KPR untuk Karyawan Kontrak atau Freelancer: Tiada Yang Mustahil

“Perkenalkan, saya karyawan kontrak di perusahaan swasta. Apakah status saya itu bisa mendapatkan cicilan rumah (KPR) yang murah?”

 

Itu bukan pertanyaan satu atau dua orang, tapi hampir sebagian besar yang berstatus karyawan kontrak atau freelancer. Pemikiran itu berangkat dari posisi ‘sadar diri’ karena berpenghasilan tak tetap. Maklumlah, status kepegawaian yang masih kontrak atau tak tetap di suatu perusahaan bisa menjadi masalah saat mengajukan KPR (kredit pemilikan rumah).

 

Biasanya, bank menanyakan status itu saat pengajuan KPR. Hal itu wajar mengingat bank tak mau ambil risiko uang yang dipinjamkan gagal balik lantaran si debitur tak punya penghasilan tetap selama masa tenor kredit.

 

Rumah itu bukan sekedar dua, tiga bahkan belasan juta saja. Itulah kenapa bank sangat hati-hati mencairkan kredit jenis ini.

 

Bank bakalan mempertimbangkan ‘kemampuan bayar’ si calon debitur dapat mengembalikan pinjaman plus bunga. Yup, ada besaran bunga di situ mengingat bank adalah lembaga keuangan yang mengejar profit.

 

Di saat bersamaan, KPR menjadi strategi jitu bagi golongan ini untuk mendapatkan rumah. Terlebih lagi, harga rumah dari waktu ke waktu makin naik yang sulit dikejar dengan pendapatan yang diperoleh. Sudah begitu, statusnya karyawan kontrak lagi!

 

Kadang kalau tahu begini, status karyawan kontrak bikin rendah diri dan minder ketika berhadapan dengan bank. “Bagaimana bisa yakinkan bank kalau di masa depan masih tetap punya penghasilan dengan status kontrak begini?”

 

Tak perlu patah semangat. KPR untuk karyawan kontrak atau freelancer bisa diurus asalkan tahu mensiasatinya. Kira-kira apa saja itu?

 

Sadar diri dengan harga rumah

Boleh bermimpi punya rumah mewah, tapi tetaplah injak bumi. Maksudnya, sadari dulu kapasitas keuangan dalam memilih rumah.

 

Beli rumah jangan ngayal dong mesti sesuai isi kantong
Ngayal beli rumah sah-sah aja… Tapi jangan lupa isi kantong yaa…

 

 

Meski begitu bukan berarti karyawan kontrak atau freelancer tak bisa dapat rumah mewah. Bisa saja sih asalkan sekalinya dapat penghasilan besarannya sampai ratusan juta.

 

Hanya, kebanyakan tidak demikian. Mayoritas karyawan kontrak atau freelancer pendapatannya tak beda jauh dengan yang tetap. Beda cuma di status saja. Maka itu penting untuk memilih rumah dengan harga yang sesuai dengan kemampuan keuangan masa kini dan masa depan.

 

Pastikan rasio pendapatan selalu besar dari angsuran

Meski status kontrak ataufreelancer, tapi pada pokoknya tetap punya penghasilan bukan? Nah, di sini bank akan mengukur rasio pendapatan terhadap besaran angsuran.

 

Kalau rasio pendapatan selalu besar dari nilai angsuran atau utang, bank akan mempertimbangkan permohonan KPR. Terdapat juga teori yang diakui di seluruh dunia kalau bank akan mempertimbangkan maksimal 40% dari total pendapatan.

 

Maka itu, trik terpenting bagi karyawan kontrak atau freelancer agar dilirik bank saat pengajuan KPR adalah memperbesar rasio pendapatan ini.

 

Caranya bagaimana? Pastikan tak punya utang lain di luar cicilan KPR.

 

Ingat kan kalau perencana keuangan sering mengingatkan rasio total utang itu sebaiknya tak lebih 30-40% dari pendapatan? Artinya, kalau rasio utang makin kecil maka semakin besar uang dari gaji yang bisa disisihkan untuk ditabung.

 

Jadi bukan semata-mata fokus pada minimal gaji yang sesuai dengan kriteria bank, tapi jumlah angsurannya tidak boleh melebihi uang bulanan. Jadi kalau masih punya angsuran lain, bank akan menghitung juga. Kok bank bisa tahu? Ya iyalah. Semua utang seseorang baik di bank atau leasing ada riwayat kredit baik atas nama diri sendiri atau pasangan.

 

Recehan kalau dikumpulin sampai satu tong nilainya bisa jutaan rupiah
Itung gaji… Recehan kalau dikumpulin sampai satu tong nilainya bisa jutaan rupiah

 

 

Contoh Si Dodit yang kebetulan jadi karyawan kontrak di perusahaan rental mobil.

 

Penghasilan : Rp 5.000.000

Biaya hidup : Rp 2.500.000

Kredit motor : Rp    700.000

Kredit elektronik : Rp    300.000

Sisa/ditabung : Rp 1.500.000

 

Dari rincian tersebut diketahui Dodit masih surplus Rp 1,5 juta. Meski begitu, jika dia mengambil cicilan KPR sebesar Rp 1,5 juta maka tak ada lagi pos untuk ditabung. Separuh pendapatannya habis untuk bayar kredit motor, elektronik, dan KPR.

