Ini 6 Barang yang Mendadak Langka Jelang Libur Lebaran, Ayo di- Stock!

Merayakan Lebaran di Jakarta saja dan mengalami keadaan di mana sulit memperoleh beberapa barang kebutuhan sehari-hari? Jangan khawatir, itu bukan hanya perasaan kamu aja kok.

Menjelang hari raya Idul Fitri, saat Idul Fitri, dan beberapa hari setelahnya, bisa dibilang sebagai masa-masa yang menantang. Terutama buat yang gak mudik ke kampung halaman.  

Uang ada, tapi barang yang kita butuhkan tiba-tiba jadi langka. Ini bukan hal yang aneh setiap libur Lebaran kok.

Hal ini terjadi karena tingkat permintaan yang meningkat pesat setiap Lebaran, sehingga produsen kewalahan. Apalagi, banyak karyawan dan toko yang libur sehingga distribusi pun ikut terhambat.

Penyebab lain adalah karena produsen barang-barang tersebut menghentikan aktivitas produksi selama libur Lebaran.

Nah, biar bisa mengantisipasi, ketahui dulu beberapa barang yang selalu mengalami kelangkaan setiap menjelang libur Lebaran dan beberapa hari sesudahnya. Dengan begitu, kamu pun bisa nyetok barang-barang ini di rumah.

1. Air galon

jelang libur lebaran
Mana bisa manusia hidup tanpa air, stock air galon tapi jangan buka depot minum ya hehehe (Air Galon / tokopedia)

Air minum sudah jelas jadi kebutuhan paling penting dalam keseharian kita. Seiring perkembangan zaman, air minum praktis dalam kemasan dijadikan salah satu produk yang sangat dicari. Jelas dong, ini jauh lebih efisien ketimbang memasak air mentah.

Sayangnya, air minum dalam kemasan galon justru jadi salah satu barang yang langka saat libur Lebaran. Padahal di momen ini sanak famili, tetangga, dan rekan kerja biasanya saling kunjung-mengunjungi, dan tentu saja konsumsi air minum jadi meningkat.

Ya gak heran sih, penyedia air minum kemasan galon biasanya juga meliburkan kegiatan produksi selama seminggu. Distributor dan pengecer jadi kekurangan pasokan deh.

Mengingat barang yang satu ini cukup vital, lebih baik dari sekarang mulai stock air minum kemasan galon di rumah deh. Kalau biasanya sedia dua galon, tambah jadi empat galon buat jaga-jaga.

2. Gas Elpiji

Namanya juga hari raya, aktivitas kumpul-kumpul keluarga dan kerabat pasti jadi rutinitas. Nah kalau udah kumpul, gak mungkin gak makan-makan enak.

Buat bisa menyajikan beragam hidangan khas hari raya, pastinya butuh bahan bakar dong. Apalagi memasak ketupat, opor ayam, dan kawan-kawannya butuh proses lebih lama dari memasak sehari-hari.

jelang libur lebaran
Mau masak butuh gas elpiji dong, kecuali mau pakai kayu bakar hehehe (Gas Elpiji / minang-terkini)

Kebutuhan akan gas mulai dari yang ukuran 3 kg hingga 12 kg pasti juga bakal melonjak tinggi tuh. Gas elpiji juga selalu mengalami kelangkaan selama hari raya karena produsen juga bakal libur selama seminggu.

Lebih baik sedia stock deh minimal satu tabung gas, daripada nanti kesulitan cari gas buat masak. Ya kecuali kita punya kompor listrik atau kompor minyak tanah.

3. BBM

Lebaran sudah pasti identik dengan yang namanya mudik dan kelayapan ke sana-sini buat silaturahmi. Mobilitas dengan kendaraan yang meningkat drastis selama libur Lebaran secara bersamaan biasanya menyebabkan stock BBM di SPBU cepat habis.

Memang sih jasa atau produk yang berkaitan dengan kebutuhan umum biasanya gak mengalami penghentian aktivitas produksi. Dan untuk ketersediaan stock, biasanya SPBU sudah mengantisipasi dari jauh-jauh hari.

Meski begitu, gak menjamin setiap SPBU selalu menyediakan stock sih. Apalagi di daerah-daerah tertentu. Buat jaga-jaga, sebaiknya kamu sedia stock BBM sendiri aja sebelum libur Lebaran. Beli di SPBU dan simpan dalam galon atau ember tampungan.

4. Sembako tertentu

jelang libur lebaran
Sedia sembakonya gak usah sampai bisa buka warung sendiri ya hehehe (Sembako / mataborneonews)

Tahu dong sembako, kebutuhan pangan pokok yang kita konsumsi sehari-hari. Nah, menjelang Lebaran, sembako tertentu gak luput dari yang namanya kelangkaan. Yang paling sering biasanya adalah beras dan telur.

Kebutuhan akan beras dan telur yang tinggi menjelang dan saat Lebaran adalah salah satu penyebab barang-barang ini jadi susah didapatkan.

Soalnya di bulan Ramadan banyak orang yang membayar zakat fitrah dalam bentuk beras. Sajian khas saat hari raya, yaitu ketupat dan lontong juga berbahan dasar beras. Sama halnya dengan telur yang selalu ada di setiap sajian khas Ramadan. Jadi wajar kalau permintaan akan dua bahan pokok ini meningkat drastis.

Produsen dan penjual kedua barang ini juga biasanya mengurangi kegiatan berniaga jelang Lebaran, sehingga gak heran kalau komoditas ini jadi langka, khususnya di agen-agen kecil.

5. Makanan kaki lima

Siapa yang gak suka jajan makanan di pedagang kaki lima? Semua pasti pernah deh walau cuma sekali.

Bukan rahasia lagi kalau para penjaja makanan kaki lima ini rata-rata adalah perantau alias berasal dari luar Jakarta. Dan mendekati Lebaran, mereka bakal berbondong-bondong pulang ke kampung halaman alias mudik.

jelang libur lebaran
Mau apa aja ada, enak dan pastinya murah ya nyaam (Kaki Lima / tokomesin)

Jadi jangan heran kalau menjelang dan saat libur Lebaran, kita bakal makin susah menemukan mereka bahkan hingga beberapa hari setelah libur Lebaran. Gak menutup kemungkinan ada yang masih berjualan, tapi mungkin ibarat mencari jarum di tumpukan jerami, alias susah banget broo.

6. Sayuran segar

Satu lagi nih barang yang bakalan langka saat libur Lebaran: sayuran segar. Di pasar tradisional atau supermarket bakal sulit deh didapat. Penyebabnya sama kok, rata-rata pemasok sayuran segar berasal dari luar Jakarta, alias daerah.

Menjelang Lebaran mereka akan menghentikan aktivitasnya dan fokus merayakan hari raya bersama keluarga, rekan, tetangga, dan lainnya. Jadi kalau emang berniat mengkonsumsi sayur saat libur Lebaran, mending stock dari sekarang di kulkas ya.

Gimana nih, sudah bisa mulai siap-siap dong sedia stock lebih barang-barang di atas buat kebutuhan selama libur Lebaran? Tapi gak usah panik dan jadi lebay beli ini-itu juga ya. Ujung-ujungnya bisa jadi malah boros dan barang yang dibeli jadi rusak atau busuk.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Moms Belanja Pakai 4 Kartu Kredit Ini Dapat Bonus Sembako Lho]

[Baca: Belanja di Pasar Bakal Makin Untung Kalau Punya 8 Trik Nawar Ini]

[Baca: Ayo Mudik Hemat Lakukan 10 Tips Irit BBM]