Investasi Emas Gak Cuma Batangan atau Perhiasan, Ini Lho Jenis Emas Lainnya

“Don’t put all your eggs in one basket”. Orang yang melek investasi pasti akrab banget sama nasihat itu. Intinya, diversifikasi dalam berinvestasi adalah kunci untuk menghindari risiko.

Satu dari sekian banyak alternatif investasi itu adalah emas. Logam mulia ini banyak disukai bukan karena sekadar kinclong, tapi juga nilainya yang terus merangkak naik dari waktu ke waktu.

Sayangnya, orang kebanyakan tahunya berinvestasi emas itu berupa batangan atau perhiasan saja. Padahal, nun jauh di luar sana masih banyak jenis-jenis investasi emas yang bisa dipilih.

Sekadar buat tambah-tambah pengetahuan nih, kenalan yuk sama jenis-jenis investasi emas.

Emas batangan

Investasi Emas
Kalau dikasih beginian sampai 1 ton mau gak? (emas batangan/orori)

Kalau yang satu ini rata-rata sudah tahu. Investasi emas jenis ini jadi favorit banyak orang. Gampang dibeli sekaligus gampang dijual. Bahkan bisa dapat untung jangka pendek jika harga emas lagi naik.

Alasan lain orang sukai emas batangan adalah karena ada jaminan. Tiap pembelian emas batangan selalu disertai sertifikat keaslian plus beratnya. Emas batangan produksi Antam biasanya paling mendominasi investasi jenis ini.

Emas perhiasan

Nilai lebih dari investasi emas perhiasan ada pada fungsinya yang bisa ‘dipakai’. Tak heran kalau kaum hawa paling doyan sama emas jenis ini.

Hanya yang perlu ditekankan, berinvestasi emas perhiasan baru bisa dirasakan keuntungannya dalam jangka panjang.  Pastikan saat menjualnya, harga emas bisa menutupi ongkos beli.

Koin emas

Koin emas ternyata banyak rupanya. Misalnya ada yang berupa koin emas cetakan, koin emas mata uang, koin emas kuno, dan lain-lain. Di Indonesia sendiri dikenal koin emas ONH (Ongkos Naik Haji) dan koin emas dinar produksi PT Antam.

Perlu diperhatikan, membeli koin emas dikenai pajak pertambahan nilai (PPN). Adanya pajak ini yang membuat orang kadang enggan memiliki.

Meski begitu, koin emas tetap punya daya tarik, khususnya bagi para kolektor. Mereka percaya suatu saat nanti, harga koin emas bakal lebih tinggi jika sudah berstatus barang langka.

Sertifikat emas

Investasi Emas
Gak cuma emas batangan lho, yang beginian juga bisa dikatakan sebagai investasi (sertifikat emas/nvestasi emas)

Berinvestasi emas tak melulu berupa wujud barangnya, tapi cukup kantongi selembar kertas yang jadi bukti kepemilikan emas.

Nilai plus dari sertifikat emas adalah lebih aman karena menekan risiko kehilangan. Selain itu, gak perlu pikirkan keluar duit buat sewa deposit box seperti kalau punya emas secara fisik.

Reksa Dana Emas

Reksa dana emas bisa menjadi opsi berternak duit tanpa harus memiliki emas secara fisik. Keuntungan dari investasi emas jenis ini berasal dari perdagangan emas fisik maupun transaksi saham perusahaan pertambangan emas.

Exchange Trade Fund Emas

Sekilas exchange trade fund emas mirip-mirip dengan reksa dana emas. Tapi pembedanya ada di transaksinya, di mana jual belinya dilakukan di lantai bursa. Jadi memang prosedur transaksinya sedikit lebih rumit ketimbang jual beli emas secara fisik.

Emas kuno

Emas kuno banyak macamnya, tapi kebanyakan berbentuk koin. Kelebihannya ada pada nilai historisnya sehingga nilainya sulit distandarisasi. Makin kuno dan usianya yang berabad-abad, makin mahal nilainya.

Investasi Emas
Kalau dapat warisan barang seperti ini, simpan saja, jangan cepat-cepat dijual (emas kuno/tribun)

Itulah mengapa jenis emas ini lebih banyak diburu kolektor ketimbang investor pada umumnya. Selain sulit didapat, peminat emas kuno harus punya dana besar untuk memilikinya.

Emas lokal

Produksi emas di Indonesia gak dimonopoli Antam saja. Di luar sana banyak industri yang memproduksi emas. Rata-rata skala industrinya kecil. Berbeda dengan emas Antam yang punya standar harga, emas lokal nilainya berbeda-beda tergantung dari kadarnya.

Nah, itulah jenis-jenis investasi emas yang bisa dipilih. Memang harus diakui, investasi emas menjadi favorit orang. Hanya jangan lupa sama nasihat di awal tulisan ini. Ketika niat berinvestasi, sangat disarankan jangan terlalu membabi buta sama di satu produk saja.

Betul emas itu aman, tapi di luar sana masih banyak instrumen investasi yang tak kalah menarik. Jadi kenapa takut mencoba investasi di luar emas?

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Simak Plus Minus Investasi Emas Batangan vs Koin Emas]

[Baca: Untung atau Rugi Beli Emas secara Kredit]

[Baca: Berinvestasi Emas Makin Gampang, Cukup Modal Rp 5 Ribu]