 

Bank menilai kondisi finansial Dodit tak sehat. Lain halnya jika dia tak punya utang kredit motor dan elektronik, bisa jadi bank akan berpendapat berbeda karena pendapatannya masih tersisa Rp 1 juta. So, trik yang paling gampang adalah meniadakan dulu utang lain di luar KPR.

 

Oh ya catatan penting lagi, perlu ditekankan penghasilan itu bukan hanya yang berasal slip gaji saja. Si Dodit bisa saja melamppirkan bukti penghasilan lain di luar gajinya sebagai karyawan kontrak perusahaan rental mobil.

 

Maksudnya kalau ada penghasilan lain bisa dimasukkan asalkan ada buktinya. Gampangannya, Dodit ternyata punya kerja sambilan menulis buku. Nah, dia bisa minta tolong dengan penerbit buku untuk membuat surat perjanjian kerjasama. Pendek kata, surat itu membuktikan proyek buku itu dikerjakan Dodit. Terus tunjukkan bukti transfer uang atas upah pekerjaan sampingan itu ke bank.

 

Menabung lebih banyak untuk kurangi pokok utang

Ingat pesan Bu Guru kalao rajin menabung itu pangkal pandai
Ingat pesan Bu Guru kalao rajin menabung itu pangkal pandai

 

 

Pilih mana, menargetkan bisa bayar angsuran besar atau memperbanyak tabungan dari pendapatan yang pada gilirannya mengurangi pokok utang KPR?

 

Satu yang pasti, beban cicilan KPR bisa ditekan dengan mengurangi sisa pokok utang. Dari mana duitnya? Ya dari perbanyak tabungan.

 

Misalnya si Dodit tadi yang berpenghasilan Rp 5 juta di mana 1,5 juta untuk cicilan KPR. Sebenarnya Dodit punya sisa 3,5 juta. Bila bisa menekan biaya hidupnya hanya Rp 1,5 juta maka dia punya sisa uang untuk ditabung Rp 1 juta/bulan.

 

Nah, kumpulan duit tabungan ini bisa digunakan untuk ‘mengurangi sisa pokok utang’. Tentu dengan syarat konsisten!

 

Buru promosi kredit rumah

Mendapatkan promosi kredit memang untung-untungan. Tapi yang jelas cukup banyak bank yang getol menawarkan promosi kredit rumah. Yang paling oke tentunya promosi kredit dalam bentuk jangka waktu yang cukup lama.

 

Katakanlah bank lain tidak ada kredit yang sampai 15 tahun, mereka hanya mentok 10 tahun. Sedangkan Bank ABC menawarkan tenor sampai 15 tahun.

 

Cuma tetap dibuatkan simulasinya. Pastikan angsurannya juga murah dan besaran pendapatan masuk dalam hitungan bank. [Baca: Wajib Diketahui Seputar KPR]

 

Cari alternatif pembelian di luar KPR

Pasang mata pasang telinga siapa tahu dapat rumah nyicil tanpa bunga
Pasang mata pasang telinga siapa tahu dapat rumah nyicil tanpa bunga

 

KPR sebenarnya bukan satu-satunya jalan mendapatkan rumah idaman. Alternatif itu di antaranya skema kredit in house. Skema ini membuat calon pembeli rumah berutang langsung ke developer.

[Baca: Kenali Lebih Jauh Apa Itu Kredit in House]

 

Alternatif lainnya lewat pinjaman orangtua, saudara, atau teman. Tentu saja opsi ini sangat tergantung dari integritas dari si peminjam, khususnya kalau mau pinjam dengan teman.

 

 

Itulah beberapa opsi yang bisa dipilih karyawan kontrak atau freelancer dalam bernegosiasi dengan bank saat pengajuan KPR. Biar afdol ada baiknya terapkan tips berikut ini:

 

  1. Perbaiki catatan rekening bank. Kalau yang penghasilannya tak ditransfer, sebaiknya usahakan setor pemasukan ke rekening tabungan terlebih dulu sebelum digunakan. Bila perlu usahakan terjadi setoran berturut-turut selama 6 bulan.
  2. Kelancaran bayar utang di tempat lain. Pastikan track record kredit di bank lain atau lembaga keuangan lain dalam kondisi bagus. Jangan sampai masuk BI Checking.


Jadi jelas bukan kalau karyawan kontrak atau freelancer juga berhak mengakses KPR. Yang penting itu menunjukkan bukti nyata kalau punya penghasilan dan besarannya mencukupi untuk membayar kewajiban angsuran.

 

 

 

Image credit:

  • http://desainrumahminimalis.org/wp-content/uploads/2013/11/rumah-keren9.jpg
  • http://cdn-2.tstatic.net/tribunnews/foto/images/preview/20130727_menghitung-uang-kotak-amal_3779.jpg
  • http://smilesyariah.com/wp-content/uploads/2014/10/nabung.jpg
  • http://gambar-rumah.com/attachments/depok/2223036d1423238074-rumah-kredit-tanpa-bunga-tanpa-kpr-bank-cicil-ke-bukit-savanna-residence-tanpa-bunga-sampai-lunas.jpg