Ini Cara Mengatur Keuangan yang Simpel tapi Kerap Terlupakan

“Gitu aja kok repot.” Kalimat terkenal dari mendiang Gus Dur ini sering dipakai buat menyindir apa pun yang kelihatannya simpel tapi dibikin ribet.

Dalam konteks cara mengatur keuangan, punch line itu pas banget untuk mereka yang mengaku susah melonggarkan bujet bulanan. Memang, namanya manusia sering merasa kurang kalau mendapat sesuatu. Termasuk soal penghasilan.

Gaji udah jauh di atas upah minimum, tapi tabungan gak penuh-penuh. Dalihnya, keuangan mepet.

Padahal, ada lho cara mengatur keuangan bulanan yang simpel tapi kerap terlupakan. Kalau belum tahu, coba simak daftarnya di bawah ini:

Kartu Kredit

1. Selalu bayar penuh tagihan tiap bulan
Sekali kurang bayar atau bahkan hanya membayar nominal minimum, tagihan bulan depan bakal melonjak dan terus melonjak jika pelunasan ditunda-tunda terus. Ikat pinggang pun bakal makin ketat melilit.

2. Hindari tarik tunai
Kartu kredit sejatinya berfungsi sebagai alat transaksi. Sebaiknya jangan pernah tarik tunai kartu kredit di ATM atau di mana pun, karena ada biaya yang menambah beban bujet bulanan.

cara mengatur keuangan
Gak usah repot-repot mikirin bujet, ya. Ingat kata-kata mutiara Mbah Gus Dur (penguintanah.blogspot.co.id)

3. Manfaatkan promo kartu kredit yang sedang ada
Di antaranya buat belanja dan traveling untuk diskon barang dan jasa tertentu.

[Baca: Biar Hemat, Manfaatin Promo Kartu Kredit Buat Makan di 10 Restoran Ini]

Kendaraan

1. Sesuaikan jenis kendaraan dengan bahan bakar yang direkomendasikan
Bahan bakar termahal gak selalu cocok buat semua jenis kendaraan. Malah bikin pengeluaran lebih besar. Sebaliknya, bensin murah kalau gak cocok juga bisa membuat kendaraan cepat rusak dan muncul ongkos servis.

2. Taati aturan lalu lintas
Denda tilang paling murah sekarang Rp 100.000. Rata-rata Rp 500.000. Bujet bakal kena dampak lumayan besar bila harus bayar tilang. Makanya, mending cari aman saja.

3. Jangan tunda perbaikan
Bila ada komponen yang rusak, sebaiknya segera diperbaiki. Kelamaan nunda malah bisa kerusakan meluas. Belum lagi harga komponen makin lama makin mahal.

Belanja

1. Beli online
Harga barang yang dijual online umumnya lebih murah ketimbang offline. Coba bandingkan dulu sebelum memutuskan beli. Bandingkan juga barang di satu situs dengan situs lainnya.

2. Cari diskon
Baik toko online maupun offline kerap menawarkan diskon. Cari tahu diskon terkini untuk meringankan pengeluaran dalam sebulan. Bila mau belanja online, banyak situs penyedia informasi diskon atau kupon yang bisa kita manfaatkan.

3. Bikin dan taati daftar belanja
Selalu bawa daftar belanja bila mau memastikan bujet bulanan tercukupi. Tapi yang paling penting adalah menaatinya, jangan sampai mengambil barang yang gak masuk daftar.

4. Bawa bekal
Jika hendak bepergian, bawa bekal makanan maupun minuman agar gak boros. Alternatifnya, isi dulu perut hingga kenyang dan bawa minuman sendiri agar gak ada keinginan jajan. Bahkan kalau mau makan di luar pun bisa bawa minum dari rumah sehingga tagihan lebih ringan.

5. Mau beli barang elektronik? Cari yang satu level di bawah versi terkini
Kemampuannya pasti gak bakal beda jauh, tapi dampaknya ke keuangan lebih besar karena selisih harganya lumayan.

Ongkos hape

1. Pakai kartu prabayar
Cara mengatur keuangan yang satu ini nih yang sering luput dari perhatian. Pakailah kartu prabayar jika merasa kurang lihai mengendalikan nafsu beli ini-itu. Pilih paket kartu yang paling pas dengan kebutuhan. Misalnya sering nelepon, cari paket yang tarif teleponnya termurah.

2. Rajin numpang Wi-Fi dan pilih provider tepat

cara mengatur keuangan
Gak apa-apa jadi fakir WiFi, demi masa depan yang cerah (celotehwanita.com)

Agar ongkos beli pulsa atau data bisa ditekan, manfaatkan koneksi Wi-Fi di sekitar. Jangan sungkan menanyakan password jika berada di suatu tempat yang menyediakan WiFi gratis. Pilih juga provider kartu yang nyediain kuota Internet paling murah.

[Baca: Paket Internet Murah: Pilih Telkomsel, Indosat, atau XL?]

Hiburan

1. Eliminasi TV kabel
Bila jarang di rumah, gak perlu berlangganan TV kabel. Begitu juga kalau keluarga jarang nonton TV.

2. Saat rekreasi, yang penting adalah kebersamaan
Hiburan simpel seperti piknik di taman dengan bekal dari rumah juga udah cukup. Hiburan dengan bujet mahal bisa dianggarkan sekali-dua kali dalam setahun.

Kesehatan

1. Rajin olahraga
Banyak-banyak berolahraga biar gak perlu keluar dana berlebih untuk pengobatan. Sehat itu murah kok, gratis bahkan. Rutin joging dan senam tiap hari juga udah cukup untuk membantu mencegah penyakit.

2. Ikut asuransi
Nasib orang siapa yang tahu. Jika dirasa perlu, ikutlah asuransi agar gak terbebani biaya saat penyakit sudah telanjur melanda. Paling tidak jadi peserta BPJS Kesehatan, karena diwajibkan.

Lain-lain

cara mengatur keuangan
Cara ngirit ekstrem: baca buku di toko buku. Tantangannya adalah pantauan satpam (pontianak.tribunnews.com)

1. Gak semua buku harus dibeli
Bila suka baca buku, ingat bahwa gak semua buku yang dirasa bagus harus dibeli. Pilah mana yang layak dikoleksi dan tidak. Biar gak kecewa terlanjur beli, baca dulu buku itu di perpustakaan atau pinjam teman. Bila memang dirasa harus dikoleksi, barulah dibeli.

2. Hemat listrik
Matikan lampu kalau gak terpakai. Begitu juga alat elektronik lain, termasuk charger ponsel yang sering dibiarkan nempel meski udah gak dipakai. Dampaknya lumayan buat ngirit tagihan listrik. Apalagi kalau daya listrik PLN jadi dinaikkan.

[Baca: Daya Listrik PLN Naik, Lakukan 7 Hal Ini Biar Tetap Hemat]

3. Irit ongkos
Jalan kaki saja untuk menghindari biaya tak perlu seperti parkir saat jajan di warung atau minimarket dekat rumah atau ambil duit di ATM. Bisa ngirit bahan bakar juga.

Daftar cara mengatur keuangan di atas mungkin bisa diperpanjang lagi jadi ratusan, tergantung kebiasaan kita masing-masing. Coba dicermati lebih detail kira-kira apa saja hal sederhana yang bisa dihemat demi melonggarkan bujet bulanan.

Gak repot kan?