Jangan Patah Arang Cari Kredit Rumah yang Murah dan Gak Bikin Kere!

Di mana lagi ya bisa cari rumah murah? Ini menjadi pertanyaan klasik bagi yang berpenghasilan maksimal Rp 3,5 juta atau mentok-mentok Rp 5 juta.

Maklumlah, tak ada yang bisa menjamin banderol rumah di Indonesia itu bisa dikendalikan. Setahun bisa empat sampai lima kali naiknya. Itu baru dari segi harga, belum lagi memikirkan suku bunga KPR atau kredit rumah (*Ref 1).

Cuma jangan berkecil hati. Tetap ada kok rumah murah di luar sana yang bisa dilirik. Tinggal tahu strategi cari kredit rumah murah.

[Baca: Beli Rumah Murah di Jakarta Masih Bisa Kok, Gini Caranya]

Lalu usahakan tinggalkan cara lama dengan mengandalkan informasi dari iklan di media massa, googling, atau mendatangi pameran perumahan. Bagaimana pun, cari rumah murah itu ibarat jarum dalam jerami.

Atau dengan kata lain, cari rumah murah itu butuh waktu ekstra untuk survei keliling wilayah. Kenapa? Karena rumah murah tak bakalan terpublikasikan.

Biar efektif dalam pencarian, siapkan rute ke perkampungan-perkampungan yang masih bisa diakses mobil. Jalannya tak perlu beraspal mulus, asal yang penting lebarnya membuat mobil bisa masuk.

Ini penting mengingat kalau menebusnya dengan KPR. Bank akan mewajibkan rumah yang bisa diajukan kredit berlokasi di tepi jalan yang tembus mobil.

Bagaimana menemukan rumah murah di sekian luas wilayah? Langkah awal adalah mencari kawasan yang sedang berkembang. Banyaknya minimarket bisa menjadi indikatornya.

Selain itu, perhatikan juga apakah ada pembangunan jalan, perumahan, atau infrastuktur lainnya. Itu cukup menjadi penanda menyasar kawasan itu sebagai target perburuan rumah.

[Baca: 5 Lokasi Investasi Tanah yang Patut Dilirik]

Lazimnya di kawasan itu banyak perumahan bergaya town house. Maksudnya perumahan yang jumlah unitnya kurang dari 20-an.

Lantaran luas lahannya sempit dan developer ingin mendapat untung tinggi, mereka hanya membangun rumah yang di bawah tipe 36. Developer ini cepat menjual rumah yang dibangun sehingga harganya cukup miring. Atau kalau hoki, bisa mendapat rumah seken di sekitarnya.

Jika sudah mendapatkan rumah yang diincar, berikutnya adalah survei kredit pemilikan rumah (KPR). Lebih mudahnya langsung melihat simulasi KPR.

[Baca: Sudah Dapat Rumah yang Dimau? Perhatikan Kelengkapan Suratnya]

Di situ akan tertera dengan gamblang gambaran KPR yang bisa menyesuaikan dengan profil keuangan. Bila rumah sudah murah harganya, biasanya uang muka atau down payment juga lebih terjangkau.

Langkah ini lebih baik daripada memelototi satu-satu brosur dari bank yang menawarkan KPR rumah dengan klaim kredit rumah murah. Atau ada pula bank yang menyosorkan tawaran kredit rumah tanpa dp (down payment).

Cari cicilan kredit rumah yang gak bikin miskin

Oh ya satu lagi, jika ingin cicilan lebih ringan bisa menyimak juga bagaimana mendapatkan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP). Fasilitas ini cukup membantu mengorting beban cicilan bulanan karena pemerintah menanggung sebagian bunga cicilan. Ingat ya, FLPP bukan subsidi untuk mengurangi harga jual rumah.

Kabarnya pemerintah akan menaikan batas harga rumah subsidi atau rumah/rusun dalam program FLPP. Belum diketahui pasti kapan FLPP itu akan direvisi. Ada baiknya buruan mencari rumah dari sekarang agar masih bisa mengajukan FLPP dengan aturan lama.

Terus satu lagi, sangat dianjurkan rumah yang dalam status kredit untuk diasuransikan karena bagaimana pun juga, rumah adalah aset yang wajib dilindungi. Nah, bagaimana?

Apa kini Anda makin semangat untuk mencari kredit rumah murah?. DuitPintar.co siap membantu Anda dalam mewujudkan keinginan Anda untuk memiliki rumah idaman dengan harga yang terjangkau. Be smart with your money with DuitPintar.com!

*Ref 1: http://www.bi.go.id/id/perbankan/suku-bunga-dasar/Default.aspx