Ketahui Cara Klaim Asuransi Mobil Biar Hati Plong saat Mudik Lebaran

Musim mudik tinggal hitungan hari lagi. Kebayang dong hiruk pikuk orang balik ke kampung halaman dalam waktu bersamaan? Mau yang naik transportasi umum atau menyetir sendiri, semua merasakan perjuangan tersendiri melakoni mudik lebaran.

Sudah dipastikan Jalur Pantura maupun Jalur Selatan bakal dipadati kendaraan berpelat nomor B alias dari Jakarta. Artinya, jutaan kendaraan tumplek blek di jalur yang menghubungkan Jakarta dengan kota-kota lain di daerah itu.

Padatnya kendaraan di jalan secara matematis dapat meningkatkan potensi kecelakaan. Data dari kepolisian maupun Kementerian Perhubungan selalu memasang angka statistik kecelakan di jalan raya di musim mudik lebaran.

Masih ingatkah insiden kecelakaan yang dialami Pedangdut Saipul Jamil di Tol Cipularang saat musim mudik lebaran tahun 2011 lalu? Bukan cuma kerugian materil saja di mana mobil yang ditumpangi ringsek berat, tapi mantan suami Dewi Perssik ini harus kehilangan istrinya, Virginia Anggraeni.

Kecelakaan lalu lintas memang musibah. Dan, tiap musibah selalu membawa kerugian baik material maupun non material. Untungnya, bagi peserta asuransi, risiko kerugian yang timbul itu bisa dialihkan ke penyelenggara asuransi.

Mereka yang sudah memegang polis asuransi kendaraan bisa nyaman selama mudik lebaran. Penyelenggara asuransi nantinya yang menanggung risiko terhadap kendaraan dan penumpangnya.

[Baca: Asuransi Mobil juga Tanggung Risiko Setiap Penumpangnya]

Tapi yang perlu dicatat, risiko yang ditanggung asuransi itu ada klausulnya. Maka itu, penting banget mempelajari lagi klausul dan cara klaim asuransi mobil ketika dalam perjalanan mudik lebaran.

Berikut cara klaim asuransi mobil saat mudik lebaran.

1.Catat nomor polis

Nomor polis adalah identitas penting. Maka itu catat nomor polis sebelum berangkat mudik karena saat pengajuan klaim, nomor polis yang kali pertama ditanyakan petugas asuransi.

Cara yang praktis bisa juga polisnya difoto pakai smartphone. Kemudian, alangkah baiknya bila menginformasikan kepada penyelenggara asuransi tentang rencana mudik dengan kendaraan.

foto polis asuransi mobil dengan nomornya

Tambahan lagi, mintalah informasi seputar layanan yang ditawarkan penyelenggara asuransi selama arus mudik dan lebaran. Biasanya, penyelenggara asuransi yang bonafid memberikan layanan spesial kepada nasabahnya di musim mudik. Coba hubungi pihak penyelenggara asuransi mobilnya.

2.Pelajari Tata Cara Pelaporan klaim

Laporan klaim harus disampaikan tertanggung kepada penyelenggara asuransi. Pelajari berapa lama waktu toleransi yang ditetapkan pihak asuransi dalam pelaporan klaim.

Rata-rata pelaporan dalam rentang waktu 3X24 jam. Tapi ada beberapa penyelenggara asuransi yang memberi tenggang waktu sampai satu bulan untuk mengajukan klaim.

Bagaimana jika musibah terjadi di luar kota? Entah itu menabrak, ditabrak, atau kendaraan rusak. Segera hubungi nomor call center penyelenggara asuransi.

Tanyakan kepada petugas apa saja layanan yang tersedia jika terjadi kondisi emergency di tengah jalan. Sebutkan dengan spesifik rute-rute yang bakal dilewatin.

3. Perbaikan Kendaraan

Segera dokumentasikan atau foto segala kerusakan yang terjadi saat di jalan. Bila kerusakan kendaraan tak begitu parah seperti tergores atau penyok, tapi kendaraan masih bisa jalan, mungkin cukup melapor saja dan bisa diperbaiki sepulang mudik.

