Lambaikan Tangan Ke Kamera dan Minta Bantuan Konsultan Keuangan Saat…

Alex memijat kening sambil sesekali menarik nafas panjang. Oh bukan, Alex bukan sedang sakit migrain, ia sedang pusing melihat lembar demi lembar tagihan.

Selama setahun belakangan ternyata penggunaan kartu kreditnya overlimit. Ditambah lagi utang-utang ke beberapa teman juga belum terselesaikan.

“Apa yang salah ya?” Alex membatin sambil mengingat-ingat gaya hidupnya selama setahun belakangan.

Apakah kamu merasa punya masalah yang sama dengan Alex? Merasa kaget ketika kondisi keuangan morat-marit dan mulai merunut ke mana saja uang kamu pergi?

Kalau iya, mungkin sudah saatnya meminta bantuan konsultan keuangan untuk mengelola keuangan lebih baik lagi. Simak nih tanda-tanda kita harus segera meminta bantuan.

1. Tagihan kartu kredit gak kelar-kelar

bantuan konsultan keuangan
Pusingnya bisa awet banget kalo tagihan kredit gak kelar-kelar (stress / consumeraffairs)

Kartu kredit diciptakan untuk mempermudah hidup, tapi pada kenyataannya kalau gak bijak dan hati-hati menggunakan ya bisa terjerumus. Awalnya berjanji pakai kartu kredit untuk hal-hal yang darurat. Eh, lama-kelamaan kok jadi ketagihan dan sedikit-sedikit pakai kartu kredit.

Tanpa sadar tagihan kartu kredit tiap bulan hanya bisa dibayar minimum payment saja. Selama berbulan-bulan terus seperti itu. Ini tandanya kamu sudah gak bisa mengendalikan penggunaan kartu kredit secara bertanggung jawab. Sudah gagal menyesuaikan pengeluaran dengan penghasilan.

2. Tabungan segitu-gitu saja

Kerja sudah bertahun-tahun, dan gaji sudah mengalami kenaikan. Herannya, kok saldo tabungan mirip kayak jalannya siput: lambat. Emang mau, sudah lelah banting tulang tapi gak menghasilkan sesuatu yang berarti?

Masa sih hasil jerih payah bertahun-tahun gak ada sedikitpun yang bisa masuk ke pos tabungan?

3. Menghamburkan uang untuk hal yang gak penting

bantuan konsultan keuangan
Nyawer emang ngabur-ngamburin duit, tapi kalo nyawernya srebuan lima lembar mah masih aman, sett tarik mang (nyawer / whyprabowo.wordpress)

Bisa kerja dan menghasilkan uang sendiri bukan berarti jadi gak bijak dan sembrono dalam menggunakan uang. Tapi realitanya ya itu yang sering terjadi. Coba saja baca postingan medsos teman-teman.

Apalagi kalau sudah masuk tanggal tua, pasti keluhannya: “Duh gajian masih lama ya?” atau “Wah, bokek berat. Terpaksa makan mie instan nih sampai gajian.”

Kalimat-kalimat kayak gitu jelas menunjukkan ada kesalahan dengan cara kamu menggunakan uang. Harusnya evaluasi dan memperbaiki diri di bulan berikutnya, tapi kok ya diulang lagi sih?

4. Belum bisa memutuskan ikut investasi apa

Hari gini investasi sudah gak terbatas loh. Dengan modal seadanya saja kita sudah bisa jadi investor. Semuanya tinggal kembali ke yang namanya niat. Tapi, niat tanpa eksekusi ya sia-sia juga sih.

Kalau memang ingin tapi bingung, salah satu jalannya adalah konsultasi sama konsultan keuangan. Mereka bakal bantu kamu mengalokasikan penghasilan sebagian buat investasi tanpa bikin kamu jadi kekurangan uang setiap bulan.

5. Setiap bulan masih hobi ngutang

bantuan konsultan keuangan
Kalo ga kepepet-kepepet amat mending gausah ngutang deh (ngutang / pulsk)

Nah, kalau yang ini berhubungan sama point no. 3: gak bisa bijak dan membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Akhirnya, ngutang pun jadi jalan pintas.

Kebayang kan kalau setiap bulan kebiasaan kayak gini terus terulang. Bisa jadi lingkaran utang bakal kayak sinetron yang gak kunjung selesai episodenya.

Kalau sudah begini, gak perlu malu untuk meminta bantuan kepada ahlinya. Menggunakan jasa konsultan keuangan juga gak berarti keluar uang lagi loh. Banyak situs-situs keuangan yang bisa jadi panduan kamu.

Aplikasi konsultan keuangan gratis juga tersedia dengan banyak jenis. Minta bantuan teman yang mengerti soal manajemen keuangan pun bisa. Sekali lagi, semuanya dikembalikan ke pribadi masing-masing. Idealnya, setiap orang bisa menjadi konsultan keuangan bagi diri sendiri.

Tapi, saat masalahnya sudah pelik, minta bantuan kepada sang ahli bisa jadi solusi yang akan membantu kamu keluar dari masalah.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: 7 Cara Mengatur Keuangan Buat Para First Jobber]

[Baca: Punya Banyak Utang Tapi Gaya]

[Baca: Begini Cara Mengelola Utang Biar Nggak Pusing]