Jangan Harap Pinjaman Cepat Cair Kalau Kamu Gak Punya 5 Syarat Ini

Beda dulu, beda sekarang. Mengajukan pinjaman kini gak lagi ribet dan nunggunya pun juga gak lama. Apalagi sekarang para fintech berlomba-lomba menawarkan pinjaman dana cepat.

Syarat yang diminta pun juga gak menyita banyak waktumu. Soalnya semua bisa diproses lewat smartphone-mu yang canggih.

Tinggal instal aplikasinya, terus ikuti apa aja yang diminta. Kemudian tunggu, dan begitu disetujui, pinjamannya nanti dikirim ke rekening kamu.

Wow, beneran secepat itu? Namanya aja pinjaman dana cepat. Jadi gak usah heran kalau prosesnya gak sampai berminggu-minggu apalagi berbulan-bulan.

Tapi, pengajuan temanku kok gak disetujui ya, padahal si pemberi pinjaman ngakunya bisa kasih pinjaman dana cepat? Dari banyaknya orang yang mengajukan pinjaman, pasti ada kok yang gak disetujui.

Kasus kayak begini terjadi apabila orang tersebut setelah dinilai sana sini, ternyata gak masuk kriteria. Gimana pun juga pemberi pinjaman ogah kasih pinjaman ke sembarang orang.

Kalau sampai lalai, bisa terjadi yang namanya kredit macet nantinya. Dampaknya, si peminjam pusing mikir gimana balikin pinjaman. Sementara si pemberi pinjaman rugi karena pinjamannya gak balik-balik.

Emang kriteria-kriteria yang kayak gimana yang bakal dikasih pinjaman dana cepat? Tanpa berlama-lama lagi, cari tahu aja yuk lewat ulasan di bawah ini.

1. Gak cuma KTP, tapi juga lengkapi dokumen lainnya

Pinjaman dana cepat
Kalau ajukannya cuma modal KTP doang mah gampang (tempo)

Maksudnya gimana nih, bukannya ditulisnya cukup tunjukan KTP? Iya, emang benar mesti tunjukan KTP, tapi ini sebagai syarat utama. Selebihnya, kamu harus lengkapi dokumen-dokumen yang diminta buat ajukan pinjaman dana cepat.

Dokumen-dokumen pelengkap yang diminta tersebut nantinya kamu upload dalam bentuk gambar atau dokumen digital semisal PDF lewat smartphone kamu.

Karena itu, kamu sebelumnya harus udah siapkan NPWP, foto diri, rekening bank atas nama diri, slip gaji, SPT Tahunan PPh, dan kartu keluarga.

Kenapa dokumen-dokumen tersebut diminta agar proses verifikasinya bisa berlangsung cepat. Nah, seandainya dianggap layak, tanpa perlu berlama-lama lagi, kamu bakal dapat kabar mengenai pengajuanmu: disetujui atau ditolak.

2. Bayar cicilan gak pernah absen

Dulu bayar cicilan telat mulu, bahkan sering banget absen, siap-siap aja kalau pengajuan pinjaman dana cepat yang kamu minta nanti prosesnya lama atau malah ditolak. Nah lho?

Perlu kamu tahu, lembaga keuangan yang ada di Indonesia, termasuk fintech wajib saling bertukar informasi melalui SLIK OJK. Di sana riwayat atau histori kredit kamu tercatat kalau kamu pernah ambil pinjaman sebelumnya.

Dari SLIK OJK inilah, pemberi pinjaman bisa tahu kamu bayar cicilannya lancar atau bolong-bolong. Terus ada score yang menunjukkan seberapa kualitasnya kamu sebagai debitur.

Misalnya aja kamu dapat score 1, itu berarti lancar. Dapat score 2, itu berarti dalam perhatian khusus. Score 3 berarti kurang lancar, score 4 berarti diragukan, dan score 5 berarti macet.

Buat pastikan kamu gak bermasalah dalam urusan utang piutang, coba aja datang ke Kantor OJK terdekat buat menanyakan apa kabarnya histori kredit kamu. Kalau bingung, kamu bisa baca-baca dulu informasinya di sini.

