Ini Alasannya Kenapa Status Kepegawaian Penting Kalau Mau Ambil KTA

Kredit tanpa agunan (KTA) memang tersohor sebagai layanan pinjaman paling simpel. Tanpa memberikan jaminan, kredit bisa cair dalam tempo relatif singkat.

Tapi fasilitas itu disediakan lembaga keuangan, terutama bank, bukan tanpa syarat. Namanya juga urusan pinjam meminjam. Apalagi jumlah pinjaman tak sedikit.

Tentu saja harus ada aturan main yang dipatuhi. Aturan ini bukan hanya berlaku buat peminjam, tapi juga pihak yang meminjami.

Dalam soal KTA, ada satu aturan main yang sering gak termuat secara khusus, tapi sering jadi acuan bank untuk memberikan pinjaman. Aturan itu berupa status kepegawaian.

Sebagai pegawai, peluang mendapatkan KTA sering lebih besar ketimbang yang lainnya, terutama penganggur tentunya. Jika kamu berstatus pegawai dan sedang butuh dana untuk usaha sampingan atau tambahan buat renovasi, gak ada salahnya ambil KTA.

Sebab, bisa dibilang kamu selangkah lebih maju untuk mendapat kepastian KTA cair. Kenapa status kepegawaian penting kalau mau ambil KTA?

Berikut ini diterangkan bagaimana bank dan lembaga keuangan lainnya memandang pegawai sebagai pihak yang berpeluang lebih besar untuk diberi layanan KTA:

1. Ada jaminan dari perusahaan

mau ambil KTA
Yang namanya bank pasti periksa riwayat kerja kita juga. Kalau jelas makin gampang disetujui pinjamannya (tanda tangan kontrak/pinterest)

Bank akan mengecek perusahaan tempat kita bekerja sebelum mencairkan kredit. Bila perusahaan itu terhitung besar dan sudah lama berdiri, bukan berusia setahun-dua tahun, kita bisa sedikit lebih tenang dalam mengajukan KTA.

Apalagi bila payroll gaji menggunakan bank yang bersangkutan. Secara tidak langsung, bank mendapat jaminan dari perusahaan.

2. Pendapatan tetap dan transparan

Karena menjadi pegawai, berarti kita menerima upah secara rutin per bulan. Upah itu pun bisa dilihat dengan jelas oleh bank.

Dengan begitu, bank bisa memperkirakan bagaimana kemampuan bayar cicilan kita. Biasanya, rumus cicilan yang dipakai bank adalah maksimal 30 persen dari penghasilan.

Bila penghasilan Rp 10 juta, misalnya, berarti cicilan per bulan yang dianggap masuk hitungan oleh bank adalah Rp 3 juta. Maka, bila kita mengajukan KTA dengan hitungan cicilan Rp 5 juta per bulan, bank akan sulit memberikan persetujuan.

3. Risiko kredit macet kecil

Kredit macet adalah mimpi buruk buat bank. Makanya, bank gak akan pernah mau memberikan pinjaman yang masih punya tanggungan kredit macet ke pihak lain.

Khusus buat pegawai, dengan adanya penghasilan rutin per bulan, risiko kredit macet bisa ditekan. Sebab, ada penghasilan teratur tiap bulan dengan jumlah tetap.

Ini berbeda dengan pengusaha, yang penghasilan per bulannya tidak tetap. Tapi, meski sering berubah, bisa jadi penghasilannya jauh lebih besar daripada pegawai.

4. Bank ikut untung

Ketika gak ada kredit macet, otomatis laporan kredit suatu bank bakal baik. Pada jangka waktu tertentu, ada penilaian rasio kredit macet bank oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia.

mau ambil KTA
Kamu untung bank pun untung (dapat duit/stuffpoint)

Makin sedikit kredit macet, makin bagus kesehatan bank tersebut. Dengan adanya pegawai berpenghasilan tetap yang pembayarannya lancar, bank ikut mereguk keuntungan.

Lihat saja kasus Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) yang dulu sempat hangat dibicarakan. Bank yang diberi bantuan BLBI dulu terlilit kredit macet hingga hampir bangkrut. Bahkan sekarang banyak di antaranya yang sudah bangkrut.

Baik pegawai maupun pengusaha sama-sama berpeluang besar mendapatkan KTA maupun kredit lainnya. Namun aturan main soal status kepegawaian ini memang mau gak mau berpengaruh dalam soal pencairan kredit.

Meski begitu, jangan sampai kepedean ambil KTA banyak-banyak karena berstatus pegawai. Kredit yang cair bukanlah tujuan, melainkan bagaimana memanfaatkan kredit tersebut dan melunasinya tepat waktu.

Bagaimanapun, kredit adalah utang. Tak lain tak bukan, tanggung jawab kita tentu melunasinya. Ingat, sekali saja kita pernah kena kasus kredit seret, bakal susah dapat pinjaman selanjutnya.

 

 

CTA Standard Chartered

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Kamu Masuk Daftar BI Checking Karena Kredit Bermasalah? Pulihkan Yuk]

[Baca: Butuh Modal Usaha, Pilih KTA atau Kredit Multiguna?]

[Baca: Buat yang Lagi Butuh Dana, Ini Dia 5 Produk KTA dengan Bunga Terendah]