Jangan Cuma Jadi Ajang Pergaulan, Pahami Dulu Manfaat Ikut Arisan

Arisan? Ih itu kan buat ibu-ibu yang gak ada kerjaan bok! Pasti seruan kayak gini nih yang sering keluar saat kamu diajak arisan. Bayangan yang mungkin juga ada di benak kita adalah sekumpulan ibu-ibu yang asyik duduk manis sambil ngopi-ngopi cantik dan ngemil plus ngegosip.

 

Apa sih arisan itu? Arisan itu intinya sekelompok orang, minimal 10 orang yang berkomitmen untuk bayar sejumlah nominal tertentu setiap bulannya. Lalu nama peserta akan ditulis di secarik kertas yang digulung dan dimasukan di dalam kaleng atau gelas.

 

Iya sih, arisan memang identik dengan ibu-ibu atau perempuan, tapi mungkin sudah saatnya kamu menepis pandangan itu. Asal kamu tahu nih, cowok-cowok kantoran juga main arisan loh. Bahkan uang arisan mereka banyak yang gak main-main, minimal Rp 1 juta per orang.

 

Bayangin aja kalau minimal 10 orang yang ikut berarti setiap arisan dikocok, nama yang keluar bakal bawa pulang uang cash Rp 10 juta. Wow, lumayan banget kan. Mirip kayak nabung sih, cuma sistemnya aja yang beda.

 

[Baca: Tambah Tabungan Mommies Lewat 7 Tips Menghemat Uang Belanja Bulanan Ini Yuk]

 

 

Manfaat Ikut Arisan

Kegiatan arisan gak negatif kok. Gak berarti harus selalu disamakan dengan kegiatan kumpul-kumpul sambil ngegosip. Masih gak yakin kalau ikut arisan ada untungnya?

 

1. Arisan bisa jadi salah satu ajang bersosialisasi dan interaksi yang bagus loh. Jangan jadikan ajang untuk ngerumpiin orang lain, tapi ajang untuk lebih mengenal. Toh, manusia memang diciptakan sebagai mahluk sosial yang gak bisa hidup sendiri.

2. Buat yang lagi buka usaha, lewat arisan kita juga bisa mempromosikan jasa atau produk yang kita jual. Kenal banyak orang gak ada ruginya sama sekali kan, syukur-syukur bisa nambah income.

3. Susah nabung? Arisan bisa jadi salah satu cara efektif juga buat ‘maksa’ nabung tiap bulan. Karena setiap bulan setiap peserta wajib menyetorkan sejumlah uang. Kalau uang gak disetor ke kordinator arisan hingga hari H, maka haknya buat menang arisan ditiadakan di bulan itu.

4. Uang yang terkumpul dari arisan juga bisa banget dijadiin sumber dana darurat. Banyak di antara kita yang masih sulit kan menyisihkan sebagian dari penghasilan untuk pos dana darurat. Padahal pos yang satu ini gak kalah penting loh.

 

manfaat ikut arisan

Kumpul bareng warga gak apa-apa kok asal jangan rumpi and gosip ya bu-ibu hehehe

 

 

Manfaat Ikut Arisan Buat Dana Darurat

Oke, sekarang kita fokus di manfaat arisan buat dana darurat. Tahu kan kalau sistem arisan itu setiap bulan nama peserta yang sudah bayar akan diundi. Nama yang keluar itulah yang akan membawa uang arisan.

 

Komit dulu dari awal kita ikutan arisan yaitu untuk manfaatin uang hasil arisan sebagai dana darurat saja. Jangan lupa diri ya. Wajar sih kalau dapat arisan pikiran kita langsung tertuju ke belanja, belanja dan belanja. Sekarang jangan deh.

 

Kita gak pernah tahu ada keperluan mendadak apa yang bisa menimpa di kemudian hari. Apalagi kalau sudah berkeluarga. Pos dana darurat untuk keperluan yang seperti ini biasanya terabaikan. ‘Ah gampang, nanti ambil dari tabungan saja’ atau ‘Ah gampang, kan bisa minjem.’

 

[Baca; Manajemen Keuangan Suami Istri yang Sama-sama Kerja Tapi Tanpa Ngikutin Ego Yaaa]

 

 

Amit-amit sih terkena musibah atau keadaan darurat. Tapi, yang namanya kejadian darurat itu bakalan datang tanpa permisi. Kita gak boleh mengandalkan belas kasihan orang lain saat tiba-tiba butuh dana untuk kebutuhan darurat tersebut. Kenapa gak sih sedia payung sebelum hujan.

 

Kalau tabungan yang seharusnya untuk kebutuhan masa depan tandas sebelum waktunya apa gak miris tuh. Pinjam duit juga opsi sih, tapi kan harus dibayar kembali loh. Lebih baik kebiasaan pinjam duit tuh gak sering-sering biar gak numpuk utang.

 

manfaat ikut arisan

Jangan langsung heboh belanja pas dapet duit segepok, nanti udahannya nyesel, nangis kayak adegan sinetron

 

 

Kembali ke arisan, semisal peserta arisan 10 orang dengan iuran masing-masing Rp 500 ribu per bulan. Total uang arisan yang bakal dibawa peserta yang menang adalah Rp 5 juta. Saat kita sudah komit menjadikan uang arisan sebagai simpanan dana darurat, nego saja dengan teman-teman peserta lain. Nego gimana tuh?

 

Jadi gini, salah satu manfaat ikut arisan itu peserta bisa saling berkompromi kok. Jika ada yang namanya keluar tapi kebetulan belum butuh, nama bisa dimasukan kembali atau diserahkan ke peserta lain yang sedang butuh.

 

Sebenarnya ada opsi lain, saat nama kamu keluar ya tetap ambil saja uang arisan yang kamu menangkan pada saat itu. Lalu simpan dalam tabungan. Ingat, jangan digunakan buat belanja-belanji ya. Tujuan awal kan dana itu adalah sebagai dana darurat.

 

[Baca: 5 Cara Memaksimalkan Keuangan Buat yang Niat Mewujudkan Rencana Masa Depannya]

 

 

Sekarang tinggal pilih, kira-kira kamu bisa gak komit dan tetap menyimpan uang arisan sampai ada kebutuhan darurat. Kalau dirasa gak bisa ya gunakan cara nego tadi saja.

 

Dana menang arisan juga bisa sih kamu kembangkan supaya dapat keuntungan lebih. Tapi ini bisa dijalankan kalau kamu punya kemampuan investasi jangka pendek, seperti reksa dana pasar uang atau untuk modal jualan online shop misalnya.  


 

So, jangan langsung antipati lagi ya sama yang namanya arisan. Selama kita bisa memaksimalkan manfaatnya, gak salah kok ikutan arisan.

 

 

 

Image Credit:

  • https://rutanrangkasbitungnews.files.wordpress.com/2010/10/arisan-rutin-di-kediaman-para-pegawai.jpg
  • http://cdn-media.viva.id/thumbs2/2012/08/09/7225-0_663_382.jpg