Ingin Foto Prewedding Murah Tapi Bagus? Ikutin 6 Tips Mudah Ini

Selain mempersiapkan bujet pernikahan yang gak sedikit, kamu juga pasti sibuk menyiapkan banyak hal. Salah satunya adalah foto prewedding.

Sayangnya, untuk mendapatkan foto prewedding yang bagus tentu membutuhkan biaya yang gak sedikit, mulai dari jasa fotografer, kostum dan lainnya.

Tapi kalau bujet yang dipunya gak banyak, masih bisa gak ya mendapatkan hasil foto prewedding yang keren?

Jawabannya tentu aja bisa karena yang dibutuhkan adalah kreativitasmu. Jadi jangan jadikan bujet tips sebagai penghalang ya.

Bagaimana caranya? Yuk simak enam tips mudah berikut ini:

1. Patok anggaran

foto prewedding
Patok anggaran (tribunnews)

Mematok anggaran adalah poin utama yang harus kamu lakukan pertama kalau gak kebobolan membayar biaya prewedding.

Diskusiin bersama pasangan berapa kira-kira bujet yang mau dikeluarkan untuk kebutuhan yang satu ini mulai dari biaya fotografer, kostum dan lainnya.

Misalnya kamu mematok bujet prewedding Rp 3 juta. Biaya jasa fotografer Rp 1,5 juta. Berarti kamu harus menyesuaikan pengeluaran lainnya seperti kostum dengan bujet yang tersisa.

2. Tentukan tema

foto prewedding
Tentukan tema (kapankamunikah)

Perlu diketahui, semakin ribet tema yang dipilih maka akan semakin besar pula pengeluaran yang harus kamu keluarkan.

Karena itu, sebaiknya pilihlah tema yang gak membutuhkan terlalu banyak pengeluaran tapi tetap kalian berdua sukai.

Misalnya kalian berdua sama-sama suka pantai dan ingin foto prewedding di Bali. Duh, mending urungin deh niat kamu itu.

Kalau kamu punya bujet lebih untuk foto prewedding di Bali sih gak masalah. Tapi kalau gak, kamu bisa foto di Pulau Seribu.

Tinggal bagaimana kalian memilih pulau yang bagus dan sesuai dengan konsep foto prewedding-mu.

Biaya yang harus dikeluarkan pun jelas jauh berbeda jika kamu memaksa tetap foto prewedding di Bali.

[Baca: Mau Long Weekend ke Bali dengan Rp 3 Juta? Atur Bujetmu Kayak Gini]

3. Pilih lokasi

foto prewedding
Pilih lokasi (onethreeonefour)

Selain tema, lokasi juga menentukan biaya pengeluaran yang harus kamu keluarkan. Seperti yang sudah dijelaskan di atas gak usah jauh-jauh ke Bali kalau kamu bisa menggantinya jadi di pantai.

Coba kamu hitung ya, biaya yang harus dikeluarkan jika foto prewedding di Bali.

  • Tiket pesawat 5 orang PP (kamu dan pasangan, fotografer dan tim termasuk makeup artist) = @ Rp 1,3 juta x 5 = Rp 6,5 juta.
  • Sewa villa 5 hari = Rp 1 juta per malam x 5 hari = Rp 5 juta
  • Sewa mobil 5 hari = Rp 500 ribu per hari x 5 hari = Rp 2,5 juta
  • Biaya lainnya (bensin, makan, masuk objek wisata dan lain-lain) = Rp 10 juta.

Total pengeluaran sebesar Rp 24 juta. Biaya tersebut belum termasuk jasa fotografer, makeup artist, kostum dan lainnya.

Karena itu, kalau memang bujet kamu mepet gak usah banyak mau ingin foto prewedding di tempat yang mahal ya kalau gak mau bujetmu kebobolan.

Kamu tentu gak mau kan, demi foto prewedding bagus kamu harus mengurangi biaya katering yang ujungnya banyak tamu yang kehabisan makanan saat datang ke pesta pernikahanmu.

[Baca: 8 Tempat Foto Prewedding di Jakarta dengan Konsep Kasual, Gratis!]

4. Networking

foto prewedding
Networking (republikfotografer)

Punya teman fotografer? Kenapa kamu gak memilih untuk menggunakan jasa temanmu saja?

Karena biasanya mereka akan memberikan “harga teman” yang lebih murah dibanding harga normalnya. Tapi ingat, jangan kamu manfaatkan dengan nawar gila-gilaan ya.

Lumayan kan kalau kamu bisa dapat harga murah. Jadi bujetnya bisa dialokasikan ke yang lain seperti kostum maupun lokasi foto prewedding.

5. Persiapan yang matang

foto prewedding
Persiapan yang matang (videohive)

Foto prewedding tentu saja harus beda dong dari foto sehari-hari. Karena itu pentingnya kamu mempersiapkan semuanya dengan matang.

Gak hanya memikirkan biaya jasa fotografer dan lokasi tempat foto prewedding. Tapi juga kostum, makeup hingga properti lain yang dibutuhkan.

Agar lebih irit, kalau memang ada properti yang bisa dipinjam sebaiknya pinjam. Jangan memaksa membeli yang baru kalau gak mau biaya pengeluaran meledak.

Misalnya, tema foto prewedding kamu adalah 70an atau vintage. Kamu bisa pinjam barang jadul milik om atau tantemu.

Gak cuma itu, untuk makeup kalau kamu bisa makeup sendiri kenapa harus menggunakan jasa makeup artist?

Selain gak keluar biaya, kamu juga sudah tau bentuk wajahmu. Jadi lebih mudah bukan?

6. Pakai stok foto lama

foto prewedding
Pakai stok foto lama (relateinstitute)

Bujet pernikahan ngepas jadi gak ada biaya untuk foto prewedding. Eits.. jangan berkecil hati dulu ya.

Kamu tetap bisa memajang fotomu dengan pasangan di pesta pernikahan nanti. Gimana caranya?

Kamu bisa menggunakan foto lama kalian saat pacaran. Pilihlah foto yang paling unik dan menarik dan yang satu konsep.

Gak usah malu pakai foto lama untuk dipajang di pesta pernikahan. Toh para tamu juga gak terlalu memerhatikan dan mungkin gak ada yang tau kalau yang kalian pajang itu adalah foto lama.

Nah, itu dia enam tips menekan biaya pengeluaran foto prewedding biar kantong gak kebobolan. Menginginkan hasil foto bagus sah-sah aja, asal jangan memaksakan. Karena yang paling penting adalah makna dari pernikahan itu sendiri. Semoga membantu!

[Baca: Yang Mau Nikah, Be Smart! Ini Biaya-Biaya yang Bisa Dipangkas Saat Menyiapkan Pernikahan]