Lima Tahun Lagi Indonesia Miliki 229 Bandara Baru, Ini Daftarnya

Setelah 62 bandara udara baru tuntas dibangun dalam kurun waktu lima tahun, Indonesia total akan punya 299 bandara. Wakil Menteri Perhubungan Bambang Susantono menyebut saat ini baru ada 237 bandara yang beroperasi dari Sabang sampai Merauke.
Dari total jumlah tersebut,  26 di antaranya, masing-masing 13 bandara, dikelola  oleh PT Angkasa Pura I dan PT Angkasa Pura II, sisanya dikelola oleh UPT Ditjen Perhubungan Udara.
Seperti apa fakta tentang pembangunan bandara-bandara baru tersebut? Yuk, simak di sini:

Selesai dalam lima tahun

Seorang wanita sedang melakukan check in online di bandara. Ilustrasi

“Bandara-bandara ini (yang dikelola UPT) tentunya tidak sebesar bandara di kota-kota besar, tetapi bandara-bandara ini sangat esensial untuk aksesibititas,” jelas Bambang dalam rilisnya.

“Lima tahun lagi kita akan selesaikan pembangunan bandara-bandara baru, sehingga total kita memiliki 299 bandara di Indonesia,” sambungnya.

Berada di Indonesia Timur

naik pesawat
Ketahui dulu di mana terminal keberangkatamu

Bandara baru itu akan lebih difokuskan di Indonesia Timur. Pembagian bandara secara rule of time di Indonesia yakni di Jawa dan Sumatera setiap radius 100 km, Kalimantan dan Sulawesi setiap 60 km. Lalu Maluku, Nusa Tenggara dan Papua setiap 30 km.

“Jadi dalam setiap 30 km di wilayah timur ada 1 buah bandara, terutama di wilayah Papua,” ungkapnya.
“Untuk itu kita punya banyak airstripes yang sederhana yang dapat di darati oleh pesawat dengan jenis-jenis sederhana pula, tapi itu sangat esensial mengalirkan barang dan penumpang, terutama di daerah timur,” pungkas Bambang.