Ini Dua Bisnis Paling Menjanjikan di Indonesia Menurut Jokowi!

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan saat ini peluang bisnis paling besar di Indonesia adalah bidang pariwisata dan gaya hidup. Hal ini tak lepas dari perkembangan infrastruktur yang tengah digencarkan pemerintah.

Perkembangan teknologi dan era globalisasi sebagai pendukung bisnis pariwisata dan gaya hidup di berbagai daerah kini semakin baik.

Salah satunya adalah kawasan wisata Danau Toba. Saat ini kawasan tersebut masuk kedalam wilayah prioritas pemerintah dalam menggerakkan potensi bisnis pariwisata dan gaya hidup. Terlebih dengan dibukanya Bandara Internasional Silangit.

“Sudah ada penerbangan internasional langsung dari situ, yaitu dari dan ke Singapura,” kata Jokowi.

Nah perkembangan ini yang dinilai Jokowi sebagai pendukung bisnis pariwisata dan gaya hidup di daerah. Potensi pendapatan daerah dari sektor pariwisata juga akan semakin meningkatkan bisnis hotel, restoran, cafe, hingga souvenir atau kerajinan tangan khas daerah.

Teknologi Internet

Pixabay
Ilustrasi Internet (Pixabay)

Selain perkembangan infrastruktur di daerah, perkembangan teknologi digital seperti internet juga menjadi sebuah cara mendongkrak potensi sebuah desa atau daerah. Dengan koneksi yang mumpuni maka segala informasi terkait daerah tersebut akan tersebar secara luas.

“Orang ke mana-mana yang penting adalah ada WIFI untuk akses media sosial. Ini yang membuat peluang daerah membaik yaitu perkembangan ekonomi digital,” jelas Presiden.

Sebab, saat ini gaya hidup masyarakat telah berubah di era internet, yang tadinya lebih memilih belanja barang yang berbentuk fisik. Kini lebih membelanjakan uangnya untuk pengalaman dan liburan.

“Tren yang paling dahsyat di Asia Pasifik adalah saat ini sedang bergabung dengan kalangan menengah atas. Yang membedakan dengan (kalangan) bawah adalah lifestyle ini, begitu tembus ke menengah dan atas, yang mereka lakukan adalah jalan -jalan,” ungkap Presiden.

Pertumbuhan Wisatawan

Pixabay
Ilustrasi Pariwisata (Pixabay)

Peluang bisnis wisata dan gaya hidup akan terus menjanjikan karena pertumbuhan wisatawan asing yang berkunjung ke Indonesia terus bertambah.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Agustus 2018 naik 8,44 persen menjadi 1,51 juta kunjungan. Dibanding jumlah kunjungan Agustus 2017, yaitu 1,39 juta kunjungan.

Secara tahunan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada periode Januari hingga Agustus 2018 mencapai 10,58 juta kunjungan atau naik 12,30 persen. Dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2017 yang berjumlah 9,42 juta kunjungan.

“Tahapan besar berikutnya setelah pembangunan infrastruktur adalah pembangunan sumber daya manusia. Ini mutlak kita lakukan, kurikulum SD, SMP, SMK, harus dibuat fleksibel, tidak kaku,” jelasnya.

Nah gimana udah terbayang dong mau bisnis apa? Jangan sampe terlambat, turis asing dan domestik semakin bertambah nih.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah