Kembali Bekerja Setelah Lama Vakum Jadi Ibu Rumah Tangga, Siapin 6 Hal Ini Buat Kejar Ketinggalan

Siapa bilang perempuan itu lemah? Walau secara fisik seringkali dianggap lebih lemah dari kaum pria, kalau urusan mental sih bisa diadu!

Lihat deh para perempuan yang mampu menjalankan dua peran sekaligus dengan jadi seorang ibu dan wanita karier. Contohnya, Menteri Kelautan dan Perikanan RI Susi Pudjiastuti dan Menteri Keuangan RI Sri Mulyani.

Masih banyak lagi lho perempuan-perempuan hebat di luar sana, yang bermental baja dan berani berkarier meskipun sudah berkeluarga. Bahkan ada juga yang sudah lama berhenti kerja karena ingin fokus membesarkan anak, berani balik ke kantor supaya produktif lagi.

Nah, kalau kamu termasuk golongan perempuan yang terakhir, pantas nih berbangga diri karena berani mengambil keputusan besar itu.

Kembali bekerja setelah lama vakum jadi ibu rumah tangga memang bukanlah hal yang mudah. Banyak hal-hal yang perlu diperhatikan agar keputusan ini gak berujung bencana atau penyesalan. Apa aja yang harus dipersiapkan? Berikut ini di antaranya:

1. Persiapan fisik

Dengan kembali bekerja, ibu jadi punya dua kerjaan yaitu mengurus anak dan bekerja di kantor. Nah mulai deh mempersiapkan fisik biar gak kaget.

bekerja setelah lama vakum
Satu, dua, ayo semangat bu joggingnya hehehe (Jogging / blogspot)

Seminggu sebelum mulai kembali bekerja, biasakan berolahraga ringan setiap pagi. Gak perlu yang heboh, joging keliling komplek perumahan selama 30 menit juga cukup. Atau mau rutin ikut kelas aerobik atau yoga juga boleh. Yang penting olahraga, supaya badan fit dan gak gampang capek.

2. Persiapan mental

Nyiapin mental sebelum kembali ngantor juga gak kalah penting. Setelah bertahun-tahun jadi “bos” di rumah untuk mengurus keluarga, kini ibu dituntut buat mengikuti aturan perusahaan di kantor.

Buang jauh-jauh sifat baper alias terlalu sensitif saat dikritik, baik sama atasan, rekan kerja atau klien. Jangan cepat down atau putus asa saat banyak kerjaan atau menghadapi kendala. Jangan langsung panik juga, apalagi stres waktu menjelang deadline.

Satu lagi nih, gak usah merasa minder sama rekan-rekan kerja yang kerjanya lebih cepat dan lebih muda. Justru jadikan ini motivasi agar terpacu buat bisa perform lebih baik.

3. Update skill dan pengetahuan

Bertahun-tahun vakum dari dunia kerja pasti banyak perubahan yang terjadi. Baik itu terkait industrinya, cara kerja, budaya kerja, dan lain-lain. Makanya, penting banget buat update skill dan pengetahuan begitu mau balik kerja lagi.

kembali bekerja setelah lama vakum
Gak ada kata terlambat buat belajar ya! (Belajar di Kelas / blogspot)

Coba pelajari lagi ilmu-ilmu yang dulu pernah didapat ketika kerja. Praktekkan lagi, supaya nanti gak gagap pas balik kerja. Baca-baca juga perkembangan terakhir soal industri dan teknologi yang terkait dengan industri yang kamu geluti.

4. Melatih manajemen waktu

Punya peran baru sebagai wanita karier sekaligus ibu rumah tangga, otomatis pengaturan waktu yang baik juga jadi tantangan. Tugas ngurus keluarga sebisa mungkin gak terabaikan.

Walau anak sudah besar dan bisa ditinggal di rumah sama asisten rumah tangga, tetap saja seorang ibu harus memantau aktivitas sang anak.  

Di saat yang bersamaan, perempuan yang berkarier juga harus bisa profesional menjalankan semua tugas dan tanggung jawab. Nah, di sinilah peran manajemen waktu yang baik jadi sangat penting.

Ibu yang berkarier sudah pasti harus pintar membagi waktu antara kerja dan keluarga. Sebisa mungkin, kedua aspek ini harus bisa berjalan beriringan dan seimbang. Saat di kantor, fokus dan konsentrasi dengan pekerjaan itu harus. Tapi ketika di rumah, keluarga adalah yang utama.

kembali bekerja setelah lama vakum
Mau jadi ibu bekerja?Siapa takut ya bu! (Ibu Bekerja / livingwellspendingless)

Memutuskan kembali bekerja setelah lama vakum tentu memerlukan banyak penyesuaian. Tapi ini bukan hal yang mustahil untuk dilakukan kok. Banyak yang sudah membuktikan dan bisa menjalaninya dengan baik. Selama ada kemauan, di situ pasti ada jalan kan?

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Tantangan Buat Working Mom Mengembangkan Karier]

[Baca: Moms Mau Resign dan Jadi Entrepreneur Miliki 6 Hal Ini Dulu Deh]

[Baca: Mau Jadi Working Mom yang kerja Remote Pertimbangkan 5 Hal Ini]