KTA Syariah, Emangnya Ada di Indonesia?

Setiap produk KTA alias Kredit Tanpa Agunan yang disediakan bank konvensional pasti ada bunganya. Sementara bank-bank syariah menganggap bunga itu riba dan haram. Oleh karena itu, KTA syariah hampir sulit ditemui.

Tapi jangan salah lho, Bank Permata punya produk pinjaman syariah multiguna yang sifatnya mirip KTA. Produk itu bernama Permata KTA iB Multiguna. Plafonnya gede, tenornya lama, bunganya kompetitif, dan pastinya sesuai dengan judulnya yaitu “tanpa agunan”.

Meski demikian, aturan mainnya beda banget sama bank konvensional. Tujuanmu dalam meminjam dana harus jelas, apakah itu buat haji, beli perabotan rumah, liburan, biaya pendidikan, atau misalnya renovasi rumah. Pokoknya peruntukkan dana ini cuma diperbolehkan buat kegiatan yang sifatnya gak bertentangan dengan hukum Islam.

So, buat kamu yang tertarik mengajukan KTA syariah yang satu ini, yuk kenalan dulu.

[Baca: Apply KTA, Ini 9 Alasan Kebanyakan Orang Rela Ngutang ke Bank]

KTA syariah Bank Permata VS KTA konvensional

kta syariah
Masih ada kok pinjaman yang sesuai dengan prinsip syariah (Okezone)

Perbedaan yang paling mendasar soal KTA syariah ini adalah sistem transaksi dananya. Dalam KTA konvensional, dana yang dipinjam bakal ditransfer langsung dari bank ke rekening nasabah. Tapi hal ini gak dilakukan oleh Permata KTA iB Multiguna.

Produk ini menggunakan akad Murabahah dan Ijarah. Jadi, proses transaksi yang terjadi adalah bank bakal melakukan pembayaran ke pihak ketiga, baru setelah itu kamu membayar cicilannya ke bank.

Oleh karena itu, pihak bank bakal memintamu menyertakan invoice atau tagihan yang menjadi bukti pemesanan barang dan jasa. Bank juga bakal meminta nomor rekening sekaligus nama vendor yang menjadi penyedia barang dan jasa yang bersangkutan. Ketika bukti pemesanan itu gak ada, ya otomatis pengajuan kreditmu bakal ditolak.

Dana yang kamu pinjam di Permata iB Multiguna lebih aman dan sesuai dengan keperluan. Kamu butuh beli perabotan seharga Rp 20 juta, ya kasih aja invoice-nya dan bank bakalan bayar. Kamu gak memegang dana tunai yang ditransfer oleh bank.

Lain halnya jika kamu meminjam KTA di bank konvensional. Mereka malah mentransfer uangnya ke rekeningmu, dan kamu bebas gunakan buat apa aja asal tiap bulan bayar cicilan. Besar kemungkinan kamu tergoda menggunakan uang itu buat kegiatan yang gak ada faedahnya. Sebut aja seperti belanja barang konsumtif.

Beberapa keuntungan lain yang bisa kamu dapatkan di Permata KTA iB Multiguna adalah:

  1. Gak perlu membayar uang muka alias down payment
  2. Margin: 1,15 persen perbulan atau 0,99 persen bagi nasabah lama Bank Permata
  3. Maksimal tenor hingga tiga tahun
  4. Maksimal plafon hingga Rp 300 juta

[Baca: Butuh Dana Buat Bantu Keluarga? Jaminkan aja Motormu di 4 Lembaga Keuangan Ini]

Alternatif lain selain KTA iB Multiguna

kta syariah
Mengingat gak semua bank punya KTA syariah, gadai motor juga boleh kok (Jawa Pos)

Emang sih nyari KTA syariah itu cukup sulit. Soalnya, rata-rata pinjaman syariah meminta agunan alias jaminan kepada calon nasabah.

Tapi kalau kamu emang terpaksa harus pinjam dana, dan kamu masih punya aset berupa kendaraan bermotor, bisa coba pinjaman syariah lainnya. Ada beberapa pilihan lain selain KTA iB Multiguna yang bisa dipertimbangkan, di antaranya:

1. BPRS Al Salaam

Dengan menjamin aset berupa motor, maka kamu bisa mendapatkan pinjaman dana. Dijamin praktis, cepat, tanpa riba, dan gak fluktuatif. Belum lagi ada promo yang bakal diberikan BPRS Al Salaam buatmu. Berikut detailnya.

  1. Kriteria peminjam: Harus merupakan nasabah BPRS Al Salaam
  2. Akad: Musyaraqah Mutanaqisah, Murabahah, dan Ijarah Multijasa
  3. Kriteria motor: harus memiliki BPKB, boleh dalam masih dicicil
  4. Tenor maksimal: 24 bulan (sesuai dengan usia motor)
  5. Besar plafon pinjaman: Rp 2 juta hingga Rp 15 juta

2. RAHN Pegadaian

kta syariah
Kalau gadainya di Pegadaian, udah pasti aman deh asetmu (Liputan 6)

Di pegadaian, kamu bisa memanfaatkan fasilitas RAHN alias gadai syariah. Prosesnya cuma 15 menit dan duit udah bisa cair. Selain BPKB motor atau mobil, kamu bakal diminta menggadaikan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) yang asli juga. Ini detail mengenai produk RAHN Pegadaian:

  1. Kriteria peminjam: Siapa aja boleh asal memiliki kartu tanda penduduk (KTP
  2. Akad: Ijarah
  3. Kriteria barang yang digadai: Selain BPKB, bisa juga buat perhiasan, maupun barang elektronik
  4. Tenor maksimal: 4 bulan
  5. Besar plafon pinjaman: Rp 50 ribu hingga Rp 200 juta

3. Pegadaian: ARRUM BPKB

Satu lagi nih dari Pegadaian. Namanya ARRUM. Produk yang satu ini bisa jadi alternatif buat kamu yang kesusahan cari KTA syariah, dan jelas beda sama RAHN milik Pegadaian namun sama-sama berlandaskan prinsip syariah. Yang membedakan adalah ARRUM lebih diperuntukan sebagai modal usaha.

Berikut detailnya.

  1. Kriteria peminjam: Memiliki usaha yang udah berjalan minimal satu tahun
  2. Akad: Marhun bih
  3. Syarat jaminan motor atau mobil: BPKB asli, fotokopi STNK, dan faktur pembelian
  4. Tenor maksimal: hingga 36 bulan
  5. Besar plafon pinjaman: Hingga Rp 250 juta

[Baca: Motor juga Bisa Jadi Jaminan Kredit, tapi Ketahui Dulu Seluk-beluknya]

Itulah empat alternatif pinjaman buat kamu yang menginginkan KTA syariah alias yang tanpa embel-embel bunga. Pada intinya, konsep pembiayaan syariah emang harus jelas tujuannya. Itu sebabnya mereka gak menyediakan produk-produk pinjaman seperti KTA konvensional.

Tertarik mengajukan KTA syariah? Jangan lupa sama empat lembaga ini ya.