Kenalan Dulu dengan KTA Sebelum Ajukan Aplikasi

Bagi yang sering berurusan dengan bank, tentunya familiar dengan produk bernama KTA (kredit tanpa agunan). Pinjaman jenis ini banyak diminati karena mudah dalam proses pengajuannya.

Nilai plusnya lagi, pinjaman cair dalam tempo relatif singkat. Bahkan ada bank yang menjanjikan pengurusan KTA hanya satu jam saja. Dengan kemudahannya ini, banyak orang tertarik mengambil KTA.

aplikasi kta
Proses pencairan KTA itu relatif cepat bahkan ada juga yang persyaratannya sangat mudah seperti hanya membutuhkan KTP (uang tunai/Tagpad)

Calon pemohon bebas menggunakan dana pinjaman dari KTA ini untuk berbagai keperluan. Misalnya saja seperti yang disebut di bawah ini.

1. Biaya pendidikan anak

2. Biaya pernikahan

3. Biaya pengobatan

4. Dalam kondisi darurat

5. Biaya liburan keluarga

6. Biaya renovasi rumah

7. Membeli produk elektronik maupun rumah tangga

Hanya saja, di balik kemudahannya, tetap harus ingat pinjaman dengan skema KTA tidaklah gratis. Calon nasabah mesti mengetahui dengan persis aturan main produk yang menawarkan pinjaman dana cepat tanpa jaminan ini. Misalnya saja berapa suku bunga yang dibebankan, jangka waktu peminjaman, besaran angsuran tiap bulan, dan biaya-biaya tambahan lainnya.

aplikasi kta
Jangan asal ajukan KTA tanpa tahu berapa suku bunga yang diberlakukan bank tersebut (ilustrasi persen/Lands and Territory)

Berikut ini yang dapat menjadi pertimbangan mengenai KTA:

1. Pengajuan KTA gampang karena bank memberi banyak kemudahan dalam produk ini

2. Pemohon bebas menentukan besaran jumlah pinjaman dan jangka waktunya. Meski begitu, bank memberi batasan maksimal pinjaman KTA rata-rata di kisaran Rp 200 juta.

3. KTA bisa jadi sumber permodalan, khususnya bagi pedagang eceran. Alasannya, keuntungan dari bisnis eceran masih bisa menutupi besarannya suku bunga KTA.

4. Mengharuskan diri belajar disiplin dalam membayar cicilan selama masa jangka waktu kredit.

5. Dapat membangun reputasi kredit sehingga suatu waktu mengajukan pinjaman di luar KTA, bank akan mudah mengabulkan karena sudah memiliki rekam jejak yang baik.

Setelah mantap dengan pertimbangan itu, barulah melangkah mencari KTA yang sebisa mungkin menawarkan suku bunga rendah. Luangkan waktu ekstra memilah-milah berbagai produk KTA dari berbagai bank. Ini sesuai dengan prinsip konsumen yang selalu mencari yang ‘paling murah’.

Langkah berikutnya adalah bagaimana meyakinkan bank agar bersedia mengucurkan KTA. Syarat-syaratnya pun relatif mudah dipenuhi. Besaran angsurannya pun relatif bisa disesuaikan dengan kemampuan keuangan pemohon. Suku bunganya tergantung dari jangka waktu angsuran.

Kadang kala, justru pihak bank yang aktif menawarkan KTA kepada nasabahnya. Biasanya bank menyeleksi nasabah yang memiliki saldo di rekening yang mencukupi. Langkah ini sengaja diambil bank untuk meminimalisir risiko kegagalan bayar dari nasabah.

Satu anjuran lagi, sebelum mengajukan KTA pastikan dulu tidak ada beban utang lain yang mesti dilunasi. Jangan sampai kemudahan mendapatkan KTA malah membuat hidup bergelimang angsuran. Toh tujuan dari KTA itu sendiri adalah solusi mengatasi masalah keuangan, bukan menambah masalah.

aplikasi kta
Kalau sedang terjerat utang, jangan ajukan KTA. Nanti kamu sendiri yang pusing (terjerat utang/Wallet Hub))

Bijak dalam mengambil keputusan hukumnya wajib. Perlu dicatat, kredit itu bisa diibaratkan api. Jika salah menangani, bakal membuat hidup terbakar utang. Sebaliknya, bisa memanfaatkan dengan baik maka kredit itu menjadi jalan menuju kesuksesan.

Di saat bersamaan, bank pun juga ingin hubungannya dengan nasabah bisa langgeng sampai kapan pun. Itu juga berarti bank bisa mendapatkan keuntungan pula dari hubungan tersebut karena bisa menyalurkan kredit ke orang yang tepat.

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kamu Boleh Ngajuin KTA Kalau…]

[Baca: Buat yang Lagi Butuh Dana, Ini Dia 5 Produk KTA dengan Bunga Terendah]

[Baca: Bijakkah Ambil KTA Buat Keperluan Konsumtif?]