Investasi Saham Vs Reksadana Saham, Ini Perbedaannya!

Menambah kekayaan sekarang caranya makin gampang. Bahkan bisa dilakukan oleh semua kalangan, termasuk yang bergaji di bawah Rp 5 juta. Ya, apalagi kalau bukan investasi.

Selain investasi emas batangan, kini investasi saham juga banyak dilirik orang. Alasannya karena return-nya tinggi.

Sayangnya, gak sedikit juga dari mereka yang tidak mengetahui cara bermain investasi saham dan seringkali dianggap sama dengan reksadana saham.

Padahal dua jenis investasi itu berbeda lho. Meski sama-sama bermain di saham sih.

Akan tetapi, para ahli menyarankan buat kamu yang masih pemula dan pengin nyemplung bermain saham, sebaiknya memilih reksadana saham ketimbang investasi saham.

[Baca: Buat Pemula, Ini Panduan Investasi Saham dari Ahlinya]

Memang apa sih yang membedakan antara investasi saham langsung dan reksadana saham? Berikut tujuh perbedaannya:

1. Pengelola dana

investasi saham
pengelola dana (kontan)
  • Saham

Dana dikelola langsung oleh investor. Tapi kamu bisa meminta nasihat dari pialang untuk bermain saham. Karena dana dikelola sendiri, maka kamu harus menyiapkan waktu untuk memantau pergerakan saham. Kamu juga harus paham betul teknik bermain saham agar untung yang diraih bisa maksimal.

  • Reksadana saham

Dana akan dikelola oleh manajer investasi. Kamu tinggal duduk anteng, dan nunggu uangmu beranak pinak deh. Jadi, gak perlu tuh sebentar-sebentar mengecek pergerakan saham.

2. Tingkat risiko

investasi-saham
Tingkat risiko (okezone)
  • Saham

Tingkat risiko investasi saham memang lebih tinggi ketimbang reksadana saham. Terlebih bagi investor pemula ya. Pasalnya, semua keputusan investasi ada di tangan investor itu sendiri, misalnya kapan waktu yang tepat untuk jual atau beli saham.

  • Reksadana saham

Tingkat risiko reksadana saham lebih rendah dibanding investasi saham langsung. Pasalnya, danamu akan dikelola oleh manager investasi yang memang sudah berpengalaman dalam mengelola investasi. Jadi, kamu gak perlu khawatir, terutama kalau kamu adalah investor pemula.

[Baca: Ini Dia 10 Reksadana Saham Terbaik Kuartal I 2018, Yuk Dipilih!]

3. Return

investasi-saham
Return investasi saham dan reksadana saham (analisasaham)
  • Saham

Karena dana dikelola sendiri, maka kamu gak perlu mengeluarkan uang untuk membayar fee agen pengelola. Kamu umumnya hanya perlu membayar fee untuk online trading dan biasanya sekitar 0,1 persen hingga 0,3 persen.

Selain itu, investasi saham langsung juga potensi mendapatkan return yang lebih tinggi karena bisa menentukan sendiri ingin investasi di mana. Tapi dengan catatan, investornya sudah paham cara bermain saham.

  • Reksadana saham

Karena dana dikelola oleh manajer investasi, maka kamu akan dikenakan fee untuk agen pengelola tersebut.

Selain itu, biasanya kamu juga akan dikenakan potongan setiap akan melakukan penarikan dana. Berbeda dengan investasi saham, karena dikelola sendiri atau tidak ada pihak ketiga, maka keuntungan bisa kamu nikmati sendiri.

4. Minimum investasi

investasi-saham
Minimum investasi (lanotiziaweb)
  • Saham

Buat kamu yang pengin nyemplung bermain investasi saham langsung, maka minimum uang yang harus kamu siapkan untuk pembukaan rekening biasanya sekitar Rp 5 juta. Tapi patut dicatat ya, nominal segitu sebaiknya gak lebih dari 5 persen total kekayaanmu.

  • Reksadana saham

Yang menarik dari reksadana saham adalah kamu bisa mulai investasi dengan bujet minimal Rp 100 ribu. Bahkan ada sekuritas yang menawarkan minimum investasi sebesar Rp 50 ribu lho. Jadi, kamu gak perlu mengeluarkan uang gede untuk memulai investasi.

5. Pajak

investasi-saham
Pajak (portalinvestasi)
  • Saham

Untuk investasi saham, maka kamu akan dikenakan pajak final sebesar 0,1 persen dari nilai penjualan saham yang sudah termasuk dalam biaya penjualan. Gak hanya itu, kamu juga akan dikenakan pajak final sebesar 10 persen kalau dapat dividen.

  • Reksadana saham

Menurut Bareksa, reksadana merupakan salah satu produk investasi yang tidak dikenakan pajak. Akan tetapi, kamu tetap harus melaporkan keuntungan reksadana ke dalam laporan SPT Tahunan.

6. Proses pencairan dana

investasi-saham
Proses pencairan dana (csulfinance)
  • Saham

Karena investasi saham dikelola langsung oleh investor atau tidak melalui pihak ketiga, maka saat pencairan dana, kamu tidak akan membutuhkan waktu lama sampai dana masuk ke rekeningmu.

  • Reksadana saham

Sementara itu untuk reksadana saham, proses dana masuk ke rekeningmu akan membutuhkan waktu karena kamu menggunakan agen pengelola atau manajer investasi. Biasanya sekitar lima hari kerja.

7. Keleluasaan memilih saham

investasi-saham
Keleluasaan memilih saham (analisasaham)
  • Saham

Kamu dapat leluasa memilih saham apa yang ingin dibeli atau menentukan portofolio saham yang kamu inginkan.

  • Reksadana saham

Untuk reksadana saham, karena dana dikelola oleh manajer investasi, maka kamu gak memiliki kuasa untuk memilih mau investasi di saham apa aja. Pasalnya, semua keputusan ada di tangan manajer investasi.

Lalu apa kesimpulannya?

investasi-saham
investasi saham vs reksadana saham (blograndom-ku.blogspot)

Sebenarnya investasi saham dan reksadana saham itu sama-sama dikenal dengan high risk high return, artinya keuntungan dan risikonya sama-sama besar.

Jadi, keputusan ada di tanganmu. Kalau kamu pengin investasi yang gak bikin pusing dalam hal risiko dan mengambil keputusan kapan harus jual atau beli serta lebih mudah membuat perencanaan keuangan, maka reksadana saham adalah pilihan yang tepat.

Sedangkan untuk kamu yang bisa menganalisa saham atau tahu bagaimana cara bermain saham dengan tepat sehingga memiliki potensi keuntungan yang lebih tinggi, kamu bisa memilih investasi saham langsung.

Nah, itu dia beberapa perbedaan antara investasi saham langsung dengan reksadana saham. Jadi, yang mana pilihanmu? Yuk, investasi dari sekarang!

[Baca: Investasi Saham Gak Menakutkan Kok, 5 Seleb Ini Aja Berani!]