Investasi Emas dengan Modal 600 Perak? Coba 5 Aplikasi Ini Deh

Investasi emas adalah jenis usaha yang dipilih cukup banyak orang, Selain sederhana, investasi logam mulia ini dinilai minim risiko.

Alasan lainnya tentu aja harga yang selalu naik dari tahun ke tahun. Enam tahun lalu, harga emas per gramnya ada di angka Rp 577 ribu. Sekarang? Udah Rp 645 ribu.

Ini alasan kenapa menunda investasi emas sebetulnya ada ruginya juga. Alasannya sih banyak banget. Padahal sih ya, investasi emas sekarang itu gampang banget.

Di sela-sela kesibukan, kamu masih tetap bisa investasi emas secara online. Ini bisa terjadi karena sejumlah startup membuat aplikasi yang memungkinkan seseorang berinvestasi emas hanya bermodalkan jempolnya aja.

Terhitung ada lima aplikasi online yang menyediakan layanan ini. Apa aja? Yuk baca ulasannya.

1. Indogold

investasi emas
Indogold (@indogoldid)

Pengin investasi emas cuma bermodalkan Rp 600 perak? Coba deh investasi di Indogold. Di samping modalnya kecil, investasinya dapat dilakukan secara online.

Udah mengantongi sertifkat dari Antam, Indogold.com merupakan platform digital yang menawarkan kemudahan dalam trading emas. Gak cuma menyediakan emas Antam, Indogold juga menyediakan emas King Halim, emas UBS, perak HMVBullion, dan perak SRH.

Registrasi menjadi pengguna Indogold gak dikenakan biaya alias gratis. Ditambah lagi gak ada tuh yang namanya biaya administrasi selama nabung emas di sini. Biayanya sebatas kalau kamu narik emas aja. Uang ini buat menebus biaya produksi.

Berminat investasi di Indogold? Langsung aja registrasi di situsnya atau install aplikasinya yang tersedia di Google Play Store dan App Store.

2. Emasdigi

investasi emas
EmasDigi (@EmasDigi)

Kalau beli emas satu gram masih mikir-mikir, kenapa belinya gak yang lebih kecil aja? Di Emasdigi, investasi emas bisa dimulai dengan membeli 0,01 gram aja.

Jangan diartikan 0,01 gram di sini benar-benar dalam wujud emas dengan berat 0,01 gram lho ya. Tapi kamu mencicilnya mulai 0,01 gram hingga nantinya jadi satu gram dan seterusnya.

Emasdigi sendiri merupakan platform jual beli emas yang udah terdaftar di Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti). Bedanya Emasdigi dibandingkan yang lain, harga emas yang dijualnya mengacu harga Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia atau ICDX.

Ada biaya yang harus kamu setorkan selama investasi. Buat transaksi, kamu bakal dikenakan dua persen dari nilai jual. Terus ada biaya cetak emas sebesar lima persen dari nilai emas.

Selain lewat website, kamu juga dapat berinvestasi di Emasdigi lewat aplikasinya yang tersedia Google Play Store dan App Store.

3. Tamasia

investasi emas
Tamasia (@tamasia_id)

Emangnya nabung di bank aja yang bisa syariah, investasi emas juga ada lho. Tamasia bisa jadi pilihan buat kamu yang pengin investasi emas syariah.

Mulai resmi meluncur pada Oktober 2017, Tamasia menjadi platform jual beli emas syariah pertama di Indonesia. Dalam penyediaan emas fisik, Tamasia menggandeng PT Antam sebagai mitra. Jadi emas yang dijual di sini benar-benar dijamin kualitasnya.

Di Tamasia kamu dapat berinvestasi mulai dari Rp 10 ribu. Tamasia juga menawarkan program cicilan emas dari lima gram hingga 500 gram. Tenornya sendiri mulai dari enam bulan hingga 36 bulan. Gak sampai di situ, Tamasia bahkan menawarkan program reseller dengan profit sharing 50:50.

Saat ini Tamasia udah tersedia dalam bentuk aplikasi di Google Play Store dan App Store.

4. e-mas

investasi emas
e-mas (@emas.apps)

Investasi emas dengan modal Rp 10 ribu juga ditawarkan e-mas. Investasi di sini, kamu ditawarkan dengan beberapa keuntungan, seperti pembelian emas dalam jumlah kecil, jual yang lebih cepat, dan harganya real-time.

Mulai ada sejak September 2017, e-mas merupakan bagian dari platform jual beli perhiasan Orori. Berinvestasi di e-mas, kamu sama sekali gak dikenakan administrasi. Kamu cukup membayar sekitar Rp 186-Rp 5.000 per penarikan.

Kalau tertarik investasi di e-mas, langsung aja install aplikasinya di Google Play Store atau App Store.

5. Pegadaian Digital

investasi emas
Pegadaian Digital (pegadaian)

Gak pengin ketinggalan, Pegadaian berinovasi dengan memberikan layanan tabungan emas secara online. Aplikasinya bisa di-download di Google Play Store dan App Store.

Buat berinvestasi di Pegadaian, kamu perlu mempersiapkan identitas diri semisal KTP, SIM, atau Paspor. Kamu juga harus mengisi formulir pembukaan Rekening Tabungan Emas.

Kamu bakal dikenakan Rp 10 ribu sebagai biaya administrasi, dan biaya titip emas selama 12 bulan, nominalnya Rp 30 ribu. Sementara biaya cetaknya disesuaikan dengan berat emas.

Itu tadi lima startup yang memberikan layanan investasi emas dengan modal minim. Ada salah satunya yang bikin kamu tertarik?

Biar investasi emas kamu menguntungkan, berinvestasilah pada waktu yang tepat. Perbanyak update informasi seputar emas tiap harinya.

Sama seperti investasi saham, belilah saat harga emas turun dengan membanding-bandingkan dengan harga-harga sebelumnya.

Perlu diingat, investasi emas ini investasi jangka panjang. Jadi kamu mesti sabar kalau pengin rasakan untungnya. Selamat mencoba!