Mau Anakmu Jadi Bos? Ajari Hal-Hal Ini

Finansialku

Anak-anak memang selalu punya cita-cita sejak kecil. Sebagian cita-citanya tinggi dan sebagian tidak. Hal ini tentu dipengaruhi oleh latar belakang orangtua dan lingkungan terdekat seperti rumah dan sekolah.

Namun, di Indonesia masih sangat banyak anak yang kurang berani memiliki cita-cita tinggi. Bahkan beberapa dari mereka hanya ingin menjadi karyawan biasa yang bekerja untuk orang lain. Sangat sedikit dari anak Indonesia yang ingin menjadi bos. Untuk itu, sangat perlu untuk membelajarkan anak bagaimana cara menjadi bos sejak dini.

Bos dapat didefinisikan sebagai orang yang memiliki jabatan tinggi atau paling tinggi dalam suatu perusahaan. Gak hanya dalam perusahaan, istilah bos juga digunakan dalam beberapa bisnis lainnya untuk menunjuk pada seseorang dengan jabatan tinggi.

Lantas apa yang perlu diajarkan ke anakmu agar kelak ia akan jadi bos di masa depan? Pastinya, ajarilah 5 hal ini agar ia makin termotivasi untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan. Yuk simak lebih lanjut di bawah ini:

1. Kenalkan ia pada mimpi dan tujuan besar dalam hidup

anakmu jadi bos
Ajari ia soal mimpi dan cita-cita di masa depan agar ia semangat dalam menggapai cita-citanya (Mimpi dan harapan/The Odysse)

Andrea Hirata menjadi orang sukses setelah mendapat pelajaran tentang mimpi dan tujuan besar. Begitu pula dengan semua orang sukses. Maka, jika ingin melihat anakmu sukses menjadi bos yang bertanggung jawab, penting banget buat mengajari arti mimpi dan tujuan besar dalam hidup.

2. Pengaturan tujuan secara pasti

Setelah dia punya tujuan, pengaturan dan perencanaan juga harus dilaksanakan semaksimal mungkin. Bagaimana pun juga, kondisi emosional anak yang masih labil perlu bimbingan dari orangtuanya. Bimbinglah ia untuk tetap fokus dalam mencapai tujuan hidupnya.

3. Berpikir kritis dan  biasakan ajak brainstorming

Semua anak harus diajari bagaimana caranya menghadapi masalah. Dan setiap masalah harus disesuaikan dengan kondisi psikologis dan kematangan anak secara usia, fisik, serta mental.

Jangan sampai anakmu gak tahu cara menghadapi masalah karena gak terbiasa dalam menghadapinya. Itu justru bisa menjadikannya sebagai figur yang lemah.

anakmu jadi bos
Bukan kamu dan rekan kerjamu saja yang butuh brainstorming,ajak anakmu brainstorming juga dong biar kritis (brainstroming/redbooth)

Meski demikian, jangan pula membebaninya dengan masalah terlalu berat dari usianya. Karena tindakan itu bisa membuatnya stres atau menjadi arogan.

4. Ajari cara bersosialisasi yang baik untuk membangun jaringan

Belajar networking atau membangun jaringan dapat dimulai dari teman di sekolah. Setelah itu, ajarkan ia berkomunikasi dengan baik. Misalnya, dengan memberi contoh bagaimana meminta tolong dan berbicara pada orang yang lebih tua, muda, atau seumuran.

Jika anak terbiasa dalam mendiversifikasi cara bicara, maka kemampuan komunikasi dan networking-nya juga akan meningkat seiring dengan waktu. Ia pun bisa berkembang menjadi seorang yang percaya diri, sekaligus luwes.

5. Arahkan untuk mencari pengalaman sebanyak-banyaknya

Pengalaman adalah guru yang paling berharga. Arahkan anakmu menghadapi banyak hal. Tidak harus selalu hal-hal besar, ada kalanya pengalaman sederhana yang ditemani sedikit cerita tentang nilai yang terkandung di dalamnya.

anakmu jadi bos
Tumbuhkan jiwa pemimpin di dirinya (Pemimpin/Entrepreneur)

Gimana guys, sekarang sudah siap dong mengajari buah hatimu untuk jadi bos berkarisma? Apa pun cita-cita anakmu kelak, yang penting kamu sudah membekalinya dengan ilmu-ilmu yang berguna ya.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Didik Anak Remaja Kayak Gini Supaya Mereka Cerdas Finansial]

[Baca: Jangan Harap Anakmu Nanti Bisa Mengenyam Bangku Kuliah Kalau Kamu Nyuekin Hal Ini]

[Baca: Hai Orangtua, Jangan Lakukan Hal-hal Ini Kalau Mau Jadi Teladan Finansial Buat Anak]