Harga Jual Motor Bekas Kamu Anjlok? Ini 4 Penyebabnya

Salah satu yang harus diperhatikan oleh mereka yang mau jual motor bekas adalah harga jual motor tersebut. Bicara soal harga jual kendaraan, tentu saja ada yang harga jualnya bagus dan ada juga yang anjlok.

Selain karena faktor merek, harga jual juga bisa anjlok karena ulah si pemilik motor sendiri. Bisa jadi, pemilik motor gak sadar telah melakukan sejumlah tindakan yang bakal merugikan mereka di kemudian hari.

Sebagai pemilik motor, tentu kamu ingin harga jual motormu bertahan kan sampai waktunya dijual? Kalau gitu, jangan lakukan empat hal ini ya!

1. Jual Motor Bekas Modifikasi

jual motor bekas
Keren sih, tapi pasti harganya bakal anjlok (Viva)

Part-part sepeda motor memang cukup banyak, dan harganya pun masih terjangkau. Hal inilah yang membuat para pemiliknya gemar mengutak-atik atau memodifikasi motornya sendiri.

Tahu gak sih, hampir semua showroom juga menolak untuk membeli motor yang sudah dimodif. Apalagi jika showroom tersebut bekerja sama dengan sebuah leasing.

Kalapun ada yang mau beli, pasti dia bakal membelinya dengan harga murah. Mengapa demikian? Karena mereka bakal ada PR untuk mengembalikan motor tersebut sesuai standarnya.

Hal serupa pun terjadi jika kamu menjualnya ke perorangan. Wajar saja kalau motormu ditawar sadis, wong dia juga gak tahu gimana riwayat motormu. Bisa jadi tampilannya gahar, larinya kenceng, tapi soal konsumsi bensin, luar biasa boros.

Kamu punya motor modif yang mau dijual? Standarin dulu deh sebelum ditawarkan ke orang-orang.

2. Membiarkan adanya kerusakan walau kecil

jual motor bekas
Bila ada kerusakan, segera perbaiki gak usah tunggu-tunggu (Detik)

Kerusakan sekecil apapun sebaiknya kamu perbaiki sebelum motormu dijual. Jelas saja, itu bakal jadi senjata buat pembeli untuk menawar harga motormu.

Semua pembeli pasti mengutarakan penawaran dengan alasan mereka harus memperbaiki bagian yang rusak. Apalagi kalau kamu jual ke showroom. Mustahil showroom mau jual motor bekas yang penampakannya udah gak bagus lagi.

[Baca: Hati-hati, 7 Hal Ini Bikin Garansi Motormu Hangus Lho]

3. Lupa bayar pajak

jual motor bekas
STNK mati? Ya siap-siap ditawar sadis (Viva)

Menjual motor yang STNK-nya mati atau pajak tahunannya belum dibayar tentu gak menguntungkan, bagi penjual maupun pembeli. Buat si penjual ya sudah pasti gak bisa menjual dengan harga tinggi. Sedangkan bagi pembeli, harus bayar denda pajak dan balik nama.

Itulah sebabnya kamu gak boleh melupakan kewajiban yang satu ini. Bila memang kamu menjualnya usai membayar pajak tahunan, maka jangan sungkan untuk menaikkan harganya sedikit di atas harga pasaran.

Tapi jangan sampai jadi terlampau tinggi ya. Nanti motormu malah gak laris-laris.

4. Surat-surat hilang

jual motor bekas
BPKB itu ibarat nyawanya motor, sekali hilang ya hancurlah sudah harganya (Viva)

Sebagai pemilik motor, jangan sampai teledor menghilangkan surat-surat penting seperti Surat Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (STNK), atau Buku Pemilik Kendaraan Bermotor (BPKB). Tanpa surat-surat ini, kamu bakal dicap sebagai penjual motor bodong lho.

[Baca:Jual Beli Motor Bodong: Ini 6 Kerugian yang Bakal Dialami Pembeli]

Selain harga motor yang kamu jual bakal turun drastis, gak nutup kemungkinan kamu bakal diuber oleh pihak berwajib. Masa mau sih jadi buronan gara-gara jual motor tanpa kelengkapan surat?

Sudah siap jual motor bekas? Ini tipsnya biar cepat laku

Sudah paham kan sama empat hal yang bisa membuat harga motormu anjlok pas dijual? Sekarang, lakukan tiga hal ini.

1. Pastikan motor dalam kondisi sehat

Gak usah khawatir dengan tingginya angka di kilometer motormu. Selama motormu sehat, tentu harga jualnya pun bertahan.

Jika ada bocel-bocel dikit ya gak apa-apalah dibenerin dulu di bengkel. Pokoknya, pastikan saja kalau ketika motormu dicoba, calon pelanggan gak punya keluhan seputar kemampuan larinya.

2. Tentukan harga

Kalau kamu bingung menentukan harga, cek saja harga pasaran di situs jual beli online. Jika kamu memang lagi butuh duit, maka gak salah kok untuk jual sedikit di bawah harga pasaran. Tapi jika pengin jual santai, ya patok saja harga tertinggi.

3. Jual secara online

Daripada jual ke showroom dan ada kemungkinan ditawar sadis, jual saja secara online. Tapi jangan lupa ya, foto motor yang ingin kamu jual harus representatif dan gak boleh nge-blur.

Beritahu juga tentang kondisi motormu di deskripsi barangnya, agar calon pembeli gak perlu tannya-tanya lagi. Dan yang terakhir nih, jangan bohong atau culas pas jualan. Nanti gak ada yang mau belanja barang di lapak onlinemu lho.

[Baca: Mau Beli Motor Bekas? Waspadai 5 Tindakan Culas Pedagang Ini]

Nah, kalau udah menerapkan tips di atas, dijamin jual motor bekas bakal cepat laku deh. Dan harganya pun gak bakal anjlok. Siap coba?