3. Ajukan pinjaman 30 persen dari gaji

Pinjaman dana cepat
Jangan biarkan utang memborgolmu karena kelebihan ambil utang (merdeka)

Di mana-mana idealnya nih ajukan pinjaman itu maksimal 30 persen dari gaji per bulan yang kamu terima. Bukannya apa-apa nih. Meminjam juga mesti wawas diri.

Udah tahu gajinya minimum, masa pengin dapatkan pinjaman maksimum? Emangnya yakin banget sanggup bayar cicilan per bulannya?

Coba aja dihitung. Pasti besaran cicilannya sampai harus ngorbanin alokasi buat dana darurat, tabungan, investasi, dan asuransi kamu. Bukan sekadar cerita nih bila hari depanmu bakal melarat gara-gara bayar utang. Ini sih jadi kaya gak, jatuh miskin iya. Emangnya kamu mau?

Karena itu, kamu perlu realistis saat isi nominal angka pinjaman dana cepat yang diminta. Iya sih nilai pinjaman segitu jauh dari harapan. Tapi coba deh dipikirkan. Daripada gak dapat pinjaman sama sekali, mendingan dapat walau nilainya cuma setengah. Iya kan?

4. Gampang dihubungi

Setelah semua proses di aplikasi udah dilalui, kamu tinggal tunggu aja buat dihubungi. Makanya penting banget nih memberi nomor yang benar ketika diminta input data buat ajukan pinjaman dana cepat.

Asal tahu aja, pemberi pinjaman mau kasih pinjaman karena kamu gampang dihubungi. Dengan gampangnya kamu dihubungi, pemberi pinjaman percaya kamu itu orangnya kooperatif.

Terus gimana tuh dengan orang-orang yang suka gonta ganti nomor? Bukannya bakal susah dihubungi kalau bayar cicilannya nunggak? Sekarang ini gonta ganti kartu prabayar gak segampang yang dikira.

Sejak adanya kewajiban registrasi kartu prabayar yang dibikin Pemerintah. Peluang buat menyalahgunakan nomor handphone kemungkinan kecil terjadi.

Dengan begitu, aksi penipuan yang kerap terjadi bisa berkurang. Sebab jika ada laporan, polisi dengan mudahnya melacak pelaku penipuan.

5. Gak terindikasi lakukan aktivitas yang mencurigakan

Pinjaman dana cepat
Ruginya main judi yang gini. Pengajuan pinjaman bisa ditolak (netralnews)

Jangan aneh-aneh di smartphone kamu. Boleh-boleh aja kamu anggap peringatan ini sebagai angin lalu. Tapi nanti jangan sampai nyesal ya. Gara-gara abai peringatan ini kamu gak dapat pinjaman dana cepat.

Adanya aplikasi pinjam uang emang memudahkan kamu dalam ambil pinjaman. Jauh lebih dari itu, pemberi pinjaman dapat mencari tahu informasi-informasi yang mereka perlukan dari smartphone kamu.

Di sinilah canggihnya teknologi sekarang ini. Suka gak suka, aktivitas yang selama ini kamu lakukan di smartphone kamu, rekamannya bisa dilihat penyedia aplikasi, termasuk pemberi pinjaman. Dari riwayat browsing, isi sosmed, lokasi, transaksi, dan sebagainya bisa diketahui.

Karena itu, begitu si peminjam diketahui doyan main judi online, udah dipastikan mustahil dapat pinjaman.

Adanya kriteria-kriteria di atas jangan disalahartikan bikin siapa pun sulit dapat pinjaman ya. Tujuannya dari awal baik kok, yaitu supaya gak ada yang merasa dirugikan dari urusan pinjam meminjam.

Andai kata kamu gak masuk di salah satu kriteria, perbaiki deh mumpung masih ada kesempatan. Misalnya aja nih score kredit kamu jelek. Cari tahu kenapa bisa jelek.

Kalau karena telat bayar, mulai dari sekarang bayar cicilanmu tepat waktu. Siapa tahu ketika mengajukan pinjaman dana cepat, hasilnya sesuai harapanmu. Moga-moga informasi yang udah disampaikan tadi bisa bermanfaat buat kamu.