Harus Banget Ngajuin KPR? Iya Dong, Ini 6 Alasan Mengajukan KPR

“Daaaang! Pelanin dikit mobilnyaa!” Japra menepuk bahu Dadang, supir kantor yang siang itu sedang mengantarnya site visit ke client.

“Ya ampun bang Japra, sampai kaget saya, emang ada apa sih?” Tanya Dadang sambil komat-kamit merutuki Japra yang sempat bikin buyar fokusnya menyetir.

“Eh, maafin Dang, itu loh, gue mau baca spanduk promo KPR. Kan gue lagi cari-cari produk KPR ringan buat istri sama anak gue,” jelas Japra sambil menenangkan Dadang yang masih shock.

Kebutuhan akan hunian layak milik sendiri saat ini emang udah jadi sesuatu yang makin mendesak. Nggak heran perbankan juga jadi berlomba-lomba menawarkan produk Kredit Pemilikan Rumah alias KPR semenarik mungkin.

Emangnya harus banget ya ngajuin KPR? Loh, kenapa nggak? Ya udah nih simak dulu 6 alasan kenapa kamu harus mengajukan KPR.

1. Biar jelas gaji kamu larinya ke mana

Setuju nggak kalau menghabiskan uang itu mudah? Semenit juga bisa. Sementara untuk menghasilkan uang itu butuh kerja keras, kan? Nah, kalau sudah punya kesadaran kayak gini sih harusnya kita lebih bijak dan hati-hati saat akan menggunakan uang.

Banyak orang rela pergi pagi pulang pagi. Bahkan, sampai nggak pulang-pulang kayak Bang Toyib. Semuanya demi menjemput rezeki.

Kalau sudah begitu, relakah uang yang dikumpulkan susah payah menguap entah ke mana. Begitu saja?

alasan mengajukan KPR
Etdah si mbak ekspresinya bisa biasa aja gak sih? Gaji ke mana tuh, makanya jangan shopping mulu hehehe (Muka Kaget / Tstatic)

Nah, dengan mengalokasikan sebagian besar uang  kamu ke KPR, jelas dong wujudnya. Walau semisal setiap bulan uang kamu habis, tapi paling nggak habisnya buat bayar cicilan KPR.

Kalau ada yang nanya atau nyinyir uangmu habis buat apa saja, tinggal kasih lihat foto rumah kamu sambil bilang, “Buat ini nih.”

2. Menghindari kenaikan harga

Properti, termasuk rumah, pasti bakal mengalami kenaikan harga setiap tahunnya. Ini juga jadi salah satu alasan kenapa banyak yang pengin punya rumah. Semakin lama menunda beli rumah,  harganya bakal makin tinggi loh nantinya.

Semisal, kamu sudah ngincar rumah dengan harga Rp 400 juta, tapi karena ragu-ragu atau alasan lainnya kamu menunda ambil KPR. Nggak terasa dua tahun waktu berlalu dan harga rumah yang kamu idamkan itu bisa jadi sudah naik dua kali lipat.

Secara materi tentu saja kamu bakal mengalami kerugian. Setelah itu akan timbul penyesalan “Ah, kenapa waktu itu gue kelewat santai dan nggak nekat ngajuin KPR aja ya!” Tepok jidat deh.

3. Jadi motivasi kerja

Hidup butuh semangat dan kerja butuh motivasi agar bisa bangkit saat sedang down. Dimarahin bos atau malas kerja jadi semangat lagi deh karena terbayang-bayang sebentar lagi akan memiliki sebuah rumah impian.

Bekerja jadi lebih bermakna karena ada komitmen dan tanggung jawab melunasi cicilan setiap bulannya selama sekian tahun. Ibarat tubuh yang butuh vitamin saat mulai merasa nggak fit.

alasan mengajukan KPR
5 menit lagi ah baru mandi, woy masbro kerja dong katanya mau nikah heehehe (Pria Tidur / Ensiklopediaindonesia)

Begitu juga dengan bekerja, jadi nggak mudah patah arang karena sadar bukan orang yang terlahir kaya dan harus kerja keras demi memiliki sesuatu. Bukankah hidup jadi lebih berwarna dan komplit saat kita punya tujuan?

4. Lokasi

Kamu tahu kan kalau harga properti itu tergantung dari lokasinya. Semakin dekat dengan pusat  kota maka harganya akan semakin tinggi dan sebaliknya. Ditambah dengan kenaikan harga properti setiap tahun, makin lama pilihan properti yang masuk bujet kamu pun makin terbatas.

Kalau mengajukan KPR dari sekarang paling nggak masih banyak pilihan lokasi yang sesuai dengan keinginan kamu. Iya kan?

5. Mengoptimalkan status kepegawaian

Mengajukan KPR itu sudah pasti bukan sesuatu yang sepele, jadi persyaratannya pasti juga nggak semudah saat ingin membeli baju atau sepatu di mall. Status kepegawaian bisa membantu kita makin dekat dengan impian memiliki rumah idaman lewat KPR. Emangnya kenapa?

Karena, bank butuh jaminan dari nasabah yang mengajukan KPR sebagai antisipasi gagal bayar. Bank ingin memastikan para nasabah yang menikmati KPR adalah mereka yang punya kemampuan memenuhi tanggung jawab membayar cicilan setiap bulan.

Jadi, secara nggak langsung, rencana ngambil KPR bisa jadi motivasi kamu untuk terus meningkatkan status kepegawaian di kantor.

6. Sebagai peninggalan alias warisan berharga

Siapa sih orangtua yang nggak sayang sama anak? Kita pasti ingin bisa selalu memberikan yang terbaik buat anak-anak kita di kemudian hari. Dengan punya rumah sendiri, kita sudah menginvestasikan uang dan jerih payah kita selama bertahun-tahun dalam bentuk yang nilainya tinggi.

Dan tentu saja, ini sama artinya dengan kita bisa menjadikan rumah tersebut sebagai peninggalan. Yaitu warisan berharga bagi anak-anak nantinya.

alasan mengajukan KPR
Papa, mama jangan lua warisan buat aku ya nanti hehehe (Anak Perempuan / Blogspot)

Gimana nih? Setelah tahu alasan kenapa harus mengajukan KPR di atas sudah bisa ambil keputusan? Atau mungkin masih ragu? Intinya mengajukan KPR memang keputusan dan tanggung jawab yang besar. Jadi, butuh pertimbangan dan kesiapan mental yang kuat.

Tapi, nggak perlu khawatir dan takut berlebihan. Yakin saja selama kamu berniat untuk memperoleh peningkatan hidup yang lebih baik. So, selamat berjuang dan sukses ya!

 

 

Yang terkait artikel ini;

[Baca: Rumah Susun Bisa Jadi Solusi Buat yang Bergaji di Bawah Rp 4,5 Juta]

[Baca: Tak Kenal Maka Tak Sayang Kenalan Dulu Yuk Sama KPR]

[Baca: Berani Nyicil KPR Mulai Usia 20-an Bisa Kok Asal Disiplin Lakuin Ini]