Mau Kredit Mobil Bekas Lewat Perorangan? Ini 6 Langkahnya

Kredit mobil bekas masih menjadi cara efektif bagi seseorang untuk memiliki mobil idaman. Namun kalau belinya lewat perorangan alias gak lewat showroom, apa bisa ya? Kayaknya penjual mobil minta tunai semua deh.

Jawabannya jelas bisa, hanya saja si penjual gak mau direpotkan sama hal ini. Nah Pe-Ernya ada di si pembeli mobil bekas tersebut.

Gak khawatir deh, caranya untuk mengajukan kredit ini sama sekali gak sulit kok. Ikuti saja enam langkah ini, dan impianmu dapat mobil idaman pun bakal terwujud.

1. Pilih dulu mobilnya

kredit mobil bekas
Kalau mobil bekasnya yang kayak gini ya dipastikan gak bisa dikredit (Liputan6)

Langkah pertama ya jelas sekali, mantapkan dulu pilihanmu terhadap satu mobil bekas yang dijual oleh penjual perorangan. Ketika pilihanmu sudah pasti, segera hubungi si penjual dan katakan bahwa kamu akan membelinya secara kredit.

[Baca: Mau Ngambil Kredit Mobil Bekas, Lakukan Dulu 6 Hal Penting Ini]

Apabila si penjual gak paham sama mekanismenya, katakan saja bahwa kamu akan mengurus semuanya. Jangan sampai karena dia gak paham mekanisme kredit, lantas dia langsung melepas mobilnya ke orang lain yang siap bayar tunai. Yang ada kamu bakal rugi karena gagal dapat mobil idaman.

Yakinkan saja dia bahwa kamu pasti membeli mobil tersebut. Hanya saja proses pembeliannya sedikit memakan waktu.

2. Pilih bank atau leasing yang terpercaya

Ketika kamu sudah memilih mobil yang bakal kamu kredit, maka kini saatnya memilih bank leasing yang terpercaya dalam kredit kendaraan bermotor. Dalam urusan memilih leasing, pilih yang diawasi Otoritas Jasa Keuangan alias OJK, dan pastinya yang menawarkan bunga ringan.

Beberapa leasing seperti Adira Finance, punya kalkulator cicilan kredit mobil bekas yang bisa kamu manfaatkan di situsnya. Kamu hanya perlu memasukkan angka dan tenor cicilan, maka mereka bakal melakukan perhitungan secara otomatis. Tapi ingat lho, perhitungan yang ada di situs mereka sifatnya cuma ilustrasi saja.

3. Tentukan asuransinya

kredit mobil bekas
Perlindungan mobil yang efektif ya jelas saja asuransi (Kompas)

Membeli mobil secara kredit, terlepas dari mobil baru atau bekas tentu bakal disertai asuransi. Jangka waktu penggunaan asuransi biasanya bakal disamakan dengan jangka waktu cicilan.

Ada dua jenis asuransi mobil yang harus kamu ketahui. Pertama adalah asuransi all risk yang menanggung menanggung kerugian atas segala bentuk risiko. Dan Total Loss Only (TLO) yang hanya menanggung risiko hilang.

4. Ajukan kredit mobil bekas ke bank atau leasing

Ketika mobil dan leasingnya sudah ditentukan, langkah selanjutnya adalah mengajukan kesepakatan kredit mobil bekas di bank atau kantor leasing bersama penjual. Datang ke kantor cabang terdekat saja ya, jangan ke kantor pusatnya.

Penjual diharapkan membawa mobil beserta surat-suratnya. Sedangkan pembeli harus menyiapkan kartu tanda penduduk (KTP), kartu keluarga (KK), Kartu Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), foto kopi rekening tabungan, slip gaji, rekening telepon, dan listrik.

[Baca: Mau Beli Mobil Bekas? Jangan Cuek Sama Dokumen Ini Ya]

5. Survei mobil

Usai persyaratan administrasi dinyatakan lengkap, maka pihak pemberi kredit bakal melakukan survei terhadap mobil yang ingin kamu beli. Mereka bakal meninjau apakah mobil yang ingin kamu beli itu layak dikredit.

Sebagai pembeli, kamu harus tahu bahwa mereka umumnya menyetujui kredit mobil yang cicilannya bakal selesai ketika mobil itu berusia 12 tahun. Oleh karena itu, biasanya tenor yang diberlakukan adalah empat tahun saja.

Kalau kita hitung mundur dari tahun 2018, mobil bekas paling tua yang bisa dikredit empat tahun hanyalah yang buatan 2010. Mau kredit yang 2008 bisa aja sih tapi paling cuma dapat tenor dua tahun ya.

6. Konfirmasi persetujuan kredit

kredit mobil bekas
Setelah semuanya beres, tinggal cicil deh (viva)

Setelah survei mobil dilakukan, pihak bank atau leasing bakal memberitahu kepadamu soal persetujuan pengajuan kredit tersebut. Biasanya proses ini memakan waktu dua hari karena

Bila pengajuan berjalan dengan lancar dan permintaanmu disetujui, mereka bakal langsung menghubungimu via telepon. Kamu bakal diminta menandatangani dokumen tentang peraturan pembiayaan, jumlah cicilan, dan metode pembayaran.

Usai dokumen tersebut ditandatangani, maka bank atau leasing bakal mencairkan dana ke penjual mobil. Baru deh setelah itu pembeli melakukan pembayaran.

Gimana guys, gak ribet kan proses kredit mobil bekas itu. Malahan bisa nguntungin lho ketimbang beli mobil di showroom mobil bekas pinggiran.

[Baca: 4 Alasan Beli Mobil Bekas Online Lebih Aman Daripada di Showroom]

Dengan membeli lewat perorangan, kamu bisa melakukan negosiasi harga mobil agar cicilan perbulannya nanti gak berat. Kalau di showroom, mau nego sadis juga gak bakalan bisa lah. Wong, di sana mereka bakal mematok harga jual pasaran.