Hobi Koleksi Action Figure itu Menguntungkan Gak Sih?

Action figure pada prinsipnya barang mainan atau barang pajangan. Cuma jangan salah, belakangan action figure jadi barang koleksi bernilai tinggi.

 

Tahu kan action figure? Itu lho karakter tokoh-tokoh yang ada di komik, televisi, video game, atau aktor. Pokoknya karakter yang terkenal. Bagi kolektor mainan sejati, pastinya rela merogoh kocek dalam-dalam demi meminang mainan langka alias rare collectible toys.

 

[Baca: Hobi yang Butuh Modalnya Enggak Bikin Kantong Jebol]

 

Bukan rahasia lagi kalau ada orang-orang ‘gila’ yang rela menghabiskan begitu banyak uang untuk mendapatkan mainan yang diinginkan. Diulangi lagi ya, ‘rela habiskan uang’.

 

Perlu diingat ya, mainan-mainan macam begini banderolnya enggak murah. Wajar dong kalau hobi koleksi action figure itu bukan hobi sembarangan. Menebus sebji action figure saja bisa menguras kartu ATM hingga ludes.

 

Jangan kaget kalau ada action figure yang banderolnya setara harga mobil gress keluaran baru. Motif orang ngebet sama mainan satu ini macam-macam.

 

Ada yang sekadar bernostalgia untuk mengingatkan masa kanak-kanak dulu. Bisa juga mengejar gengsi. Mungkin bagi sebagian orang ingin mengoleksi action figure untuk menghibur hati. Bukan karena jomblo yaaa.

 

Sementara di kelompok yang lain, tak sedikit yang bertujuan sebagai sarana investasi layaknya emas, saham, obligasi, atau pun reksa dana.

 

[Baca: Pengertian Investasi Saham buat Pemula]

 

Bener enggak salah! Action figure bisa jadi sumur duit di kemudian hari. Enak kan? Ibarat sekali dayung dua tiga pulau terlampaui. Bisa puaskan hobi sekaligus menguntungkan.

 

Bila sejak awal sudah menentukan sebagai sarana investasi alias mendapatkan keuntungan di masa depan, maka perlu pendekatan khusus. Iya dong. Yang namanya saja investasi. Apa saja pendekatannya?

 

1.Biarkan Tetap Ada di Wadah

hobi koleksi action figure 1

Action figure vintage alias jadul yang masih dibungkus tak pelak harganya bakal meroket

 

 

Kolektor action figure sejati selalu menyimpan koleksinya dalam kemasan. Sebutan kerennya adalah Mint In Sealed Box (MISB). Ini dilakukan sebagai cara menjaga nilai jualnya tetap tinggi.

 

Sebaliknya, action figure yang sudah dipisahkan dari kemasannya bakal menjatuhkan nilainya antara 50-70 persen dari harga beli.

 

2. Spesialisasikan action figure

Ingat ya, di luar sana ada jutaan action figure. Kalau memang duit enggak ada serinya, silakan saja. Faktanya kan enggak begitu. Dana untuk membeli action figure terbatas. Lagian, kadang-kadang harga yang ditempel di action figure sama sekali enggak manusiawi!

 

Solusinya adalah fokus dalam memilih secara selektif koleksi action figure. Misalnya saja hanya berburu koleksi action figure 3A. Produk asal Hong Kong ini cukup terkenal di kalangan kolektor. Selain mahal, action figure 3A terbilang paling susah dicari.

 

Pilihan lainnya dari Hasbro yang terkenal akan action figure GI Joe dan Transformers. Kemudian ada lagi Bandai dengan produknya Dragon Ball dan Gundam.

 

hobi koleksi action figure

Action figure 3A selain memiliki karakter unik, harganya juga gak ada yang murah

 

 

Selain hemat pengeluaran, cara ini juga membuat kita mudah dikenal sebagai spesialisasi action figure keluaran tertentu. Jadi gampang dikenal banyak orang.

 

[Baca: Niat Hemat Pengeluaran Bulanan tapi Faktanya Bikin Jebol Saku]

 

3. Makin detail makin mahal harganya

Hari gini masih pake barang aspal (asli alias palsu)? Kolektor sejati enggak demen sama barang KW. Lagian mana ada barang KW yang kualitasnya sebagus barang original?

 

Itulah kenapa jangan coba-coba lirik barang KW. Perlu digarisbawahi, action figure yang bernilai tinggi itu terletak dari tingkat kedetailannya. Makin detail action figure sehingga makin mirip dengan karakter aslinya, bisa ditebak makin mahal pula harganya. Jangan kaget kalau ada nemu banderolnya bisa 1.000 dolar Amerika Serikat.

 

4. Wajib dirawat

Namanya saja barang yang bernilai duit, hukumnya wajib dirawat dong. Pelajari dengan teliti action figure itu terbuat dari material apa. Ada yang dari plastik, vinyl, karet, dan lain sebagainya. Material pembuat action figure itu sangat menentukan jenis perawatannya.

 

Kemudian yang tak kalah penting, simpan semua koleksi itu dalam suatu wadah dengan suhu ruang dan jauhi dari kelembaban dan sinar matahari langsung.

 

Minimal empat pendekatan itu bisa dipraktikan kalau niat awalnya ingin jadikan action figure sebagai sarana investasi. Intinya, hobi koleksi action figure itu tak hanya mengasyikan tapi juga bikin untung.

 

[Baca: 8 Hobi Asyik yang Sering Dilupakan Orang]

 

Menjadikan koleksi action figure sebagai investasi sejatinya didukung beberapa faktor. Utamanya, action figure tak diproduksi massal melainkan berdasarkan pesanan atau dalam waktu terbatas. Jadi jangan harap selalu tersedia sepanjang masa.

 

hobi koleksi action figure

Bisa juga diwariskan buat anak cucu

 

 

Jadi tak heran karena kelangkaannya itu menjadikan nilai action figure melonjak tinggi. Makin langka maka harganya bener-bener enggak manusiawi!

 

Kemudian jangan khawatir punya koleksi action figure bakal dianggap kekanak-kanakan. Justru sebaliknya lho, cowok yang hobinya ngoleksi beginian bakal lebih menghargai wanita. Lho kok?

 

Ya iyalah, kan cowok golongan ini cuma seneng mainin mainan, bukan mainin hati wanita! #eeeeaaaa

 

 

 

Image credit:

  • http://www.vectis.co.uk/AuctionImages/240/3337_l.jpg
  • https://i.ytimg.com/vi/1ySO9WxIVzk/maxresdefault.jpg
  • https://ssli.ebayimg.com/00/s/NzY4WDEwMjQ=/z/StAAAOSwKIpWDFs2/$_86.JPG