Kesehatan itu Investasi. Ini Akibatnya Kalau Ogah Medical Check Up

Pemeriksaan kesehatan alias medical check up sejatinya adalah hal yang perlu dilakukan semua orang.

Mengapa demikian? Karena kesehatan adalah investasi. Dan hanya lewat medical check up-lah seseorang bisa mendeteksi dini kemungkinan munculnya penyakit. Setelah itu mereka bisa melakukan antisipasi agar penyakitnya tidak memburuk di masa yang akan datang.

Namun gak sedikit pula orang yang masih ogah medical check up dan menganggap dirinya sehat. Alasannya pun beragam, ada yang karena biaya terlalu mahal, takut jarum, atau takut ketahuan terdeteksi penyakit.

Medical check up umumnya berupa pemeriksaan fisik, laboratorium, dan radiologi. Setelah kamu melakukan medical check up, pihak rumah sakit atau laboratorium akan mengeluarkan laporan kesehatanmu.

Nah lantas apa akibatnya, kalau kamu ogah melakukan ini? Sudah pasti ada risiko-risiko kesehatan yang bakal kamu tanggung. Ini dia beberapa di antaranya:

1. Gak bakal tahu kondisi kesehatan yang sebenarnya

ogah medical check up
biar gak nebak-nebak soal kondisi kesehatan, ya medical check up dong (Ilustrasi medis/Future Ready)

Ogah medical check up ya sudah pasti, gak bakalan tahu kondisi kesehatanmu yang sebenarnya. Mungkin setiap hari kamu merasa sehat-sehat saja, tapi apakah kamu tahu apa yang terjadi di dalam tubuhmu?

Bisa jadi kadar gula atau kolesterolmu tinggi tapi karena kamu gak ngontrol pola makan. Jadi jangan ngeluh kalau tiba-tiba sakit.

Ketika jatuh sakit, biaya yang harus ditanggung tentu gak murah. Apalagi buat yang gak punya asuransi. Sudah pasti harus merogoh kocek dalam untuk berobat.

2. Telat pengobatan

Risiko telat pengobatan juga bisa kamu alami jika jarang melakukan medical check up. Dan kalau sudah telat, pasti ada kemungkinan penyakit itu makin parah dan sulit diobati.

Jangan salah lho, penyakit berat seperti kanker stadium awal seringkali gak menunjukkan adanya gejala. Inilah yang mengakibatkan para penderita kanker telat diagnosis.

Dan setelah menjalani proses pemeriksaan, ternyata kankernya sudah masuk stadium selanjutnya. Akibatnya pengobatan pun makin terlambat.

Bukannya mau nakut-nakutin, tapi gak menutup kemungkinan kita bakal mengalami hal ini. Daripada telat pengobatan, lebih baik rutin medical check up bukan? Agar kita paham betul bagaimana kondisi badan kita saat ini.

3. Hidup gak sehat dan gak produktif dalam bekerja

ogah medical check up
Bayangin aja setiap hari males gerak karena lemas ternyata badan gak fit, gula darah gak stabil. Karena ogah medical check up jadi gak tahu deh kondisi sebenarnya. (lemas/Funny vs Cute)

Mengapa kesehatan seringkali dikatakan sebagai investasi? Karena ketika badan sakit, kamu bakal terhambat cari duit bukan?

Hidup gak sehat, jangan harap bisa tetap produktif dalam bekerja. Oleh karena itu banyak pula yang bilang bahwa hidup dan bekerja harus seimbang. Karena semestinya, kita bekerja untuk hidup, bukan hidup untuk bekerja.

Bekerja berlebihan jelas gak baik untuk kesehatan dan bisa membuatmu jatuh sakit. Makanya, bekerjalah dengan wajar, dan selalu periksa kondisi kesehatanmu dengan rutin.

Dengan mengetahui kondisi badan secara menyeluruh, kamu bisa mengatur pola kerja, istirahat, makan, dan olahraga yang efektif. Badan sehat, rezeki juga lancar. Setuju gak?

4. Terhindar dari komplikasi

Dalam istilah kesehatan, kamu pasti familiar kan dengan istilah “komplikasi”? Komplikasi bisa diartikan sebagai proses perubahan yang gak diinginkan. Bisa jadi penyakitnya memburuk, atau menunjukkan gejala yang lebih besar lagi dan menyebar ke bagian tubuh lainnya.

ogah medical check up
Jangan salah, ketika terkena komplikasi, biaya berobat jadi mahal belum lagi biaya obatnya itu sendiri (minum obat/masterok)

Penyakit-penyakit seperti jantung, diabetes, ginjal, atau paru-paru bisa dideteksi sejak dini lewat medical check up. Apabila sudah terkena komplikasi, proses penanganannya pun lebih rumit. Belum lagi, biaya pengobatannya juga lebih mahal.

Makanya, daripada penyakit itu berkembang jadi fatal, tentu lebih baik diobati sejak dini. Nah untuk mengetahui sejauh mana perkembangan penyakit itu, caranya adalah dengan rutin medical check up.

Gimana, sudah paham kan sama risiko-risiko yang bakal dialami jika ogah medical check up? Kamu wajib tahu lho, data WHO tahun 2013 menunjukan tingginya angka kematian pada anak muda. Tercatat lebih dari 2,6 juta anak muda usia 10-24 tahun meninggal dunia setiap tahunnya.

Nah sekitar dua per tiga dari total angka kematian itu, berkaitan dengan gaya hidup gak sehat. Antara lain merokok, kurang olahraga, dan sering mengonsumsi makanan cepat saji. Dan pastinya mereka juga cuek sama yang namanya medical check up.

Medical check up memang tergolong gak murah, tapi gak usah khawatir karena kamu masih bisa dapat diskon bila kamu melakukan pemeriksaan di Rumah Sakit Medistra. Jika pakai kartu kredit, diskonnya bisa sampai 20 persen lho.

Jadi, soal kesehatan jangan anggap enteng ya. Lakukan general medical check up dua tahun sekali bagi yang usianya kurang dari 35 tahun. Sedangkan buat yang lebih dari 35 tahun, rutin lakukan tiap satu tahun sekali.  

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Saat Dibutuhkan, Bayar Tagihan Rumah Sakit dengan 4 Kartu Kredit Ini]

[Baca: Cek Kesehatan Keuanganmu dengan Menghitung 4 Rasio Ini]

[Baca: Sebelum Menjatuhkan Pilihan, Simak Dulu Hal-hal Penting Memilih Agen Asuransi Kesehatan Ini]