Inilah yang Membuat Reksa Dana Unggul Dibanding Produk Investasi Lainnya

Artikel ini dipersembahkan oleh mitra produk investasi kami Bareksa.com

Bareksa Logo

Bareksa.com – Mulai sadarnya masyarakat akan pentingnya menyisihkan dana untuk keperluan di masa yang akan datang membuat sejumlah orang ingin melakukan investasi. Instrumen investasi pun saat ini makin bervariasi. Tidak hanya saham, obligasi, emas, ataupun deposito, kini masyarakat juga dapat berinvestasi pada reksa dana.

 

Berbagai instrumen investasi tersebut tentu memiliki keunggilan dan kelemahan tersendiri. Namun sebenarnya apa keunggulan reksa dana dibanding instrumen tersebut?

 

Bagi masyarakat yang akan memulai untuk berinvestasi, reksa dana merupakan alternatif investasi yang dapat dilirik dibandingkan instrumen investasi lainnya karena memiliki beberapa keunggulan. Keunggulan reksa dana adalah sebagai berikut.

 

1. Jumlah minimum investasi relatif kecil, mulai dari Rp100.000

Salah satu keunggulan reksa dana adalah jumlah minimum investasi sangat terjangkau, jauh lebih rendah dibanding investasi di saham yang nilai investasi saat pembukaan rekening pertama minimum menyetorkan dana jutaan rupiah maupun obligasi khususnya obligasi ritel dan sukuk yang pembeliannya minimum Rp5 juta per lembar.

 

Jumlah minimum investasi reksa dana ini hampir sama dengan pembukaan rekening di bank, namun bedanya bunga yang diberikan bank sangat kecil dan nilai uang yang disimpan di bank akan tergerus oleh inflasi. Sedangkan jika berinvestasi pada reksa dana dapat memberikan return yang jauh lebih besar dibandingkan bunga bank maupun deposito.

 

2. Dikelola secara Profesional

Reksa dana merupakan alternatif investasi yang tepat bagi masyarakat yang tidak memiliki waktu, kemampuan, akses dan jumlah dana yang cukup besar untuk berinvestasi pada saham atau obligasi, namun memiliki keinginan untuk berinvestasi.

 

Reksa dana dikelola oleh manajer investasi yang merupakan seseorang yang memiliki kemampuan serta pengalaman yang cukup untuk mengelola dana investor dalam bentuk reksa dana, sehingga investor tidak perlu memperhatikan pergerakan harga saham setiap waktu.

 

3. Mudah Ditransaksikan dan Likuid

Investasi pada reksa dana cukup likuid karena investor dapat melakukan transaksi reksa dana kapan saja. Investor juga dapat kapan saja melakukan penjualan reksa dana (redemption) setelah memiliki reksa dana tersebut, dengan batas maksimum hasil penjualan reksa dana masuk ke rekening investor adalah T+7.

 

Instrumen saham ada yang likuid (dapat ditransaksikan setiap saat) dan ada yang tidak likuid. Sedangkan instrumen lainnya seperti deposito tidak dapat menarik dana yang diinvestasikan kapan saja, harus sesuai jatuh tempo deposito tersebut.

 

4. Transparan

Transparansi dari reksa dana dapat terlihat dari fund fact sheet yang dikeluarkan oleh manajer investasi tiap bulannya. Fund fact sheet ini berisi informasi mengenai reksa dana tersebut, kinerja reksa dana selama periode tertentu dan lain sebagainya.

 

Fund fact sheet juga berisi alokasi terbesar portofolio reksa dana tersebut, sehingga investor dapat mengetahui aset apa saja yang memiliki komposisi terbesar dalam reksa dana. (Baca juga : Bukan Investasi Bodong; Fund Fact Sheet Jadi Bukti Transparansi Reksa Dana)

 

5. Dapat ditransaksikan secara online

Untuk memulai berinvestasi reksa dana, kini dapat dilakukan secara online. Salah satunya melaluimarketplace reksa dana online Bareksa.com yang bekerja sama dengan PT Buana Capital. Melalui transaksi online, investor tidak perlu repot-repot datang ke perusahaan aset manajemen — perusahaan yang menerbitkan reksa dana — ataupun ke agen penjual reksa dana tersebut.

 

 

 

Baca Juga:

Investasi? Jangan Tunggu IHSG Mencapai Puncak

IHSG Terus Anjlok, Saatnya Beli Reksa Dana

Reksa Dana Merupakan Alternatif