Mau Mengajari Anak Investasi? Lakukan dengan 7 Cara Ini

Finansialku

Gak ada kata terlalu cepat bagi anakmu untuk paham keuangan. Menurut Melanie Mortimer, jika di usia tiga tahun anakmu diajari investasi, mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih siap serta cerdas finansial.

Tetapi, seringkali banyak orangtua yang menganut paradigma salah dan mengatakan bahwa anak hanyalah anak kecil yang masih belum mengerti mengenai keuangan. Padahal, dengan menganggap mereka seperti orang dewasa, sifat anakmu pun otomatis akan berubah.

Hanya saja, gak mudah untuk mengajarkan teknik investasi kepada anak. Lebih baik simak dulu deh 7 tips di bawah ini.

1. Komunikasi dengan bahasa yang mereka pahami

Walaupun topik yang kamu bicarakan adalah investasi, gak ada salahnya untuk berbicara dengan bahasa mereka. Intinya, buat mereka jadi mengerti dan tertarik.

shutterstock267541034
Ngajarin anak soal investasi jangan pakai bahasa yang ribet ya (ngobrol/ businessinsider)

Gak perlu menjelaskan risiko dan keuntungan dari masing-masing instrumen investasi. Mulailah dari menjelaskan bahwa investasi adalah cara untuk menghasilkan uang dari sejumlah uang. Penjelasan sederhana itu juga sudah menarik perhatian mereka kok.

2. Bercerita

Melalui cerita, kamu dapat mendapatkan perhatian dari buah hati, dan buah hati pun akan menyimak ceritamu dengan saksama. Mulailah dengan bercerita mengenai pengalaman pribadi, seperti alasanmu menabung uang dan berinvestasi.

Ceritakan juga apa saja yang kamu harapkan di masa depan. Dan ceritakan pengalaman mengenai masa lalumu dan tunjukkan implementasi yang kamu lakukan untuk saat ini dari pelajaran masa lalu tersebut.

3. Ketahui cara belajar sang anak

Terdapat banyak cara belajar yang bisa dipraktekkan. Ada yang belajar menggunakan penglihatan (visual), ada yang belajar menggunakan pendengaran (listening), dan lainnya. Ketahuilah cara belajar paling efektif untuk anakmu, sehingga kamu bisa membuat penyesuaian.

Pastinya seorang anak yang gemar mendengar cerita akan bosan jika harus melihat gambar mengenai investasi. Gunakan saja cara berbeda untuk komunikasi, seperti gambar, video, cerita, atau aplikasi smartphone.

Kalau emang paling efektif belajar sambil masak, kenapa ga? (belajar/ lawteched)

4. Buat mereka penasaran

Tunjukkan saja ke anakmu gimana caranya memeriksa saham. Bahkan lebih baik lagi jika kamu memiliki saham atas perusahaan atau brand yang diminati oleh anakmu, contohnya Apple jika anakmu gemar teknologi atau Boeing jika anakmu gemar melihat pesawat.

Setelah itu kamu pun tanyakan padanya apakah ada perusahaan yang ingin dibeli oleh anakmu di masa depan. Biarkan dia menjawab dengan imajinasinya.

5. Pakai permainan

Sudah banyak permainan investasi saham secara online bagi anak Sekolah Dasar. Sebagai orangtua, kamu bisa mengikuti pergerakan saham serta memberikan anjuran dan alasan kepada anak melalui permainan itu. Kamu pun dapat menghabiskan waktu bersama anak dan memberikan pelajaran mengenai hukum berinvestasi.

6. Beritahu kepadanya bagaimana uang bertambah karena investasi

Ajarkan kepada anak soal waktu yang dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah investasi dan menghasilkan keuntungan yang signifikan. Kamu dapat memberikan pelajaran di dunia nyata tentang bagaimana uang dapat bertumbuh dengan metode bunga.

cropped-einstein-compound-interest-rule-of-72-aturan-72-dalam-investasi
“Aturan 72” bisa jadi permulaan buat ngajarin metode keuntungan investasi ke anakmu (Aturan 72/ nolpersen)

Ajari dia “Rule of 72” atau “Hukum 72”. Menurut aturan ini, uang akan bertumbuh menjadi dua kali lipat dengan laju 72 dibagi dengan persentase keuntungan. Jadi misalkan, kamu mendapatkan 3 persen keuntungan tiap tahunnya, maka uang akan menjadi dua kali lipat lebih banyak 24 tahun mendatang (72 dibagi dengan 3).

7. Jangan lupa beramal

Ketika sedang mengajarkan cara investasi, jangan pernah lupa untuk mengajarkan anak akan pentingnya beramal. Dengan cara ini, mereka akan lebih sadar bahwa banyak orang di dunia yang membutuhkan uang dan anakmu gak sepantasnya menghamburkan uang.

Pastinya, seorang anak akan menyaksikan pertumbuhan serta merasakan pengalaman naik-turun atas investasi mereka. Mereka akan sadar bahwa volatilitas pasar adalah sesuatu yang normal. Dan dengan berinvestasi melewatinya, emosi anakmu akan lebih stabil ketika mereka melakukan investasi nantinya.

Jadi gimana moms dan dad, sudah siap dong ngajarin si kecil investasi dari sekarang?

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca:4 Kebiasaan Anak yang Harus Diterapkan Sejak Dini Supaya Sukses Keuangan dan Karier]

[Baca: Tips Kasih Pendidikan Keuangan Buat Anak Generasi Milenial]

[Baca: Mengajari Anak Mengelola Keuangan Bisa Sambil Belanja Bulanan Loh! Begini Caranya]