Manfaatkan Bulan Puasa untuk Berhemat! Ini 4 Pos Anggaran yang Bisa Dihilangkan

Bulan puasa memang identik dengan bertambahnya pengeluaran. Namun tentu saja masih ada pengeluaran yang bisa dihemat pas bulan puasa.

Puasa bukan  cuma soal menahan rasa lapar dan dahaga, tapi juga keinginan untuk memuaskan hawa nafsu lainnya. Dari konsep ini, kita bisa mematok pos mana saja yang bisa diakali agar pengeluaran lebih minimal.

Berikut ini beberapa contoh pengeluaran yang bisa dihemat pas bulan puasa:

1. Bujet makan siang

Gak perlu lagi makan siang, cukup sahur di pagi hari dan buka saat petang. Lihat berapa biasanya bujet yang dialokasikan untuk makan siang. Itulah yang bisa dihemat pas bulan puasa.

bulan puasa
Anggaran makan siang hilang, tapi bukan berarti kamu bisa jor-joran atau kalap makan pas buka puasa ya (makanan/BP)

Namun jangan sampai meniadakan bujet makan siang lalu menggenjot buka puasa sampai melebihi anggaran untuk makan biasanya. Misalnya sebelum puasa dalam sehari mengalokasikan Rp 15 ribu untuk makan siang dan makan malam.

Ketika puasa, memang gak keluar duit untuk makan siang. Tapi pas buka malah banyak jajan hingga lebih dari Rp 15 ribu, belum termasuk makan malam. Ini malah jadi pemborosan.

2. Beli cemilan

Kadang di antara jam sarapan dan makan siang atau saat sore hari, muncul keinginan untuk cemal-cemil. Karena puasa, keinginan ini pun harus ditahan.

Artinya, ada duit yang bisa dihemat dari terhentinya kebiasaan ini. Lumayan meski hanya Rp 5.000 yang biasanya dipakai buat beli gorengan.

Tapi sama kayak kasus dalam poin pertama di atas, gak ada gunanya nahan nafsu ngemil tapi kemudian comot sana-sini saat buka puasa. Bisa-bisa malah anggaran jajan lebih besar ketimbang sebelum bulan puasa.

3. Ngopi dan ngerokok

Selama bulan puasa, hobi ngopi bisa disalurkan hanya pas sahur atau buka. Jadi, bisa dihemat deh anggaran ngopi di coffeeshop tiap hari.

Anggaran “hobi” lainnya yang bisa dihemat adalah rokok. Sebab, gak bisa lagi merokok sebelum buka puasa.

bulan puasa
Kalau bisa malah benar-benar gak usah ngerokok saja di bulan puasa. Syukur-syukur bulan depan berhenti total (gak merokok/meetdoctor)

Dulunya sehari habis sebungkus rokok, kini hanya setengah bungkus. Malah, bulan puasa bisa dijadikan momentum untuk berhenti dari kebiasaan yang menguras anggaran ini pelan-pelan.

4. Rekreasi dan hiburan

Sebelum puasa, mungkin biasa mendedikasikan malam hari setelah jam kerja atau weekend untuk bersenang-senang. Misalnya nongkrong bareng teman atau  pelesir entah ke mana.

Dalam bulan puasa, aktivitas bisa lebih banyak diarahkan ke hal-hal yang berkaitan dengan ibadah tersebut. Misalnya salat tarawih berjemaah dan mengaji.

Tapi bukan berarti gak boleh melakukan rekreasi atau mencari hiburan selama bulan puasa. Boleh saja, namun intensitasnya berkurang ketimbang biasanya.

bulan puasa
Bukan berarti gak boleh jalan-jalan ke mall untuk belanja dan lainnya. Tapi dikurangi saja, dan prioritaskan diri melakukan aktivitas positif (belanja/wkdq)

Puasa adalah soal pengendalian diri. Dengan menjalankan puasa, berarti kita mesti memiliki kontrol atas aktivitas sehari-hari.

Apa saja yang bisa dihemat saat bulan puasa bergantung pada kemampuan masing-masing untuk mengendalikan diri. Gak ada gunanya bila menyetop pengeluaran saat puasa lalu membuka keran dompet lebar-lebar setelah buka.

Itu namanya mengalihkan pengeluaran saja. Malah bisa jadi pengeluaran lebih besar daripada biasanya karena gak ada kontrol.

Kita mesti pandai-pandai menyiasati keadaan pas bulan puasa agar kondisi finansial terjaga. Di satu sisi harga sejumlah kebutuhan pokok naik, seperti beras, bawang, gula, dan daging.

Di sisi lain, banyak godaan untuk menyedot pengeluaran lebih dari biasanya. Adanya tunjangan hari raya (THR) turut menambah godaan ini.

Sebaiknya kita membuat rencana keuangan khusus untuk bulan puasa, misalnya mengalokasikan berapa anggaran sahur dan buka tiap hari. Begitu juga apa yang akan dilakukan dengan THR. Dengan begitu, kita pun bisa lancar menjalankan puasa dengan pengendalian diri sepenuhnya, terutama dalam soal keuangan.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: 3 Cara Agar THR Gak Cuma Numpang Lewat Doang]

[Baca: Jelang Ramadan, Ayo Makin Giat Beramal dengan Memanfaatkan 5 Situs Fintech Ini]

[Baca: Kalau Harga Rokok Naik, Apa Masih Maksain Mau Beli?]

[Baca: Bisnis Ramadan: Jasa Penitipan Hewan Cerah Saat Ramadan, Cemerlang Sesudah Lebaran]