Ini 3 Produk Shopee Paling Laris Saat Harbolnas 2018

Pada 12 Desember 2018 lalu, atau bertepatan dengan Hari Belanja Online Nasional (Harbolnas) Shopee mencatatkan lebih dari 12 juta transaksi di 7 negara. Jumlah itu melampaui semua rekor yang pernah ada termasuk Shopee 11.11 Big Sale tahun lalu.

Dengan didukung lebih dari 450.000 brand dan penjual, Shopee dikunjungi lebih dari 48 juta pengguna yang menikmati 60 juta promo dari seluruh kategori. Selain itu, in-app game Shopee juga diminati pengguna, seperti game Goyang Shopee yang telah dimainkan 46 juta kali.

Sedangkan Kuis Shopee telah diikuti 11 juta partisipan di 7 negara. Bersamaan dengan perayaan Harbolnas, dari pencapaian Shopee tersebut 5,4 juta transaksi berasal dari Indonesia.

Adapun beberapa kategori barang seperti Handphone dan Aksesoris, Kecantikan, dan Pakaian Wanita merupakan tiga kategori terpopuler. Brand terkemuka seperti Xiaomi, MamyPoko, dan Maybelline menjadi brand favorit pengguna Shopee.

Chris Feng, CEO Shopee, mengatakan, Shopee 12.12 Birthday Sale menandai sejarah baru yang menjadi penutup manis tahun 2018 yang luar biasa.

Menyusul Kesuksesan Shopee 11.11

“Big Sale di November dan Shopee 9.9 Super Shopping Day di September, ini merupakan kuartal yang sangat memuaskan. Dimana kami berhasil melampaui rekor tahun lalu dan menetapkan tolak ukur baru di tahun depan,” ujar Chris Feng.

Adapun, Shopee merupakan perusahaan e-commerce yang beroperasi di Asia Tenggara dan Taiwan. Shopee merupakan wadah yang secara khusus disesuaikan untuk kebutuhan pasar Asia Tenggara.

Mereka menyediakan pengalaman belanja online yang mudah, aman, dan fleksibel untuk para pelanggan melalui sistem pembayaran dan dukungan sistem logistik yang kuat. Shopee merupakan bagian dari Sea Company yang pertama kali diperkenalkan di Singapura pada 2015. Kini telah memperluas jangkauannya ke Malaysia, Thailand, Taiwan, Indonesia, Vietnam, dan Filipina.

Shopee merupakan pemimpin di industri hiburan digital, e-commerce, dan keuangan digital di Greater Southeast Asia.

Harbolnas Targetkan Transaksi Rp 7 Triliun

Tahun ini Harbolnas 2018 menargetkan nilai transaksi hingga Rp 7 triliun meningkat hampir 2 kali lipat dibanding tahun lalu.

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto Lukita menyambut baik pelaksanaan Harbolnas 2018. Menurutnya semangat gotong royong dalam meningkatkan nilai produk lokal di era perdagangan digital adalah sesuatu yang baik.

“Belanjalah melalui online, belanjalah produk-produk dalam negeri, produk-produk karya anak bangsa. Bangga kita menjadi Bangsa Indonesia, bangga kita mempergunakan produk dalam negeri. Produk dalam negeri keren,” ujarnya.

Pelaksanaan Harbolnas tahun ini, mendapat dukungan dari pemerintah melalui tiga kementerian. Diantaranya adalah Kementerian Perdagangan, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Selain juga didukung oleh Asosiasi e-Commerce Indonesia (idEA).

Sementara itu, Ketua idEA Ignatius Untung mengharapkan Harbolnas 2018 dapat lebih memberikan nilai tambah kepada industri digital nasional saat ini.

“Harbolnas merupakan salah satu inisiasi positif pelaku e-commerce untuk meningkatkan gairah industri e-commerce di Indonesia. Ditambah lagi tahun ini, para pelaku e-commerce bersama-sama merangkul produsen lokal untuk masuk dan merasakan manfaat pasar digital ini,” ungkapnya.

Pelaksanaan Harbolnas tahun lalu berhasil merangkul 254 pelaku e-commerce dengan nilai transaksi mencapai Rp 4,7 triliun, 4,2 kali lebih besar dari transaksi rata-rata transaksi harian.

Harbolnas menjadi festival berbelanja online terbesar di Indonesia. Tahun ini, Harbolnas diikuti lebih dari 300 e-commerce. Sebut saja Lazada, Shopee, Blibli, Elevenia, Zalora, serta didukung oleh Bank Mandiri dan Midtrans sebagai official sponsor. CIMB Niaga, ShopBack, Jaringan Prima, IMX, PopBox dan JET sebagai official partner.

Editor: Ayyi Achmad Hidayah