Ini Kiat Sukses Bangun Startup ala Bos Bank DBS

Dunia startup di Indonesia tengah menarik perhatian banyak investor internasional. Sebab, banyak peluang besar yang tersedia di pasar Indonesia.

Hal ini menjadi momentum yang tepat mengembangkan perusahan rintisan. Selain pangsa pasar yang besar, tingginya minat investor atau pemilik modal juga menjadi hal penting.

Akan tetapi, membangun perusahaan rintisan tentu tidak semudah membalikkan telapak tangan. Perlu langkah-langkah khusus dalam membangunnya, terutama ditengah persaingan global saat ini.

Direktur PT Bank DBS Indonesia, Rudy Tandjung membagikan beberapa kiat sukses bagi pemilik startup di Indonesia agar bisa tumbuh dan bersaing.

Prediksi Pendapatan dan Efisiensi

Biaya hidup di korea
Ilustrasi Pendapatan

Memprediksi pendapatan secara tepat, dan juga menjalankan operasional secara efisien juga menjadi hal penting bagi usaha ini.

“Beberapa hal yang dapat dilakukan oleh penggiat startup dalam memprediksi pendapatan adalah dengan melakukan efisiensi biaya,” kata Rudy, Selasa (23/10/2018).

Rudy mengatakan, dari sisi efisiensi pemilik bisa meminimalisir biaya sewa kantor. Misalnya dengan menggunakan coworking space yang lebih efisien secara biaya. Dibandingkan kamu harus menyewa satu ruangan kantor dalam suatu gedung perkantoran.

“Selain efisiensi biaya, menggunakan coworking space juga bermanfaat dalam membuka kesempatan bertemu dengan pebisnis lainnya demi memperluas jejaringan,” ujar Rudy.

Rudy mengatakan, Indonesia menempati urutan keenam dalam daftar negara di dunia dengan jumlah perusahaan rintisan terbanyak menurut website Startup Ranking.

“Data terbaru (Oktober 2018) menunjukkan, tercatat total startup Indonesia mencapai 1.923 perusahaan. Itu menempatkan Indonesia di urutan keenam di bawah Amerika Serikat (45.759 startup), India (5.710 startup), lnggris (4.812), Canada (2.397) dan Germany (1.942),” paparnya.

Pastikan Strategi dan Arah Bisnis

Relasi bisnis (Ilustrasi).

Pelaku bisnis rintisan juga harus memperhatikan strategi bisnis yang tepat. Dengan bisnis model yang dijalankan, jangan sampai strategi tersebut tidak sesuai hingga membuat startup jalan ditempat.

Sebab, beberapa tantangan terbesar yang dihadapi perusahaan dalam mengelola bisnis adalah terkait prediksi yang akurat akan arah bisnis. Kamu juga harus memastikan startup menemukan praktik terbaik dalam mengatasi permasalahan.

“Sedikit berbeda dengan dunia usaha pada umumnya, para penggiat startup seringkali lalai membuat prediksi yang akurat dan dapat diandalkan. Terutama dalam mengelola pengeluaran agar keuntungan meningkat,” jelasnya.

Produktivitas dan Sumber Daya Manusia

Ilustrasi Karyawan

Dari sisi produktivitas, sumber daya manusia sangat menopang kinerja dan perkembangan sebuah perusahaan. Temukan orang yang tepat dan memiliki visi misi yang sama, kemudian bentuk tim yang solid dan mampu berkerjasama.

“Produktivitas dan efisiensi sumber daya manusia pun harus diperhatikan. Sebagai contoh, apabila suatu perusahaan memiliki lima anggota tim maka peran akuntan tidak begitu diperlukan. Pertimbangkan menggunakan accounting software.

Upaya terakhir yang dapat dipertimbangkan adalah penggunaan digital banking untuk keperluan finansial perusahaan. Penggunaan digital banking untuk perusahaan dapat menghemat biaya dan waktu,” kata Rudy.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah