Ini 5 Cara Menghemat Pengeluaran Lewat Media Sosial, Dijamin Ampuh!

Cara menghemat pengeluaran itu banyak. Bahkan salah satunya lewat media sosial yang biasa digunakan buat ha-ha-hi-hi itu.

Kids zaman now pasti punya setidaknya akun di Facebook, Instagram, dan Twitter. Nah, daripada cuma posting sekenanya di sana, mending manfaatkan semua akun itu untuk menghemat pengeluaran.

Apa saja cara menghemat pengeluaran lewat media sosial? Langsung lompat ke daftarnya di bawah ya:

1. Gabung grup jual-beli di Facebook

Buanyak banget grup di Facebook, antara lain tentang info jual-beli. Gabung grup kayak gini lebih berfaedah ketimbang ikutan grup yang isinya orang-orang berantem melulu. Lagian kenapa ya orang main medsos cuma buat berantem? Heran.

cara menghemat pengeluaran
Daripada ikut grup penyebar hoax, mending join yang bikin pundi-pundi tambah tebal (sticky.co.id)

Dari grup itu kita bisa tahu barang apa yang lagi dijual sekaligus harganya. Kita bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan. Misalnya ikut grup jual-beli berdasarkan lokasi domisili. Bisa juga join grup yang khusus tentang jual-beli barang tertentu, misalnya barang second atau elektronik.

Dengan begitu, kita bisa langsung menghubungi orang yang menjual dan ajak ketemuan buat transaksi. Siapa tahu dapet harga murah buat barang yang lagi dibutuhkan. Pinter-pinter pakai media sosial ya!

[Baca: Media Sosial Vs Realitas Sosial: Bangun, Sebelum Telanjur Bangkrut]

2. Follow atau like akun merek dan toko online favorit

Hampir semua merek dan toko online punya akun media sosial. Dengan mem-follow atau nge-like akun dan halaman mereka, kita bisa selalu mengikuti apa aja promo yang lagi digeber. Info flash sale nih yang amat penting, biar gak kalah cepet dari yang lain.

cara belanja online
Pengumuman info flash sale atau promo lainnya sering diberikan lewat medsos, jangan sampai ketinggalan (YouTube)

Beberapa di antaranya juga sering bikin kuis berhadiah dengan hadiah voucher. Kalau kita bisa menang, pastinya pengeluaran buat beli produk mereka bisa lebih ringan.

3. Tanya rekomendasi ke temen lewat medsos

Kadang ada temen di medsos yang posting review suatu barang yang baru aja dibeli. Ada kemungkinan barang itu juga lagi kita incer. Bila review itu kebetulan muncul di newsfeed, alangkah beruntungnya.

Kita bisa menghindari kena zonk alias keluar duit percuma kalau ternyata barang itu gak bagus menurut si temen. Kita pun bisa sekalian tanya-tanya rekomendasi dari dia, meski gak selamanya review orang lain itu sama dengan pendapat kita.

Tapi kalau udah beli barangnya, gak usah pamer di media sosial ya. Apalagi pamer duitnya. Nanti malah mengundang aksi kejahatan lho.

[Baca: 7 Hal yang Harus Dihindari Biar Gak Mengundang Kejahatan di Media Sosial]

4. Cari diskon atau promo pakai hashtag

Cara menghemat pengeluaran yang ini terutama bisa dilakukan di Twitter dan Instagram. Hashtag alias tagar sering disematkan ketika ada promosi barang tertentu. Bukan hanya toko atau merek gede, pelaku usaha kecil-menengah juga pakai trik promosi ini.

Kita jadi bisa lebih mudah mencari promo barang tertentu dengan menelusuri hashtag itu. Kuis berhadiah juga sering dibikin dengan hashtag untuk memudahkan pencarian.

5. Belajar DIY lewat Pinterest

cara menghemat pengeluaran
Di Pinterest, banyak ilmu DIY yang bisa kamu tiru lho (Youtube)

Dibanding Facebook, Twitter, atau Instagram, media sosial Pinterest sepertinya kurang akrab di telinga kebanyakan orang Indonesia. Medsos ini mirip dengan Instagram, tapi isinya lebih banyak soal gagasan kreasi atau ide untuk membuat sesuatu.

Dari Pinterest, kita bisa belajar DIY alias metode do-it-yourself untuk membuat segala sesuatu sendiri. Misalnya ada yang membagikan tips bikin kerajinan tangan. Coba dipraktikkan. Daripada beli, mending bikin sendiri dong. Lebih hemat.

Punya akun medsos sebaiknya dimanfaatin semaksimal mungkin untuk apa pun yang positif, termasuk sebagai cara menghemat pengeluaran seperti yang dicontohkan di atas.

Medsos pun sebetulnya bisa dijadikan ajang cari tambahan penghasilan. Tapi bukan dari jual jasa menyebar ujaran kebencian ataupun berita bohong alias hoax ya.

Pencipta medsos tentunya gak mau karya mereka itu dipakai untuk melakukan hal negatif. Daripada pusing berantem atau berdebat gak jelas, yuk manfaatkan medsos secara positif. Gak cuma untuk menghemat pengeluaran, tapi bahkan juga sebagai penghasilan tambahan.

[Baca: 5 Cara Mendapatkan Uang dari Facebook Ini Bukan Tipu-Tipu]