Lingkungan Kerja Gak Nyaman? Ini 8 Tanda Kamu Lebih Baik Resign

Saat kamu berada di lingkungan kerja yang gak sehat, kinerja kerja kamu bisa terganggu. Alhasil, kamu gak bisa menyelesaikan pekerjaan dengan baik.

Karena itulah mengapa lingkungan kerja sangat penting untuk menunjang karirmu. Nah, jika kamu merasakan delapan tanda ini, sebaiknya bersiaplah untuk melepaskan diri.

[Baca: Sebagai Karyawan, Harus Mulai Waspada Kalau Ngerasain 6 Hal Ini di Perusahaan Kamu]

Apa saja tanda-tandanya? Simak selengkapnya berikut ini:

1. Birokrasi terlalu ribet

Lingkungan Kerja
Cuti aja harus nunggu lebih dari sebulan (jewelwpg)

Setiap perusahaan tentu memiliki peraturan atau birokrasi agar perusahaan tersebut berjalan dengan baik seperti menentukan jam masuk dan pulang kantor.

Selain itu, kalau mau cuti kamu juga harus mengajukan dari jauh-jauh hari. Tergantung dari kebijakan kantor masing-masing.

Tapi gimana kalau birokrasi di kantormu itu terlalu ribet dan bertele-tele?

Contohnya kamu harus menunggu selama beberapa minggu untuk mendapatkan approval bosmu, padahal kamu hanya butuh membeli keperluan kantor.

Birokrasi yang terlalu ribet menjadi salah satu tanda kalau kamu bekerja di lingkungan yang gak sehat.

2. Tidak konsisten

Lingkungan Kerja
Merubah posisi pekerjaan tanpa persetujuan (glamour)

Saat awal melamar pekerjaan di perusahaan itu, kamu diterima sebagai Editor. Tapi saat masuk posisimu malah berubah menjadi PR.

Jangankan ada perubahan gaji, bahkan perusahaan merubah posisi pekerjaanmu tanpa ada persetujuan dari kamu sebelumnya.

Kalau kantormu menunjukkan tanda itu, lebih baik siap-siap deh untuk mengundurkan diri karena gak akan baik juga untuk karirmu ke depannya.

3. Pilih kasih

Lingkungan Kerja
Pilih kasih juga bikin bete banget (dailymail)

Jabatan sama, harusnya pekerjaan pun juga sama. Tapi kamu merasa kalau temanmu mendapatkan perlakuan khusus atau pilih kasih.

Misalnya, customer service memiliki target dalam satu hari harus menelpon calon nasabah sebanyak 50 orang.

Tapi satu orang temanmu yang sesama CS justru hanya diberi target menghubungi calon nasabah 10 orang dalam sehari.

Kamu dan rekan kerjamu sesama CS pun merasa kalau ada pilih kasih yang mencolok entah apapun alasannya.

Pilih kasih di perusahaan menjadi salah satu tanda kalau kamu berada di lingkungan kerja yang gak sehat. Yakin mau lama-lama kerja di sana?

[Baca: Kerjamu Bakal Santai dan Jauh dari Stres Kalau Ada 6 Hal Ini di Kantormu]

4. Kerja tanpa istirahat

Lingkungan Kerja
Rontok deh badan kalau lembur setiap hari (huffingtonpost)

Sebelum bergabung dengan perusahaan itu, kamu sudah diberitahukan kalau kamu akan mengedit 10 artikel sehari.

Tapi saat mulai bekerja ternyata kamu harus mengedit 20 artikel per hari, menulis artikel klien dan bahkan meng-handle sosial media klien.

Hal itu membuatmu harus bekerja lebih ekstra yang ujung-ujungnya kamu jadi pulang larut setiap hari dan bahkan tetap bekerja di akhir pekan.

Percaya atau gak, secara perlahan kamu akan merasa lelah dan secinta apapun kamu dengan pekerjaanmu, tetap kamu butuh waktu untuk istirahat dan santai sejenak menenangkan pikiran.

5. Gak ada pujian, hanya kritik

Lingkungan Kerja
Setiap hari cuma dapat kritikan doang (virgin)

Sebagus apapun pekerjaanmu, hanya kritik, kritik dan kritikan setiap hari yang kamu dapatkan.

Bahkan setiap kamu menyumbangkan ide atau gagasan, selalu ditolak mentah-mentah. Jika lingkungan kerjamu sudah menunjukkan tanda tersebut sebaiknya resign secepatnya ya.

6. Tidak diberi kesempatan mengungkapkan ide

Lingkungan Kerja
Setiap menyampaikan ide pasti ditolak (huffingtonpost)

Entah bagaimana setiap ide yang kamu sumbangkan selalu gak pernah di dengar dan bahkan seringkali kamu gak memiliki kesempatan untuk mengungkapkannya.

Tapi saat ada kesalahan, bosmu justru memarahimu karena hasil dari idenya yang kurang bagus dan gagal. Yang kayak gini mah dijauhin deh dari hidupmu.

7. Sering miss communication

Lingkungan Kerja
Ujung-ujungnya jadi salah paham mulu karna miss communication (shutterstock)

Saat meeting, si bos meminta kamu untuk mengerjakan sebuah projek. Kamu pun mencatat semuanya dengan detail.

Tapi saat pekerjaannya sudah selesai, kamu justru kena omel karena dianggap gak sesuai. Padahal kamu sudah mengerjakan sesuai dengan catatan.

Hal itu ternyata berlaku untuk pekerjaanmu yang lain. Ya, miss communication memang dapat menimbulkan salah paham yang bahkan bisa memengaruhi kinerjamu.

8. Pelecahan

Lingkungan Kerja
Kalau bos sering ‘nyentuh’ kamu, stop dia saat itu juga! (thinkprogress)

Pelecahan gak hanya berbentuk tamparan atau perbuatan fisik. Tapi pelecahan bisa dalam berbagai bentuk seperti pelecehan verbal, mental atau bully.

Jika bosmu selalu berkata kasar dan memaki kamu saat kamu melakukan kesalahan. Itu sudah menjadi tanda banget kalau kamu harus segera pergi dari sana.

Itu dia delapan kalau kamu kerja di lingkungan yang gak sehat. Gimana menurut kamu? Masih mau lanjut kerja di sana atau mencari pekerjaan baru?

[Baca: 7 Jenis Pekerjaan Ini Bikin Kamu Terus Dekat dengan Artis Idola]