Kamu Belum Cocok Pensiun Dini Kalau Belum Checklist Poin-Poin Ini

Mengambil pensiun dini bukan sekadar menuntut nyali gede, tapi juga pertimbangan supermatang. Jelas dong mengingat ini berkaitan dengan masalah ‘hidup mati’ kebutuhan keuangan keluarga di masa depan.

 

Praktis, keputusan untuk pensiun jauh sebelum masa pensiun tiba mesti menakar keuntungan dan risiko. Misalnya saja kesanggupan hidup tanpa gaji yang rutin di dapat tiap bulan. ukan hanya itu saja. Siapkah juga kehilangan benefit lain selama jadi karyawan seperti asuransi kesehatan, tunjangan Jamsostek, dan lain sebagainya.

 

Artinya, keputusan pensiun dini bukan semata-mata faktor lingkungan kerja yang sudah tak mendukung karir, sulit berkompetisi, atau mungkin karena masalah kesehatan.

 

Itulah kenapa, memutuskan pensiun dini memerlukan pertimbangan supermasak. Maka itu, ketahui dulu daftar poin di bawah ini sebelum mendeklarasikan diri ‘pensiun dini’.

 

Takar dulu untung rugi pensiun dini

Cobalah jabarkan dengan detail risiko yang dihadapi saat putuskan pensiun ini. Utamanya kehilangan penghasilan rutin. Lalu fasilitas dari kantor seperti asuransi atau tunjangan spontan pasti tak lagi dinikmati. Dari sisi psikis bisa mengalami demotivasi lantaran tidak ada lagi aktivitas rutin.

 

Meski begitu, pensiun dini juga menguntungkan. Pastinya dapat pesangon di muka dengan nilai yang lebih besar ketimbang pesangon pensiun pada umumnya. Berikutnya, punya waktu yang fleksibel dan tak lagi patuh pada aturan jam kerja kantor. Bisa juga pensiun ini menjadi titik tolak untuk mengembangkan talent di bidang lain.

 

Tentukan sumber penghasilan di masa depan

Sebaiknya jangan mengandalkan pesangon sebagai modal hidup di masa yang akan datang. Sesegeralah cari sumber penghasilan baru. Bila usia masih produktif, tak ada salahnya mencoba bisnis baru atau pekerjaan lain yang jam kerjanya lebih fleksibel. Tujuannya agar dana pesangon tidak habis untuk kebutuhan sehari-hari.

 

Mencari penghasilan baru sangat tergantung dengan kebutuhan keuangan keluarga dan gaya. Jika anak-anak sudah beranjak besar dan tak membutuhkan lagi biaya pendidikan, mungkin opsi mencari penghasilan bukan prioritas.

 

pensiun 1

 

Tapi alangkah baiknya sebelum putuskan pensiun dini sudah punya deretan investasi yang tinggal dinikmati. Entah itu dalam bentuk reksa dana, properti, atau emas. Setidaknya itu mencukupi untuk living cost sehari-hari.

 

Penggunaan pesangon dari pensiun dini

Pastinya kaget tiba-tiba dapat duit pesangon dengan nilai yang ‘berlimpah’. Sebaiknya jangan lama-lama kagetnya. Buru-buru siapkan daftar perencanaan penggunaan dana dari pesangon tersebut.

 

Seringkali mereka yang dapat pesangon dari pensiun dini belum siap atau malah belum tahu bagaimana memanfaatkan pesangon tersebut. Perlu diingat, meski sudah pensiun, tapi life still go on! Masih ada hari esok yang membutuhkan duit.

 

Biar tak tergagap-gagap, ada baiknya sudah punya rencana keuangan terhadap dana pesangon sebelum memutuskan ambil program pensiun dini. Misalnya membaginya dalam beberapa item untuk dialokasikan ke instrument investasi.

 

Hal ini sebagai bentuk antisipasi agar uang pesangon tak habis dalam sekejab untuk kebutuhan

yang jauh dari kata produktif.

 

Porsi Utang

Seringkali orang suka lalai sama utang ketika ambil pensiun dini. Inilah perlunya mempertimbangkan total porsi utang. Hitung dengan seksama apakah besaran utang itu nantiny akan menggerus dana pesangon. Lebih aman lagi bila saat pensiun dini diputuskan sudah merdeka dari utang.

 

Lebih baik buang jauh-jauh ide untuk membayar utang dari pesangon. Perlu ditekankan, dana pesangon itu idealnya digunakan untuk menambah aset kekayaan bukan untuk dialokasikan bayar utang.

 

pensiun dini 2

 

Kesimpulannya, pensiun dini bisa jadi pilihan menarik tapi mengandung risiko. Risiko di sini dimaksudkan bila keputusan keluar dari kantor saat ini tanpa strategi yang matang. Jangan sampai niat pensiun dini agar hidup lebih sejahtera malah sebaliknya.


Tak jarang lho orang yang merasa jadi kaya mendadak berkat duit pesangon lalu hidup boros. Jangan sampai yaa!!

 

 

 

Image credit:

  • http://www.semangatindo.com/wp-content/uploads/2015/08/pensiun.png
  • http://www.dayamandiri.co.id/images/upload/File/pelanggar%20bisa%20penjara.jpg