Jangan Hanya Tebar Foto, Ini Trik Optimalkan Bisnis di Media Sosial

Perkembangan teknologi terlebih media sosial yang semakin pesat jika digunakan dengan positif akan memberikan dampak yang luar biasa, terutama dalam bidang bisnis.

Saat ini hampir semua pelaku bisnis dari usaha kecil menengah (UKM) hingga pebisnis besar pun menggunakan media sosial sebagai upaya mereka menarik perhatian konsumen.

Selain untuk promosi dan branding, media sosial juga digunakan untuk menjalin interaksi atau engagement antara pemilik bisnis dengan target konsumennya dan mengetahui selera konsumennya.

Tak jarang, pelaku bisnis online lebih booming dibandingkan dengan bisnis offline. Nah, kalau kamu sedang berupaya membuat bisnis online, gak ada salahnya yuk kita intip strategi penjualan ini.

Jaring Konsumen

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Rumah Denim (Custom Jeans MTO) (@comic_jeans) on

Seperti yang dilakukan Muhammad Ali Akbar Taufani, pemuda kelahiran Jakarta, 12 Maret 1990 telah membuktikan bahwa penggunaan media sosial dalam berbisnis sangatlah efektif menjaring konsumen.

Dengan bisnis Rumah Denim and Jeans yakni pembuatan celana jeans secara custom, Ali sangat memanfaatkan media sosial sebagai bagian dari promosi dan kampenye bisnis miliknya dengan branding comic jeans.

“Untuk sejauh ini penting, penting banget, selama ini iklan pasti selalu dari media sosial, jadi orang orang kalau baru diiklanin pasti langsung ramai (order),” kata Ali saat berbincang dengan MoneySmart.id di Outlet Rumah Denim, Veteran Bintaro, Jakarta, belum lama ini.

Promosi Potongan Harga atau Diskon

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Rumah Denim (Custom Jeans MTO) (@comic_jeans) on

Ali menceritakan, usahanya sering menggunakan media sosial saat melakukan potongan harga atau diskon dalam pembuatan celana custom.

“Kita pernah adain diskon 70 persen, itu antreanya kaya antre sembako. Jadi media sosial itu penting karena dapat tanggapannya cepat,” jelas Ali.

Usahanya saat ini menggunakan media sosial berbagai platform, mulai dari Instagram, Facebook, WhatsApp, hingga Line.

“Sejauh ini media sosial perlu dikembangin lagi, misalkan Youtube kita belum sampai kesana, sejauh ini Instagram efektif banget,” ungkapnya.

Penentuan Lokasi Cabang Usaha

Kini usaha yang dirintisnya sejak tahun 2011 telah memiliki 5 outlet, mulai dari Reni Jaya, Pamulang, Veteran Bintaro, Gandaria City, Bekasi, dan memiliki 42 karyawan.

“Kalau omzet paling tinggi jujur aja ada di partai besarnya, karena kalau order satu brand ratusan, minimal puluhan. Kalau omzet outlet paling tinggi di cabang Bintaro. Total omzet gak nentu, kadang Rp 500 juta, atau Rp 1 miliar, gak nentu, kalau lagi sepi sepi Rp 300 juta sampai Rp 400 juta,” ungkapnya.

Bahkan, dalam menentukan lokasi cabang outletnya, Ali pasti menggunakan media sosial untuk mendapatkan interaksi dan respon dari target konsumennya.

“Sebelum buka cabang kita polling di Instagram, kita kasih pilihan nama lokasinya, yang mana yang tinggi hasilnya kami bukan cabang di sana, seperti Bekasi,” kata Ali.

Sedangkan dari rentang harga celana jeans yang ali tawarkan dari yang termurah Rp 140.000 per celana hingga Rp 900.000 per celana.

Nah gimana? Mulai dari sekarang gunakan media sosialmu dengan bijak dan untuk kegiatan yang bermanfaat ya. Terlebih untuk meningkatkan potensi bisnis yang sedang dijalankan.

Selamat berbisnis!