Listrik Prabayar atau Pascabayar, Mana yang Lebih Bikin Untung?

 

Table Of Content [ Close ]

Saat ini hampir setiap rumah baru yang dipasarkan menggunakan listrik prabayar. Jenis listrik baru ini memang yang direkomendasikan PT Perusahaan Listrik Negara (PLN).

 

Berbeda dengan listrik pascabayar yang lebih dulu ada, listrik prabayar menggunakan skema mirip pulsa nomor ponsel. Kalau mau listrik nyala, isi dulu voucher listrik.

 

Jadi, kita hanya bisa memakai listrik sesuai dengan isi pulsa setrum tersebut. Kalau isi pulsa Rp 100 ribu, ya batasnya hanya senilai itu.

 

Kalau pemakaian listrik lebih gede, otomatis gak bisa nyala. Kita mesti isi ulang agar lampu rumah kembali terang.

 

Listrik prabayar diklaim lebih ramah buat masyarakat. Soalnya, kita jadi lebih bisa mengatur pengeluaran per bulan.

 

Namun muncul kabar selentingan, listrik prabayar itu lebih boros pemakaiannya ketimbang pascabayar. Benarkah begitu?

 

Menurut Manajer Senior Komunikasi Korporat PLN Bambang Dwiyanto, tarif satuan listrik prabayar atau pascabayar itu sama. Jadi, seharusnya nilai konsumsinya juga sama.

 

Bahkan listrik prabayar dibilang lebih menguntungkan ketimbang listrik pascabayar. Kok bisa? Dengan sistem pulsa, kita beroleh kelebihan berikut ini:

 

  • Bisa mengontrol penggunaan listrik tiap hari dan tiap bulan.
  • Terhindar dari ancaman pencurian karena tak ada lagi petugas PLN datang ke rumah untuk mengecek meteran. Bisa saja ada penjahat yang menyamar jadi petugas PLN.

[Baca: Polisi Palsu, Pegawai KPK Palsu, Waspadai 10 Petugas Abal-abal Ini]

  • Tak ada sengketa kesalahan pencatatan meteran listrik oleh petugas yang merugikan konsumen.
  • Sistem listrik tak bisa dibobol karena 20 angka dalam pulsa listrik hanya bisa diisi ke meteran listrik sendiri, tidak bisa ke meteran lain.

 

Sedangkan kelebihan listrik pascabayar adalah gak perlu repot cari pulsa untuk isi listrik tiap bulan. Berbeda dengan listrik prabayar, yang bisa saja mati mendadak tengah malam atau saat ada acara penting di rumah.

 

listrik prabayar atau pascabayar

Praktis dan gampang dijangkau. Tinggal beli lewat ATM atau internet banking

 

 

Kebayang pastinya betapa bikin panik situasi kayak gini. Namun untungnya sekarang pulsa listrik prabayar lebih gampang dijangkau.

 

Beli pulsa listrik prabayar bisa di tempat-tempat berikut ini:

 

  • ATM Mandiri, BCA, BNI, Bukopin, OCBC NISP, dan BRI
  • Internet banking atau mobile banking bank di atas
  • Minimarket waralaba Indomaret dan Alfamart

 

Di beberapa tempat tertentu yang menjual pulsa ponsel juga bisa beli pulsa listrik. Jadi, semakin mudah untuk beli pulsa listrik.

 

Tetap Harus Hemat

Banyak kemudahan yang didapat dengan pulsa listrik prabayar yang juga disebut dengan token itu. Tapi, bukan berarti kita bisa bebas memakai listrik.

 

Memang, kalau pulsa habis, tinggal isi. Gampang. Ya, seandainya tabungan juga kayak gitu. Kalau habis tinggal diisi.

 

Iya memang tinggal diisi sih. Tapi ngisinya itu yang jadi masalah, soalnya harus kerja dulu.

 

Jadi, langkah penghematan tetap kudu diterapkan. Caranya antara lain:

 

  • Mematikan peralatan elektronik di ruangan yang gak dipakai, terutama lampu
  • Mencabut charger setelah selesai isi daya hape, soalnya listrik masih jalan meski hape sudah dicabut dari kabel charger
  • Nyalakan TV atau radio jika benar-benar mau menikmati siarannya, bukan iseng biar rumah terkesan ramai karena ada suara
  • Atur AC sesuai dengan kondisi ruangan. Makin rendah derajat suhu di AC, makin besar konsumsi listriknya
  • Lebih baik buka jendela ketimbang menyalakan lampu saat siang hari agar terang

 

[Baca: 5 Cara Menghemat Listrik Rumah yang Bukan Sekedar Tips Doang!]

 

Dari penjelasan soal listrik prabayar atau pascabayar ini, mahal-murahnya tarif listrik bergantung pada diri sendiri. Sebab tarif listrik yang ditetapkan sama.

 

listrik prabayar atau pascabayar

Kalau ada petugas yang ngecek meteran, pastikan dia gak abal-abal

 

 

Namun, kemudahan lebih banyak didapat lewat listrik prabayar. Jadi, PLN selaku perusahaan negara pelayan masyarakat memang punya alasan untuk lebih menggalakkan listrik prabayar.

 

Nah, sekarang kembali ke diri masing-masing. Mau pakai listrik pascabayar atau prabayar, terserah.

 

Yang pasti, ketahui risiko dan manfaatnya. Dan jangan lupa untuk selalu hemat listrik.

 

[Baca: Cara Hitung Tagihan Listrik Biar Tarif Listrik Turun Ada Efeknya]

 

 

 

Image credit:

  • http://cdn0-a.production.liputan6.static6.com/medias/792706/big/095065100_1420800036-Listrik5.jpg
  • http://2.bp.blogspot.com/-mIwOCuS2m28/VmqRexXEKuI/AAAAAAAADNM/l2wGbdmnBE8/s640/Listrik-Prabayar.png