Kini Banyak Uang, Gak Nyangka 6 Artis Ini Dulunya Kerja Kayak Gini

Jadi artis emang enak. Gak cuma terkenal, tapi juga banyak duit. Kamu bisa beli apa pun yang dipingin, mulai dari kendaraan, rumah mewah, hingga mengoleksi barang-barang branded, seperti halnya para artis Indonesia.

Meski terlihat enak, tapi menjadi artis terkenal itu bukan hal yang mudah lho. Butuh perjuangan dan kerja keras banget buat meraihnya.

Bahkan mereka harus kerja dari pagi hingga pagi lagi. Belum lagi di awal-awal mereka harus merasakan pahitnya penolakan dan ikut casting naik kendaraan umum dari satu lokasi ke lokasi lainnya.

Kamu juga harus tahu kalau ada artis Indonesia yang sekarang udah tenar di mana-mana dulunya itu seorang pekerja kasar. Siapa aja mereka? Simak yuk.

1. Virzha – sales promotion boy

Penyanyi jebolan salah satu ajang pencarian bakat ini dulu sempat bekerja sebagai sales promotion boy (SPB) sebuah rokok.

Hal tersebut dilakukan buat membiayai latihan musik di sebuah studio. Pria berusia 28 tahun ini harus kerja keras buat mencapai target biar mendapatkan uang lebih.

Kini usahanya membuahkan hasil, lewat musik Virzha sukses menjadi salah satu penyanyi terkenal di Indonesia.

2. Via Vallen – penyanyi gerobak keliling

Penyanyi dangdut yang kerap dibanding-bandingkan dengan Ayu Ting Ting, Via Vallen, ternyata dulu sempat hidup miris lho. Ia pernah bekerja sebagai penyanyi gerobak keliling.

Pelantun lagu “Sayang” ini sering ikut sang ayah menyanyi dari satu kampung ke kampung lain. Gak cuma itu, Via juga pernah mengamen di jalan dan mendapatkan uang sekitar Rp 4 ribu hingga Rp 25 ribu setiap harinya.

Kini, Via menjadi salah satu artis Indonesia dengan bayaran tinggi, hingga puluhan juta Rupiah buat sekali manggung.

3. Sule – jualan ayam goreng

Ngibing heula ah #sulechannel #diedankeun #damaikan #indahkan #istikomahkan

A post shared by Sule prikitiew (@ferdinan_sule) on

Sebelum jadi komedian dan presenter terkenal, Sule sempat jadi tukang ayam goreng dan jualan baju kebaya buat menghidupi keluarganya.

Setiap harinya, pria berusia 40 tahun ini mendapatkan penghasilan cuma Rp 20 ribu. Uang tersebut digunakan buat belanja sayur, beras, serta buat jajan anak-anaknya.

Berkat perjuangan dan kerja kerasnya, Sule kini udah menjadi salah satu artis Indonesia yang hidup bergelimang harta. Bahkan dari pekerjaannya sebagai pelawak, Sule berhasil membeli rumah dan kendaraan mewah yang harganya sampai miliaran Rupiah.

4. Oppie Kumis – kuli bangunan

Sebelum live ovj bang opie wawancara dulu #selebritatrans7

A post shared by Opie Kumis Real (@opiekumis17) on

Artis Indonesia, Oppie Kumis juga sempat melakoni pekerjaan yang miris banget.

Sebelum menjadi komedian, dia ternyata pernah menjadi kuli bangunan yang cuma dibayar sebesar Rp 12 ribu dalam seminggu.

Demi membiayai hidup keluarganya, Oppie gak pernah patah semangat menjalani pekerjaannya tersebut.

Buat menambah penghasilan, pria berusia 55 tahun ini juga pernah menjadi pedagang baju dadakan.

5. Aziz Gagap – tukang koran

Mau cabut gigi..😁

A post shared by Ajis Gagap (@ajis_gagap22) on

Komedian Aziz Gagap diketahui juga pernah hidup susah dan bahkan menyedihkan. Aziz bahkan pernah menggelandang di jalan dan berjualan koran.

Setiap harinya, Aziz harus datang ke agen koran, lalu berkeliling dari rumah ke rumah. Setelah itu, ia mangkal di lampu merah hingga dagangan korannya habis.

Kini pria berusia 44 tahun ini udah wara-wiri di layar kaca dan bahkan memiliki sebuah pesantren di Bogor.

6. Caisar Aditya – tukang ojek

Hal serupa juga sempat dialami oleh komedian yang dikenal dengan goyangan hebohnya di salah satu acara sahur bulan Ramadan di stasiun televisi, Caesar Aditya.

Sebelum menjadi artis Indonesia terkenal seperti sekarang, Caesar pernah menjalani beberapa profesi, salah satunya adalah tukang ojek.

Dalam sehari, Caesar mendapatkan penghasilan cuma Rp 40 ribu. Kini Caesar bisa mendapatkan uang sampai puluhan juta Rupiah buat satu kali episode.

Itulah enam artis Indonesia yang sebelum terkenal merupakan seorang pekerja kasar. Mereka jadi bukti kalau usaha gak bakal mengkhianati hasil.