu itu. Gak selamanya kamu butuh gelar MBA atau bahkan Ph.D untuk memulai bisnis.

Gak semua orang yang sukses dalam bidang bisnis memiliki gelar MBA atau bahkan Ph.D. Malahan ada di antara mereka yang sukses berbisnis meskipun gak lulus kuliah atau mengalami dropout.  

susi-pudjiastuti
Jadi sukses gak mesti harus kuliah kok. Liat ni Susi Pudjiastuti yang sepak terjangnya cemerlang di bisnis airlines (Susi Pudjiastuti/ indeksberita)

4. Bisnis yang sesungguhnya memerlukan….

Kira-kira, kata apa yang akan kamu masukan dalam titik-titik di atas? Mungkin di antaranya, kata “pekerja”, “kantor mewah”, “kartu nama”, atau “investor”.

Banyak orang akan menyarankan berbagai hal tersebut saat kamu memulai bisnis. Namun, hal paling awal yang perlu kamu miliki adalah ide cemerlang dan sebuah komputer.

Sadar kan kalau kita dilahirkan di era digital dan ini harus disyukuri karena kita jadi bisa mengakses begitu banyak informasi dengan cepat? Cukup dengan menggunakan jari kita untuk mengakses Internet, semua yang kita perlukan pun langsung tersedia.

Para pendiri startup justru mempekerjakan para pekerja lepas, kontraktor, dan para asisten. Bahkan gak punya kantor juga gak masalah. Kerja saja di kafe atau bahkan di perpustakaan umum selama terkoneksi dengan jaringan Internet.

Banyak orang yang gundah ketika akan memulai bisnis mereka dengan berbagai pemikiran yang muluk-muluk. Tapi ujung-ujungnya jadi ciut sendiri. Makanya jangan kebanyakan mikir, jalanin aja langsung! Selama perencanaan matang dan tekad sudah bulat, percaya aja kalau sukses itu pasti bakal diraih nanti.

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Takut Memulai Bisnis? Mungkin Ini Alasan kenapa Kamu Gak Segera Memulai Bisnis]

[Baca: Sebelum Memulai Bisnis Siapkan Bisnis Plan Dulu, Berikut 5 Alasannya]

[Baca:Yakin Mau Jadi Pebisnis? Sudah Punya 5 Mental Ini Belum?]