Mau Kredit Barang Sah-Sah Saja, Asal Bukan 5 Barang Ini

Mau kredit barang? Boleh saja kok, asal cicilan per bulannya masuk akal dan gak melebihi 30 persen dari total penghasilanmu. Tapi, gak semua barang itu tepat untuk dibeli secara kredit loh.

Ada beberapa alasan mengapa kamu gak boleh sembarang kredit ketika membeli barang-barang tersebut. Sebenarnya bisa dikredit, asalkan merchant penjual barang-barang tersebut memberikan penawaran khusus dengan pembelian kredit.

Intinya, kalau gak kepepet, gak perlu deh beli barang dengan cara kredit untuk lima barang ini. Yuk simak ulasannya!

1. Elektronik dan gadget

kredit barang
Gadget (rtmc)

Mau sampai kapan pun, yang namanya barang elektronik harganya pasti jatuh seiring dengan berjalannya waktu. Termasuk ponsel yang harganya mencapai dua digit.

Ketika ada barang elektronik atau gadget baru yang rilis, otomatis varian pendahulunya bakal terkesan outdated alias ketinggalan zaman. Tunggu saja setahun pasti harganya menurun drastis.

[Baca: Beli Barang Elektronik dengan Cicilan Tanpa Kartu Kredit, Apakah Bijak?]

Yang namanya nyicil pake kartu kredit atau tidak, sudah pasti ada bunganya. Apa rela tuh harus keluar duit untuk bayar beban bunga dari barang yang harganya bakal anjlok? Pikir-pikir lagi ya.

2. Pakaian dan alas kaki

kredit barang
produk fashion (moda-vogue)

Hasrat buat beli produk fashion keluaran terkini memang sangat tinggi. Kadang kita pun membeli pakaian atau alas kaki yang gak kita butuhkan.

Hanya karena desainnya terlihat keren, alhasil beli juga deh. Padahal sepatu di rumah udah ada 10, yang dipakai pun yang itu-itu saja. Buat apa beli satu lagi coba?

[Baca: 7 Tips Belanja Pakaian yang Hemat dan Cerdas Buat Pria Modern]

Ingat lho, barang-barang tersebut cuma barang konsumtif. Pada akhirnya, pakaian dan alas kaki itupun hanya jadi tumpukan barang di lemari. Kalau lemarinya gak muat ya harus keluar duit buat beli lemari lagi.

So, lebih baik barang ini dibeli secara tunai saja. Kalau pun mau kredit ya pastikan saja ada penawaran khusus dari merchant-nya, misal cicilan 0 persen atau diskon.

3. Aksesori mewah

kredit barang
Aksesoris mewah (lebaox)

Beli barang berupa aksesori mewah, tentu lebih baik kalau dilakukan secara tunai. Mengapa demikian? Karena fungsi barang ini tujuannya hanya sebagai simbol status sosial, bukan investasi.

Coba deh, apa bisa tuh kalung berlian, jam tangan mewah, atau tas mewah dijual lagi ketika butuh duit? Bisa sih bisa, tapi hanya ke penggemar barang mewah. Itupun harganya bakal turun.

[Baca: Tampil Ganteng Tanpa Menyiksa Kantong, Nih 5 Jam Tangan Murah tapi Gak Murahan]

Coba kalau kamu kredit barang mewah, sudah barangnya mahal, ada bunganya pula. Apa gak rugi tuh? Terus kegunaannya juga hanya sebagai aksesori, bukan pakaian atau alas kaki.

4. Barang-barang hobi

kredit barang
Gitar listrik (miner8)

Mungkin sebagian dari kamu ada yang hobi main drone, koleksi action figure, koleksi alat musik, airsoftgun, aksesori olahraga atau koleksi barang-barang lain. Akan lebih baik bagimu untuk gak kredit barang hobi tersebut.

Sebab, barang-barang ini jelas bukan kebutuhan primer. Maka kurang bijak tentunya beli barang hobi secara kredit. Alangkah lebih baik untuk nabung dulu sebelum beli ya.

5. Kendaraan bekas

kredit barang
Mobil bekas (otomart)

Kalau statusnya masih baru, sah-sah saja mengkredit mobil atau motor bekas. Tapi kalau mau kredit mobil bekas, kayaknya gak bisa sembarangan nih.

Bagaimana pun juga kendaraan bekas gak bisa disamakan sama yang baru. Kalau ternyata usia kendaraannya sudah lebih dari lima tahun dan cicilan belum lunas, apa gak rugi tuh? Sudah pasti kamu harus bayar cicilan yang ada bunganya dan beli suku cadang baru.

[Baca: Bingung Nih, Beli Motor Bekas Tunai atau Motor Baru Kredit Ya? Coba Cek Dulu di Sini]

Oleh karena itu, jika kamu mau kredit motor atau mobil bekas, usahakan motor dan mobilnya maksimal satu tahun. Selain itu, bukan bekas tabrakan atau pernah turun mesin.

So, itulah lima kredit barang yang gak disarankan untuk dilakukan. Kalau kamu memang belum ada dana untuk membelinya, ya nabung dulu aja deh. Tahan nafsu belanjamu untuk sementara waktu.

Tapi kalau kamu tetap maksa untuk kredit barang yang udah disebutkan di atas,, ya silakan saja. Asal jangan protes ya kalau tekor bulan depan.