Ibu Hamil, Jangan Lupa Anggarkan Uang Lebih Buat 7 Kebutuhan Ini

Kehamilan adalah tahap membahagiakan dalam rumah tangga. Tapi kebahagiaan ini ada harganya. Ibu hamil gak lepas dari tambahan anggaran uang untuk memenuhi kebutuhan ekstra.

Meski demikian, gak sepatutnya pengeluaran ini disesali. Sebaliknya, moms and dads harus mengantisipasi anggaran tambahan ini jauh sebelumnya.

Dengan begitu, ketika tiba waktunya, gak pusing deh cari dana untuk kebutuhan ibu hamil itu. Berikut ini beberapa contoh anggaran untuk ibu hamil:

1. Dokter kandungan

Begitu tahu telat datang bulan, segera cek kehamilan ke dokter kandungan. Ke bidan di dekat pun bisa jika ingin lebih menekan pengeluaran.

Poin biaya yang mesti dibutuhkan antara lain untuk konsultasi, check-up, dan vitamin. Ongkos ke bidan jelas lebih murah, tapi umumnya peralatan dan kapasitasnya gak semumpuni dokter spesialis kandungan.

anggarkan uang lebih
Ibu hamil harus jaga kesehatan dengan rajin ketemu bu dokter kandungan dong ya! (Dokter Kandungan / hellosehat)

2. Susu kehamilan

Pos anggaran ini gak wajib ada. Tapi demi kesehatan debay alias dedek bayi dan kelancaran persalinan, susu khusus masa kehamilan kadang diperlukan.

Harga susu kehamilan memang relatif mahal. Anggaran untuk susu bisa saja dialihkan ke suplemen lain, misalnya buah-buahan. Malah suplemen ini lebih menyehatkan karena natural.

3. USG

Ultrasonografi alias USG dibutuhkan terutama jika ingin melihat jenis kelamin si debay. Umumnya, USG ditawarkan dalam jenis tiga dimensi (3D) atau empat dimensi (4D).

Hasil USG 4D lebih jelas, namun ongkosnya lebih mahal. Biayanya bisa sampai Rp 200-an ribu. Sedangkan biaya USG 3D bisa separuhnya.

4. Baju hamil

anggarkan uang lebih
Biar ibu nyaman, pakai baju khusus ibu hamil ya (Baju Ibu Hamil / blibli)

Perut yang makin bulat berarti butuh pakaian baru yang lebih pas. Baju hamil banyak dijual di pasar-pasar hingga mal besar.

Beberapa tambahan lain yang mungkin diperlukan adalah sepatu atau sandal dan pakaian dalam baru. Semuanya karena “pembengkakan” yang terjadi selama proses kehamilan.

Biar lebih hemat, ibu harus pintar-pintar mencari program diskon atau promo. Misalnya dengan menggunakan kartu kredit. Cari toko maupun online shop yang memberikan potongan harga untuk kartu kredit yang dimiliki.

Sebagai contoh, pemegang kartu kredit Citi bisa manfaatin Lazada Promo Super Tuesday untuk menikmati diskon ekstra 15 persen dan fasilitas Eazypay 0 persen tiap hari Selasa. Periode promonya sampai 3 Oktober 2017 ya. Lumayan kan bisa belanja hemat?

5. Makanan atau nutrisi

Ibu hamil perlu banyak tambahan nutrisi, terutama protein. Jadi, konsumsi daging dan ikan bisa dipastikan bertambah. Setidaknya telur wajib masuk menu makanan tiap hari.

Tapi hati-hati, gak perlu berlebihan menganggarkan dana untuk protein ini. Bila kelebihan, bisa kena kolesterol. Konsultasikan dengan dokter untuk tingkat konsumsi yang aman.

anggarkan uang lebih
Makan yang sehatya ibu hamil biar bayinya sehat juga (Makanan Ibu Hamil / ibudanbalita)

6. Transportasi

Bila ibu adalah wanita karier, artinya perlu ada anggaran tambahan untuk transportasi yang lebih nyaman. Bila sebelumnya naik sepeda motor sendiri, kini mungkin harus sewa taksi atau aplikasi online.

Atau setidaknya naik angkutan umum yang nyamanlah, yang punya kursi prioritas untuk ibu hamil. Ini terutama bila umur kandungan sudah tua.

7. Biaya lain-lain

Misalnya ternyata kandungan bermasalah, berarti ada biaya tambahan lain berupa perawatan khusus. Treatment ini bisa jadi membutuhkan ongkos yang mahal.

Karena itu, terbukalah saat berkonsultasi dengan dokter. Dengan begitu, bila ada kejanggalan akan segera terdeteksi dan bisa langsung ditangani sejak dini.

Gak hanya pernikahan, biaya kehamilan hingga persalinan juga bisa jadi sangat menguras dompet. Makanya, harus betul-betul siap lahir dan batin ketika memutuskan mengikat tali perkawinan.

Apalagi jika ternyata diperlukan penanganan khusus untuk kehamilan tersebut. Misalnya terpaksa harus pakai metode bayi tabung. Biaya bayi tabung bisa lebih dari Rp 50 juta. Belum lagi jika persalinan harus melalui operasi caesar.

Tarif caesar bisa berkali-kali lipat dari persalinan normal. Ini adalah pilihan terakhir ketika janin atau sang ibu terancam keselamatannya jika melahirkan secara normal.

Jangan lupa jadi angota BPJS Kesehatan agar biaya kehamilan lebih murah. Meski sudah ada asuransi dari kantor atau individu, BPJS Kesehatan wajib diikuti.

Lagi pula, manfaat BPJS dan asuransi swasta bisa digabungkan. So, segera siapkan semua agar gak kaget harus keluar banyak biaya ketika saatnya tiba.

 

 

Yang terkait artikel ini:

[Baca: Pusing Menyiapkan Dana Persalinan, Kenapa Gak Memanfaatkan Biaya Persalinan BPJS Saja]

[Baca: Butuh Operasi Caesar Saat Melahirkan? Siapkan Dana Persalinan dengan Cara Ini]

[Baca: 4 Hal Soal Keuangan Rumah Tangga yang Perlu Dibicarakan Sebelum Menikah]