Hanya 5 Persen Pelanggan yang Terkena Dampak Kenaikan Listrik

Siap-siap saja rogoh kocek dalam-dalam membayar tagihan listrik Mei mendatang. Keputusan kenaikan tarif listrik sudah diketok pemerintah. Lewat Peraturan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) No.9 tahun 2014, kenaikan tarif listrik hanya berlaku untuk kelompok konsumen terbatas.

PLN mengklaim yang terkena dampak dari pemberlakuan Tarif Tenaga Listrik (TTL) 2014 sekitar 5% dari dari 54 juta pelanggan PLN saat ini. Lebih jelasnya, di bawah ini adalah golongan konsumen yang tarif setrumnya naik bulan depan.

  • Industri skala besar yang memakai listrik bertegangan menengah (I-3) dengan daya di atas 200 KVA yang sudah go public.

  • Industri skala besar yang menggunakan listrik bertegangan tinggi (I-4) dengan daya 30.000 KVA. 

Sementara itu, penyesuaian tarif listrik diberlakukan bagi empat golongan yang sudah tidak disubsidi lagi per 1 Oktober 2013. Satya memaparkan, keempat golongan tarif listrik nonsubsidi itu adalah: 

  1. Rumah tangga besar (R3) dengan daya 6.600 VA ke atas. 
  2. Bisnis menengah (B2) dengan daya 6.600 sampai 200 KVA. 
  3. Bisnis besar (B3) dengan daya di atas 200 KVA.
  4. Kantor pemerintah sedang (P1) dengan daya 6.600 hingga 200 KVA.

 

 

Referensi: http://www.pln.co.id/?p=9915