Jangan Asal Memelihara, Pertimbangkan Juga Budget Merawat Hewan Kesayangan

Punya hewan peliharaan memang menyenangkan. Rumah jadi berasa lebih ‘berpenghuni’. Bisa tertawa karena tingkah lucu dan usil si hewan, sebal karena pup sembarangan, sampai menyalurkan hobi.

 

Cuma jangan lihat dari sisi itu saja. Merawat hewan kesayangan juga menuntut tanggung jawab.

 

Bagaimana pun, hidup mereka tergantung sama kita. Dari makanan, tempat tinggal, kesehatan, dan lain sebagainya.

 

Kadang sisi ini yang dilupakan sebagian orang. Mereka maunya melihat hewan karena dasar keinginan belaka. Bahkan di lain pihak, tak jarang orang memelihara hewan piaraan karena faktor status sosialnya.

 

Coba bayangkan, apa enggak dipuji kalau di rumah punya ikan koi berharga jutaan rupiah. Terus apa enggak busungkan dada karena tetangga tahu hewan piaraannya macam anjing Rottweiler yang banderolnya di atas Rp 100 juta.

 

Ketika putuskan punya ‘anggota keluarga’ hewan piaraan itu, apakah sejak awal sadar bakal ada konsekuensi biaya yang mesti dikeluarkan? Jadi hukumnya wajib mikir perencanaan keuangan untuk merawat hewan kesayangan.

 

[Baca: 5 Cara Memaksimalkan Keuangan Buat yang Niat Mewujudkan Rencana Masa Depan]

 

Mau tahu rinciannya biaya apa saja yang bakal habis untuk keperluan si meong, si guguk, atau apalah namanya itu? Simak baik-baik ya.

 

Biaya makanan

Beli makanan hewan piaraan itu enggak murah. Sebagai contoh makanan kucing merek Eureka kemasan 1,5 kg mendekati Rp 100 ribu.

 

Sedangkan Friskes dengan kemasan 3 kg banderolnya Rp 150 ribuan. Kalau si meongnya ngambek dan ganti menu, praktis makanannya minta diganti. Ini sama saja keluar biaya lagi.

 

merawat hewan kesayangan

 Kalau hewan kesayangan memiliki nafsu makan yang besar, siap-siap merogoh kocek lebih dalam ya

 

 

Itu baru contoh kucing ya. Beda lagi harga makanan anjing, ikan, burung, dan yang lainnya. Artinya, biaya makanan hewan piaraan bisa habiskan Rp 200-300 ribu per bulan. Makin rakus si piaraan, alhasil makin besar biaya makanannya.

 

Biaya kesehatan

Yakin hewan piaraan sehat selamanya? Enggak yakin kan. Makanya ada dokter hewan.

 

Ketika sakit, pastinya sebagai majikan yang baik, membawa ke dokter hewan. Bahkan bisa saja ke dokter hewan bukan karena si hewan lagi sakit, tapi untuk vaksinasi atau cek up kesehatan setahun sekali.

 

Tarif dokter hewan enggak murah juga. Tarifnya tergantung dari jenis tindakan yang diambil.

 

Misalnya kalau cek up bisa kena Rp 300 ribuan. Belum lagi kalau dapat resep obat atau vitamin. Praktis, biayanya bisa membengkak lagi.

 

Biaya mainan dan perlengkapan

Ini sebenarnya lebih pada keinginan untuk ‘menyenangkan’ si hewan piaraan. Misalnya anjing, dikasih mainan tulang dari karet. Kalau hamster, butuh kinciran agar dia bisa berlari-lari dengan riang gembira.

 

merawat hewan kesayangan

Hewan kesayangan seperti anjing misalnya, butuh mainan juga biar nggak bosan

 

 

Belum lagi biaya untuk perlengkapan. Ingat ya, hewan piaraan juga menuntut perlengkapan tertentu. Sebut saja rantai dan kalung untuk anjing.

 

Sedangkan kandang hamster harganya paling murah Rp 100 ribuan. Kucing? Pasti butuh tempat tidur yang nyaman dong.

 

Biaya perawatan

Nah, ini yang bisa bikin isi dompet langsung tipis. Sekali mampir ke salon hewan bisa habis ratusan ribu rupiah. Besaran biayanya tergantung sama hewan yang dipelihara.

 

Biaya perawatan anjing berbulu, kucing anggora, pastinya beda sama kelinci. Tapi estimasinya di antara Rp 200-500 ribuan.

 

Biaya penitipan

Ketika orang serumah pergi dalam jangka waktu lama, siapa yang mau merawat hewan piaraan? Paling logis adalah menitipkan ke Pet Care.

 

Ini enggak gratis. Pasti ada biayanya yang tergantung dari jenis hewan piaraan.

 

Tarif pet care yang bagus kisarannya mulai dari Rp 75 ribu per hari. Biaya itu sudah termasuk makanan, tempat tinggal, dan perawatan selama dititip.

 

Bisa saja titip ke tetangga. Tapi cara ini bakal merepotkan tetangga dong.

 

[Baca: Para Mommies, Ini Ada 13 Ide Bisnis di Bulan Ramadan. Dipilih, dipilih, dipilih..]

 

merawat hewan kesayangan

 Selama bepergian, nggak mungkin kan hewan kesayangan ditinggal di rumah begitu saja

 

Biaya denda

Punya hewan piaraan bisa bikin seseorang kena kasus hukum lho! Tak percaya? Simak deh berita-berita di televisi ketika ada pihak-pihak yang dirugikan hewan piaraan seseorang mengadu ke penegak hukum.

 

Misalnya anjing atau kucing suka pup di teras rumah orang, kambing makan tanaman di teras rumah tetangga, dan contoh lainnya. Ini artinya, ketika punya hewan piaraan ada tanggung jawab hukumnya juga.

 

Dalam KUHP (Kitab Undang-undang Hukum Pidana) pasal 490 dijabarkan tanggung jawab pidana pemilik hewan piaraan ketika merugikan orang lain. Jika terbukti merugikan, maka hukumannya dipenjara maksimal sampai enam hari atau denda paling besar Rp 300 ribu.

 

Sudah jelas kan kalau anggaran untuk hewan peliharaan enggak sedikit. Tentunya besaran biayanya tergantung dengan jenis hewan piaraan. Setidaknya penjabaran biaya itu bisa jadi pertimbangan sebelum punya hewan piaraan.

 

Bagaimana pun, punya hewan piaraan menuntut komitmen. Bukan sekadar komitmen menyayangi dan mengasihi saja, tapi juga komitmen keluarkan duit dari dompet untuk mengurusnya.

 

[Baca: Jajal Keuntungan Memelihara Ikan Mas Koi Yuk, Bisa Nambah Duit Hingga Lebih Dari Rp 10 Juta]

 

 

 

Image credit:

  • http://media.gopego.com/media/news/2012-11/16/gopego_pintofeed.jpg
  • http://imgc.allpostersimages.com/images/P-473-488-90/29/2900/HLKPD00Z/posters/peggy-koyle-border-collie-puppy-playing-with-toy.jpg
  • http://intheknowpr.org/wp-content/uploads/2014/10/petcare.jpg