Masih Lajang Beli Rumah Gak Ada Salahnya Kok, Ini Alasannya

Kebanyakan orang mau beli rumah saat menjelang atau sudah menikah. Padahal rumah adalah salah satu barang investasi yang harganya cenderung naik dari tahun ke tahun.

Bila sudah siap secara finansial tapi menunda-nunda beli rumah, bisa-bisa gak kebagian yang murah. Walaupun belum menikah dan memiliki keluarga, beli rumah gak akan pernah merugikan.

Bahkan beli rumah saat masih lajang malah lebih banyak keuntungannya. Berikut ini di antaranya:

1. Langsung tinggal di rumah sendiri

Beli rumah saat masih lajang artinya gak perlu nebeng orangtua atau mertua kelak saat sudah menikah. Tinggal beli perabot, lalu menetap di rumah sendiri.

masih lajang beli rumah
Tenang saja, jangan langsung berpikir kalau tinggal sendiri kamu bakal mengalami hal yang sama seperti film Home Alone (Teriak/KPBS)

Meski perabot masih sedikit, gak apa-apa. Yang penting sudah bisa mandiri tinggal di rumah sendiri. Walaupun orangtua pasti gak keberatan kalau pas awal-awal menikah kita nebeng tinggal di rumah mereka, tapi tentunya malu dong ngerepotin orangtua terus.

Ketika tinggal di rumah sendiri, kita bisa langsung merasakan bagaimana rasanya berumah tangga sendiri. Meski demikian, ada kondisi yang membuat nebeng lebih baik, yakni ketika orangtua membutuhkan bantuan di rumah.

2. Instrumen investasi

Investasi seharusnya dilakukan sedari dini selagi punya kesempatan. Kalau sudah punya dana, beli rumah saja.

Belum ada sejarahnya harga rumah turun, kecuali lokasinya gak strategis atau jadi TKP pembunuhan. Jadi, selain menyiapkan diri untuk rumah tangga, rumah bisa jadi instrumen investasi. Selain itu, bila suatu saat membutuhkan dana, rumah bisa dijual.

3. Pendapatan pasif

Kita bisa menambah pendapatan dengan menyewakan atau mengontrakkan rumah ke orang lain sebelum ditempati. Gak perlu mengeluarkan tenaga, bisa punya pendapatan pasif. Enak, kan?

masih lanjang beli rumah
Masih lajang bisa dapat penghasilan pasif? Wah kalau udah nikah pasti tenang (rumah kos/Mahasiswa News)

Lebih bagus lagi kalau biaya sewa yang kamu dapat tiap bulan dapat menutup cicilan kredit pemilikan rumah (KPR). Tapi harus diseleksi ya penyewanya.

Jangan sampai rumah malah rusak setelah disewa. Harus ada perjanjian hitam di atas putih bahwa bagian rumah yang rusak mesti diperbaiki oleh penghuni biar ada tanggung jawab.

4. Jadi aset yang bisa diagunkan

Ini khusus kalau beli rumah tanpa KPR alias langsung lunas. Sertifikat rumah itu bisa “disekolahkan” atau jadi agunan saat butuh pinjaman.

Kredit dengan agunan rumah biasanya nilainya lebih besar, sesuai dengan nilai rumah tersebut. Nantinya ada tim dari bank yang akan menaksir berapa kira-kira harga rumah yang jadi jaminan kredit.

5. Jadi kebanggaan

Beli rumah saat masih lajang adalah bentuk pencapaian atau prestasi. Kalau biasanya gaji menghilang entah ke mana tiap bulan, sekarang kamu bisa dengan bangga bilang kalau gaji kamu udah membuahkan hasil dalam bentuk rumah.

Gak banyak lho yang bisa beli rumah saat masih lajang. Nah, ini merupakan salah satu bentuk prestasi atau pencapaian yang patut dibanggakan. Rasa bangga ini, asal gak lebay, juga bagus untuk kesehatan mental lho.

masih lanjang beli rumah
Rumah juga simbol kemapanan lho, bangga dong punya rumah (rumah/smallwork)

Yang namanya beli rumah itu lebih cepat lebih baik. Kenapa? Sebab harga rumah pasti naik setiap tahun. Semakin lama nunda beli rumah, artinya biaya yang harus kamu keluarkan pun bakal semakin besar.

Toh, sekarang udah ada yang namanya kredit pemilikan rumah alias KPR. Tinggal kumpulin uang buat DP, dan kamu pun udah bisa mewujudkan impian memiliki rumah sendiri. Tapi ingat untuk riset dan cari tahu dulu sebelum memilih ya. Cari KPR yang bunganya paling ramah di kantong.

Gak perlu langsung beli rumah megah di kawasan elite. Rumah di daerah penyokong seperti Tangerang, Depok, atau Bekasi sudah oke punya. Atau mau cari apartemen pun bisa.

Intinya adalah belilah rumah sesuai dengan kemampuan keuangan, terutama bila lewat KPR. Gak mau dong cicilan per bulan malah bikin pikiran terbebani? Gak jadi punya rumah, malah bisa stres nanti.

 

CTA KPR a

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Simak Ini Dulu Deh Sebelum Memutuskan Mengajukan KPR atau KPA]

[Baca: Informasi tentang Kredit Pemilikan Rumah (KPR) – DuitPintar]

[Baca: Mau Investasi Properti yang Murah? Ini Dia Caranya]