Bagaimana bila rusak parah? Segera minta informasi dari petugas asuransi seputar bengkel rekanan agar perbaikan cepat dilakukan. Kalau kebetulan di kota yang disinggahi tidak ada bengkel rekanan, biasanya pihak asuransi yang akan memilihkan bengkel yang bisa menangani kerusakan mobil.

Cuma ingat, jangan asal masukkan kendaraan ke bengkel tanpa persetujuan pihak asuransi. Bisa jadi pihak asuransi tak akan menanggung biaya perbaikan mobil tersebut.

mobil ringsek masuk bengkel

Pelaporan kerusakan atas kendaraan bisa dilakukan secara online. Penyelenggara asuransi kendaraan yang bonafid umumnya sudah punya aplikasi maupun situs khusus untuk pelaporan kerusakan.

Tertanggung cukup mencantumkan nomor polis dan mengunggah bagian-bagian yang mengalami kerusakan. Dengan begitu klaim bisa mudah diproses.

[Baca: Cara Prosedur Klaim Mobil Rusak ke Asuransi]

4. Klaim yang melibatkan pihak ketiga

Jangan langsung percaya diri mengambil alih tanggung jawab jika mengalami kecelakaan yang melibatkan pihak ketiga. Sebaiknya konsultasikan dulu dan minta persetujuan dari penyelenggara asuransi.

Kalau pun ada tuntutan ganti rugi dari pihak ketiga, ada baiknya tuntutan itu dialamatkan langsung ke penyelenggara asuransi disertai dengan berita acara pemeriksaan (BAP) dari kepolisian tentang terjadinya kecelakaan tersebut.

Bila asuransi turut menanggung korban pada pihak ketiga, maka tertanggung meminta seluruh kuintansi pengobatan untuk diserahkan ke penyelenggara asuransi. [Baca: Asuransi Ikut Tanggung Mobil yang Ditabrak]

5. Klaim Pencurian

Segera melapor bila menjadi korban tindak pencurian kendaraan ke polisi dan asuransi. Mintalah instruksi dari pihak asuransi apa yang mesti disiapkan jika pencurian kendaraan terjadi di luar kota. Sebaiknya minta tenggat waktu kepada pihak asuransi untuk melengkapi berkas kendaraan seperti STNK, BPKB, dan surat blokir dari kepolisian.

[Baca: Cara Urus Klaim Mobil yang Hilang]

 

mudik naik mobil

Itu adalah beberapa langkah yang bisa ditempuh ketika mengalami kejadian yang tak diinginkan saat mudik lebaran dan kebetulan masuk dalam tanggungan asuransi. Alhasil, sangat disarankan memilih asuransi kendaraan yang benar-benar membantu dalam menyelesaikan setiap masalah dengan cepat, mudah, dan tuntas.

Idealnya, produk asuransi yang oke itu menawarkan pilihan penyelesaian klaim: bisa dalam bentuk penggantian uang kepada tertangung sebagai kompensasi atas kerusakan kendaraan atau diperbaiki sendiri oleh pihak asuransi.

Satu hal lagi, pastikan apakah produk itu juga menanggung biaya pengobatan di tiap orang yang ada di kendaraan jika terjadi kecelakaan. Kemudian, apakah juga menanggung risiko kehilangan atas harta benda yang ikut hilang di dalam mobil saat mudik ke kampung halaman?

Image credit:

  • https://r1sthree.files.wordpress.com/2013/12/sinarmas_polis.jpg
  • http://3.bp.blogspot.com/-0Wl_Enk7HL8/VBo2Pb3hOAI/AAAAAAAAFWg/2gG5f0_vT9Q/s1600/KEPALA%2BSILINDER%2BDAIHATSU%2BXENIA%2B(5).JPG
  • http://images.jurnal.asia/2014/07/Pemudik-Mulai-Melintasi-Pantura-170714-OL-2.jpg