Iuran BPJS Kesehatan Naik? Jangan Bete Dulu, Ada Perbaikan Layanan Kok

Duh, iuran BPJS Kesehatan buat peserta mandiri sudah dipastikan naik per 1 April 2016. Jadi tambah berat deh beban hidup ini.

 

Ehm, gak perlu lebay gitu deh. Memang, naiknya iuran BPJS Kesehatan berarti pengeluaran juga ikut bertambah. Tapi naiknya gak sampai dua kali lipat, kok.

 

Kenaikan ini hanya berlaku buat peserta mandiri, ya. Yang bayar iuran sendiri. Bukan pekerja yang membayar BPJS patungan dengan perusahaan tempat ia bekerja.

 

Menurut Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016, kenaikan iuran tersebut dirinci sebagai berikut:

  1. Ruang perawatan kelas III dari Rp 25.500 menjadi Rp 30.000 per bulan (naik Rp 4.500).
  2. Ruang perawatan kelas II dari Rp 42.500 menjadi Rp 51.000 per bulan (naik Rp 8.500).
  3. Ruang perawatan kelas I dari Rp 59.500 menjadi Rp 80.000 per bulan (naik Rp 20.500).

Lihat, kenaikan terbesar dialami peserta BPJS Kesehatan kelas I sebesar Rp 20.500. Sedangkan yang terkecil adalah peserta kelas III yang cuma Rp 4.500.

 

Sementara iuran BPJS naik, harga bahan bakar minyak (BBM) turun lho. Meski bisa juga nanti tiba-tiba naik lagi karena terpengaruh banyak faktor.

 

Iuran BPJS Kesehatan Naik

Walaupun naik jangan bete gitu juga keleus. Ada kenaikan harga juga ada perbaikan kok

 

 

Selagi harga turun, kita manfaatkan momen ini sebaik-baiknya. Tapi prinsip hidup hemat mesti tetap dijalankan, ya. Bukan lantas bisa berleha-leha ke mana-mana naik kendaraan pribadi.

 

[Baca: Mau Mengurangi Kebiasaan Boros? Coba Mulai dari 4 Hal Ini!]

 

Selain itu, pemerintah menjanjikan sesuatu yang pastinya diidam-idamkan masyarakat yang sering pakai BPJS. Tahu dong gimana kebanyakan pelayanan petugas kesehatan terhadap pengguna BPJS.

 

Yang sering terjadi dan dikeluhkan adalah pengguna BPJS ditelantarkan. Dibilang ruang perawatan penuh semua, jadi harus dirawat di bangsal.

 

Bahkan sampai ada yang meninggal di lorong rumah sakit. Padahal semestinya semua pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan.

 

Namun, dengan naiknya iuran ini, pemerintah berjanji akan ada perbaikan sederet layanan bagi peserta BPJS. Apa saja yang akan dijamin dalam BPJS dengan terbitnya aturan baru ini? Lihat daftarnya di bawah ini:

 

1. Pelayanan kesehatan tingkat pertama

Pelayanan ini meliputi kesehatan non-spesialistik alias umum. Yang dilayani antara lain konsultasi medis, pengobatan, serta tindakan medis baik operatif maupun non-operatif.

 

Selain itu, pelayanan yang dijamin antara lain:

  • Obat
  • Bahan medis sekali pakai
  • Pemeriksaan penunjang diagnostik laboratorium tingkat pertama
  • Rawat inap sesuai dengan indikasi medis

Iuran BPJS Kesehatan Naik

Gak gitu juga kali. Dengan adanya BPJS itu udah membantu banget!

 

2. Pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjutan

Pelayanan ini mencakup kesehatan spesialistik alias khusus. Sama dengan yang pertama, pelayanan meliputi pemeriksaan, pengobatan, serta konsultasi dan tindakan medis spesialistik.

 

Pelayanan lain yang dijamin adalah:

  • Obat
  • Bahan medis sekali pakai
  • Rehabilitasi medis
  • Pelayanan darah
  • Kedokteran forensik klinik

Selain kedua poin di atas, ada sederet pelayanan yang dijamin, yakni:

  • Pelayanan jenazah pasien yang meninggal di fasilitas kesehatan
  • Keluarga berencana
  • Rawat inap non-intensif
  • Rawat inap di ruang intensif
  • Alat bantu kesehatan, jika dianggap diperlukan

Bahkan kita juga bisa mendapat penyuluhan kesehatan perorangan. Melihat poin tersebut, berarti kita bisa meminta disuluh misalnya mengenai bahaya kanker.

 

[Baca: Share 10 Hal Penting Seputar Kanker Ini, Lebih Berguna daripada Berita Gosip!]

 

Dalam soal pelayanan KB, yang bisa kita nikmati antara lain:

  • Pelayanan konseling
  • Kontrasepsi, termasuk vasektomi dan tubektomi

Segala fasilitas itu akan bisa dinikmati berkat terbitnya Peraturan Presiden Nomor 19 Tahun 2016. Ditambah lagi ada janji bahwa pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS seluruhnya akan lebih baik.

 

Itulah sebabnya, gak perlu bête menghadapi kenyataan bahwa iuran BPJS Kesehatan naik. Tapi ya, dengan harapan janji-janji di atas bukan hanya sekadar janji palsu.

 

[Baca: Iuran BPJS Hangus Kalau Gak Dibayar Berbulan-bulan? Masa Sih? Terus Gimana?]

 

Jika pelayanan BPJS masih gitu-gitu aja, gak mengherankan kalau masih banyak warga yang malas ikut. Soalnya, kalau dibandingkan dengan layanan asuransi swasta yang bergerak di bidang sama, layanan BPJS kalah jauh.

 

Iuran BPJS Kesehatan Naik

Tuh, udah praktis kan. Bayar BPJS aja bisa di mini market

 

 

Jadinya banyak yang rela membayar lebih untuk ikut asuransi. Sebab manfaatnya udah jelas kerasa dan mereka tentu gak mau main-main.

 

Taruhannya reputasi coy. Gak mungkin lah perusahaan asuransi memepertaruhkan nama baik dengan tidak melayani pelanggan sebaik-baiknya.

 

Kalau BPJS? Hmmm… Semoga saja benar pelayanan akan menjadi lebih baik.

 

[Baca: Untungnya Kita Sudah Bisa Merasakan Koordinasi Manfaat BPJS Kesehatan dengan Pihak Asuransi Swasta, Nih Buktinya!]

 

 

 

Image credit:

  • https://aws-dist.brta.in/2016-03/original_700/0_0_1000_665_cff50eca996a8551598aad52c35d188c8072802b.jpg
  • http://3.bp.blogspot.com/-OIG9l8-56RI/VofbmzcEh9I/AAAAAAAAAKg/GoB9VPPQ22Y/s1600/demo-bpjs-di-karimun.jpg
  • http://katadata.co.id/public/media/images/thumb/2015/10/02/2015_10_02-18_29_43_445f966d2ba119521024759e1e4ca7c6_620x413_thumb.jpg